part 57

569 96 25
                                        

Memikirkan kejadian semalam membuat Gulf tidak bisa tidur dengan nyenyak dan membuatnya sakit kepala, dan ia pun baru bisa tidur di jam tiga dini hari.

"Mommy, dimana Papa?"

"Mungkin masih tidur,"

"Ini sudah siang Mom, kenapa Papa masih tidur?"

"Mommy juga tidak tau, mungkin bayi tua Papa mu tidak ingin di tinggal,"

"Tua juga daddy nya Mila, Mom,"

"Lalu! Apa masalahnya?"

"Setiap hari, yang Papa dan daddy lakukan memang seperti itu,"

"Maklumi saja,"

"Mentang-mentang di rumah Mommy, Papa seenaknya saja, awas saja jika nanti tiba-tiba hamil lagi Mila akan sangat marah,"

"Heiii... Apa yang kau katakan?"

"Mommy tidak tau saja, jika setiap malam Papa dan daddy selalu berisik, dan besok pagi nya pasti banyak tanda merah di leher Papa,"

"Mungkin kau salah dengar, dan salah lihat,"

"Tidak Mom, kalau Mommy tidak percaya nanti Mommy lihat sendiri saja,"

"Sudah-sudah, lebik baik kau sekarang sarapan dulu saja,"

"Mommy masak apa?"

"Kau maunya makan apa? Nasi goreng atau roti?"

"Roti saja Mom,"

"Dimana Mili dan Alex,"

"Mereka masih di kamar,"

Tidak lama Gulf datang dengan mata yang masih mengantuk bahkan kini ia belum mandi dan langsung pergi ke dapur.

"Sayang, kau sudah bangun?" Ucap Gulf dengan mencium Mila.

"Memangnya Papa, sudah siang begini baru bangun,"

"Papa semalam tidak bisa tidur, dan baru tidur di jam tiga,"

"Apa yang Papa lakukan? Hingga Papa tidak bisa tidur, ingat ya Pa, Mila tidak mau jika punya adik lagi sudah cukup Mila mempunyai dua adik,"

"Papa tidak bisa tidur karena memikirkan apa yang kalian bicarakan kemarin sore, dan Papa juga tidak ada niatan memberimu adik lagi, tapi jika memang di kasih ya mau bilang apa,"

"Papa, ingat umur daddy Pa, tidak mungkin bukan di usia daddy yang sudah tua masih harus punya anak bayi lagi?"

"Ada Mila yang bisa mengurusnya,"

"Mila tidak mau,"

"Sebagai yang tertua, Mila harus mau mengurus adik-adiknya,"

"Mila juga ingin menikah, dan mengurus anak Mila sendiri,"

"Kau masih kecil, jangan memikirkan yang tidak-tidak,"

"Dua tahun lagi Mila lulus kuliah, setelah itu Mila akan menikah dengan uncle,"

"Ya Tuhan, Mommy!" Rengek Gulf.

"Apa yang kalian ribut kan? Cepat panggil mertuamu, kita sarapan bersama," Ucap Davi pada Gulf.

Davikah harus menengahi mereka jika tidak mereka tidak akan berhenti bertengkar, dan setelah itu kini mereka sedang sarapan bersama.

"Dad!" Panggil Mila.

"Ada apa sayang,"

"Mila tidak mau mempunyai adik lagi, awas saja jika Papa dan daddy memberi adik lagi, Mila akan tinggal bersama Mommy disini, dan tidak mau kembali ke Amerika,"

Uncle Mew (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang