Perjalanan dari Amerika ke Thailand memang sangat melelahkan dan kini keluarga kecil itu sudah berada di Thailand, Gulf sengaja transit di Thailand terlebih dahulu sebelum berlibur ke Jepang, karena ia membawa Papa dan Mama mertuanya, Gulf hanya tidak ingin kedua mertuanya merasa lelah dan membuatnya sakit.
"Daddy, bangun Dad," Gulf membangunkan Mew dengan cara menciumnya.
"Sebentar lagi sayang, aku masih ingin tidur,"
"Tapi ini sudah siang,"
"Biarkan saja, lagi pula aku juga tidak harus pergi kekantor,"
"Setidaknya mandi dulu,"
"Tidak perlu, karena aku tetap wangi biar tidak mandi juga,"
"Daddy bau tau, sejak kemarin kan daddy tidak mandi,"
"Kalau aku bau, kau tidak akan menempel padaku, dan mencium ku seperti ini,"
"Mau bagaimana lagi, namanya juga sudah terlanjur mencintai,"
"Morning kiss dulu,"
"Tidak mau,"
"Kenapa?"
"Bau, sudah cepat daddy mandi, setelah itu boleh mencium ku sesuka daddy,"
"Aku tidak bau sayang,"
"Tidak bau darimana, lihat tuh ilernya kemana-mana, jorok sekali,"
"Kau mau kemana?"
"Membuat makanan untuk daddy,"
"Tidak perlu, aku ingin memakan mu saja,"
Gulf tetap keluar dari kamar dan Gulf pun hanya menggunakan Badrobe membuat Mew ingin sekali mengurung istrinya.
"Lebih baik aku mandi saja dulu, jika tidak dia pasti tidak akan mau memberiku jatah lagi,"
Setelah selesai mandi kini Mew berpura-pura tidur kembali, ia ingin tau bagaimana reaksi istrinya saat melihatnya masih di atas kasur.
"Daddy, makan siang sudah siap,"
Saat memasuki kamar Gulf melihat Mew yang masih meringkuk di atas kasur, tanpa bertanya lagi Gulf langsung menarik selimut itu, tapi yang ia dapati tubuh telanjang suaminya
"Daddy, apa yang kau lakukan?"
"Sayang, aku menunggumu, cepatlah kesini,"
"Kau tidak tau malu sekali, kau pikir ini lucu? Bagaimana jika putrimu yang masuk, dan melihatmu seperti ini?"
"Iya, aku minta maaf,"
"Maaf-maaf, cepat pakai baju,"
"Sebentar sayang,"
"Apa lagi?"
"Cepat duduk disini," Ucap Mew dengan menepuk-nepuk pahanya.
Mana mungkin Gulf bisa menolak jika suaminya yang menyuruhnya duduk di pangkuannya, apa lagi suaminya dalam keadaan telanjang benar-benar membuat Gulf sangat gemas ingin meremas yang ada di bawah sana.
"Apa yang kau lakukan?"
"Stts... Diamlah,"
Mew membuka Badrobe yang di gunakan Gulf, lalu dengan lihainya Mew bermain didada itu memberi tanda cinta yang baru.
"Dad, kenapa kau senang sekali membuat tanda cinta? Yang kemarin saja belum hilang,"
"Karena aku suka menghisap mu," Jawab Mew dengan meremas dua tonjolan itu, dan Mew pun langsung menyesap kuat-kuat nipple kesukaannya dan membuat Gulf menjadi bergerak gelisah.
