Sepuluh tahun kemudian...
Gulf kini semakin bahagia karena ia bisa melewati semua kesulitan didalam hidupnya, anak-anaknya pun kini sudah lulus sekolah dan sedang kuliah di Universitas ternama di Amerika, sedangkan anak bungsunya yang bernama Alex kini sudah berusia delapan tahun, Gulf memang masih di perboleh mengandung lagi dua tahun setelah kejadian itu awalnya Mew menolak keras karena ia takut terjadi hal buruk pada istrinya, dan benar saja saat proses melahirkan Gulf mengalami pendarahan dan membuat Mew benar-benar takut kehilangan Gulf, namun Mew masih bisa bersyukur karena istri dan anaknya bisa melewati masa sulitnya pada saat itu.
"Dad!"
"Ada apa?"
Tiba-tiba Gulf menjatuhkan tubuhnya diatas tubuh Mew, membuat Mew merasa sesak nafas.
"Sayang, aku tidak bisa bernafas,"
Cupp..
"Apa daddy tidak merindukanku?"
"Aku merindukanmu, sayang,"
"Mulai sekarang, daddy tidak boleh bekerja keluar kota lagi,"
"Kenapa hmmm?"
"Karena aku akan sangat kesepian,"
"Kan ada anak-anak, yang menemanimu disaat aku tidak ada,"
"Mereka sudah besar dad, dan mereka sudah sibuk dengan kuliahnya,"
"Kan ada Alex, kau bisa mengajaknya pergi jala-jalan,"
"Alex sangat sulit dad untuk di ajak keluar rumah, lebih baik dia belajar katanya dia ingin cepat kuliah seperti Phi nya,"
Mew hanya tertawa saat mendengar cerita istrinya, putranya itu memang sangat mengemaskan setiap kali melihat Phi nya berangkat kuliah ia pun ingin kuliah.
"Kenapa daddy malah tertawa?"
"Putramu itu memang sangat mengemaskan sama sepertimu, bagaimana bisa dia punya fikiran seperti itu,"
"Dia putramu,"
"Putra kita berdua," Jawab Mew dengan mengusap wajah Gulf.
"Dad!"
"Ada apa?"
"Mumpung anak-anak tidak ada di rumah, kita main sebentar yuk,"
"Sayang, bukannya aku tidak mau, yang semalam saja pinggang ku masih terasa sakit,"
"Nanti akan sembuh, jika bermain lagi,"
"Besok saja ya,"
"Kenapa harus menunggu besok? Aku maunya sekarang," Ucap Gulf dengan membuka paksa baju milik Mew.
Mew tidak akan bisa menolak kemauan istrinya tapi jika ia tidak menolak ia akan seperti semalam kelelahan, kekuatan mereka memang tidak sebanding karena faktor umur, Mew yang kini sudah mencapai usia lima puluh tahun dan Gulf baru berusia tiga puluh delapan tahun perbedaan yang sangat signifikan bukan, namun biarpun begitu Mew tidak akan terlihat lemah ia akan mengimbangi permainan istrinya karena istrinya itu akan sedikit agresif saat bercinta.
Sejak lima menit yang lalu Gulf tidak berhenti menciumi Mew, ia sengaja menggoda Mew dengan bermain di atas tubuh kekar itu.
"Sayang!"
"Diamlah dad, biarkan aku bermain sebentar, setelah itu baru daddy boleh melakukannya,"
"Sebentar lagi, anak-anak pulang sayang,"
"Masih pagi dad, aku baru mengantarkan mereka setengah jam yang lalu,"
"Siapa tau, mereka hari ini pulang cepat,"
