part 51

629 105 18
                                        

Gulf sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit oleh dokter, karena kondisinya sudah mulai membaik, walaupun ia masih harus menggunakan kursi roda setidaknya Gulf senang karena sudah di perbolehkan pulang.

"Kenapa kau selalu di rumahku? Apa kau tidak memiliki rumah sendiri?"

"Bukankah kau sudah mendengarnya sendiri, jika aku yang akan merawatmu sampai kau sembuh," 

"Tapi kenapa harus kau,"

"Memang nya kenapa? Ada yang salah dariku?"

"Aku takut kau akan jatuh cinta padaku,"

"Itu bagus dong,"

"Bagus darimana? Kau ingin suamiku marah?"

"Suamimu tidak akan marah, karena dia sedang di Amerika dan dia tidak akan tau,"

"Tapi aku tidak ingin berselingkuh, dan mengkhianatinya,"

"Apa kau sudah mulai menyukaiku?"

"Tidak!"

"Jika tidak, kenapa kau mengatakan, jika kau tidak ingin berselingkuh denganku?"

"Aku tidak tau, cepat antar aku kekamar mandi, aku ingin mandi,"

"Akan aku mandikan,"

"Aku tidak mau,"

"Kenapa?"

"Aku malu,"

"Malu kenapa? Bahkan aku sudah melihat semua, dan kita pun sudah sering kali melakukannya,"

"Kenapa kau mesum? Kapan aku melakukannya denganmu?"

"Sayang, Mila dan Mili aku yang membuat, bukan tiba-tiba mereka lahir tanpa ada yang menyentuhmu,"

Gulf terdiam ia berfikir apa benar yang dikatakan Mew padanya, tapi itu tidak mungkin karena ia sudah memiliki suami, dan mana mungkin ia berselingkuh hingga melahirkan Mila dan Mili.

"Kau tidak apa-apa?"

"Uncle, kepala ku sakit,"

"Sudah kau tidak perlu memikirkan apapun, sekarang lebih baik kau mandi, dan setelah itu kau harus sarapan,"

Mew hanya tidak ingin istrinya berpikir terlalu keras, dan Mew pun belum siap menghadapi istrinya dengan keadaan sebelumnya, apa yang akan Mew katakan pada istrinya saat ia menanyakan tentang calon anaknya sanggupkah ia melihat Gulf menjadi sedih karena kehilangan anaknya, tidak Mew tidak ingin Gulf tau dan tidak ingin Gulf menyalahkan dirinya sendiri atas kejadian ini, karena semua itu kesalahannya yang tidak berhati-hati dan menyebabkan kecelakaan.

"Sekarang sudah selesai mandi, tinggal sarapan,"

Lihatlah Mew merawat Gulf dengan baik, memandikan dan mendandani Gulf agar terlihat cantik seperti biasa, Mew sangat telaten merawat Gulf dan tidak pernah meninggalkan Gulf sedetik pun.

"Daddy!"

"Iya sayang, ada apa?"

"Daddy sedang apa?"

"Menyiapkan sarapan untuk Papa,"

"Dad, kenapa Papa bisa lupa dengan daddy?"

"Daddy juga tidak tau, mungkin ini hukuman karena daddy sering menyakiti Papa,"

"Daddy tidak boleh bicara seperti itu, daddy harus sabar, percayalah Papa akan segera ingat kembali dengan daddy,"

Mila pun tidak tega melihat daddy nya seperti ini, namun ia pun tidak bisa berbuat apa-apa.

"Dad, apa benar dalam kecelakaan itu baby tidak selamat?"

Mendengar pertanyaan putrinya membuat Mew seperti berhenti bernafas, apa yang akan Mew jelaskan pada putrinya.

Uncle Mew (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang