part 58

592 99 16
                                        

Sejak kejadian semalam kini Mila mengurung diri jika biasanya ia yang paling cerewet tapi tidak untuk hari ini, dan itu membuat Gulf merasa aneh karena putrinya tidak biasanya seperti ini.

"Kau mau kemana sayang?"

"Aku ingin kekamar Mila, tumben sekali putrimu itu belum keluar,"

"Mungkin dia masih tidur,"

"Tapi, ini tidak seperti biasanya,"

"Sayang, biarkan saja sekali-kali dia bangun siang""

"Tapi Dad,"

"Lebih baik kau mandi, setelah itu kita sarapan bersama, biar aku yang melihat Mila,"

"Baiklah!"

Setelah Gulf pergi kekamar mandi Mew bergegas pergi ke menemui Mila, lebih baik ia yang bicara dengan Mila jika istrinya yang bicara takut emosi karena Mew tau bagaimana sifat istrinya.

Tokk... Tokk...

"Sayang, boleh daddy masuk?"

"Masuk saja Dad,"

"Anak daddy sedang apa? Papa mencarimu sayang,"

"Mila sedang tidak ingin sarapan Dad,"

"Tapi kenapa? Papa sudah masak makanan kesukaan Mila,"

"Mila tidak mau Dad, Mila tidak lapar,"

"Mila sedang ada masalah? Ayo ceritakan pada daddy,"

Mila hanya diam saja bahkan ia tidur membelakangi Mew, sejak semalam Mila tidak bisa tidur yang ia lakukan hanya menangis.

"Daddy, hiksss..."

"Sayang, kenapa kau menangis? Ada apa?"

Melihat putrinya menangis tentu saja membuat Mew merasa cemas, apa yang terjadi pada putrinya pikir nya.

"Sudah jangan menangis lagi," Ucap Mew dengan menghapus air mata yang terus mengalir deras itu.

"Sebenarnya apa yang terjadi, kenapa kau menjadi seperti ini?"

"Apa salah jika Mila menyukainya, apa salah jika Mila mengungkapkan perasaan Mila padanya,"

"Jika boleh daddy tau, Mila menyukai siapa?"

"Hiksss... Mila menyukai uncle, tapi uncle menolak karena hanya menganggap Mila sebagai keponakannya sendiri,"

"Benar apa yang uncle katakan padanmu, harusnya Mila tidak memiliki perasaan itu pada uncle,"

"Tapi kenapa? Memang salah?"

"Tidak ada yang salah jika menyukai seseorang sayang, mungkin saja uncle sudah memiliki seseorang,"

"Jika uncle tidak menyukai Mila, harusnya pada saat itu uncle menolak ajakan berkencan Mila, dan jangan membuat Mila berharap lebih pada uncle,"

Bagaimana caranya Mew memberitahu putrinya jika Zee dulu pernah menjalin hubungan dengan istrinya, dan membuatnya tidak bisa melupakan Gulf dan masih mencintainya sampai sekarang, tidak Mew tidak akan pernah memberitahu putrinya jika tidak yang ada nanti Mila menyalahkan Gulf atas penolakan Zee terhadap dirinya.

"Sekarang pergilah mandi, setelah itu kita makan bersama,"

"Tidak mau, Mila tidak lapar,"

"Sayang, jangan seperti ini jika tidak nanti Papa akan memarahimu, Mila tidak ingin Papa marah kan?"

"Tidak, Mila tidak ingin Papa marah,"

"Ya sudah, sekarang pergilah mandi, biar daddy yang membereskan tempat tidurnya,"

Uncle Mew (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang