Keesokan harinya, dirumah Una.
"Ibu, Una berangkat dulu ya bu!," pamit Una sambil menyalimi ibunya.
"Iya sayang, hati-hati ya. Bawa motornya jangan ngebut-ngebut. Pulang sekolah gak ada acara lagi kan?."
"Emmm, Una gak tahu bu. Kalo di jadwalnya sih gak ada ekstrakulikuler. Emang kenapa bu?."
"Enggak, ibu cuma mau bilang, kalo ada acara lagi, telpon ibu ya. Biar ibu masaknya gak sore, nanti makanannya keburu dingin dan harus diangetin kalo kamu pulangnya malam."
"Oh, iya bu. Nanti Una hubungin ibu dulu."
Setelah itu, Una berjalan keluar diantar Ibunya. Motornya sudah dipanaskan sejak beberapa menit yang lalu.
~Sekilas tentang Una~
Nama lengkapnya adalah Uswatun Hasanah, dipanggil Una oleh ibunya, yang merupakan singkatannya.
Una merupakan seorang anak gadis yang cantik, polos, cerdas, berbakat dan menggemaskan tanpa efek.
Dia adalah salah satu siswi terpintar diangkatannya, bersaing dengan sahabatnya Soraya dan Yuzu.
Una berbakat dalam bidang akademik maupun nonakademik. Dia pintar bermain suling, sexofon. Dia juga bisa menari piring dan kipas.
Una juga merupakan orang yang lembut dan penyayang.
Namun, dibalik itu semua, ada kisah masa lalu yang kelam dan menyayat hatinya.
Ini bukanlah kisah nya sendiri, tapi kisah orang tuanya.
Yaps, orang tua Una melakukan kesalahan dimasa lalu, dengan mengadon Una diluar pernikahan, alias hamil duluan.
Selain itu, ayah biologisnya juga bunuh diri karena tidak kuat menghadapi cacian, dan diskriminasi.
Dia memang sempat bertanggung jawab atas perbuatannya, tapi pernikahan keduanya tidak disetujui oleh orang tua mereka alias kakek nenek Una.
Mereka diusir dari rumah, dan pergi jauh dari kota asal mereka, yaitu Medan.
Tapi, kerasnya kehidupan, membuat ayahnya sulit mencari pekerjaan. Selain itu, koneksi orang tuanya yang luas, membuatnya tetap mendapat cacian disana karena merusak nama baik keluarganya.
Pada akhirnya, ayah Una bunuh diri disaat sebelum istrinya melahirkan. Hal itu membuat Ibu Una berjuang keras merawat dan membesarkan Una seorang diri.
Dia berjuang melawan kerasnya hidup. Mencari pekerjaan, mendapat cemoohan dan diskriminasi tak membuat ibunya menyerah.
Dia menganggap hal itu sebagai hukuman atas perbuatannya dan suaminya dimasa lalu. Tapi dia bertekad untuk membuat Una hidup bahagia dimasa depan, karena dia tidak salah.
Berkat perjuangan gigih ibunya, akhirnya Una bisa hidup dengan baik sekarang. Ibu Una sempat membawa Una pergi ke Bandung, karena disana mereka akan lebih aman, karena koneksi mertuanya hampir tidak ada. Jadi, dia bisa menjalankan usaha atau bekerja.
Ibu Una mengandalkan perhiasan yang ada ditubuhnya untuk bertahan hidup selagi ia mencari pekerjaan.
Sampai dia mendapatkannya, dan berhasil mengumpulkan modal usaha dan membuka usaha sendiri, yaitu Mie Gacoan dan berbagai makanan ala anak muda.
Hingga bertahun-tahun lamanya, kini ibunya sudah sukses sebagai seorang pengusaha makanan tersebut dan mempunyai beberapa cabang di bandung dan sekitarnya.
Tapi, janjinya kepada mendiang suaminya yang sangat ia cintai, membuatnya harus kembali ke Jakarta.
Dimana suaminya memintanya untuk berjanji akan selalu berada didekat kuburan suaminya. Hingga akhirnya ibunya membangun rumah yang tak jauh dari TPU tempat suaminya dikuburkan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Youth : Psycho
FanfictionTrilogi dari kisah Smeraldo Universe. 1.Youth : Psycho 2.Smeraldo Flower 3.Moonchild : The Legendary Of Black Swan ~ Banyak orang yang mendapatkan cinta mereka kembali dengan berbagai macam cara. Ada yang mudah, sulit, aneh, biasa, bahkan ada yang t...
