sepesial chapter

464 49 7
                                        

Gadis kecil itu berdampak sangat positif di dalam keluarga Gulf, bayi dua tahun yang di beri nama Leticia itu benar-benar membuat Gulf selalu ingin bersamanya dan membuat Gulf tidak ingin kembali ke Amerika, Gulf tidak ingin pergi jauh dari cucunya hingga akhirnya Mew yang mengalah dan menetap di Thailand, dengan terpaksa Mew memindahkan perusahaan miliknya karena tidak mungkin Mew harus pulang pergi ke Amerika setiap bulannya, ya walaupun sangat rumit untuk memindahkan semuanya dari Amerika ke Thailand namun tak mengapa asalkan keluarganya bisa berkumpul.

"Sayang, baby sudah bangun,"

"Tolong jaga baby sebentar Dad, aku belum selesai mandi,"

"Popoknya basah sayang,"

"Daddy kan bisa menganti popoknya,"

"Aku tidak bisa,"

"Tidak bisa bagaimana? Kau sudah memiliki tiga anak Dad, menganti popok cucu sendiri saja masa tidak bisa,"

"Kan itu sudah sangat lama sayang, jadi aku sudah lupa,"

"Halah alasan saja, cepat menyingkir,"

Dengan telaten Gulf menganti popok Cia dan mengajaknya bercanda, Mew yang melihat Gulf seperti ini merasa sangat lucu mungkin lebih lucu dari cucunya.

"Kapan kau akan memulangkan baby? Sudah hampir satu minggu kau membawanya menginap disini,"

"Daddy kenapa sih, sepertinya tidak suka jika ada baby,"

"Bukan seperti itu maksudnya, tapi kan Mila dan Zee juga pasti merindukannya,"

"Tidak mau,"

"Ya sudah, bagaimana kalau kita membuatnya, supaya kau ada mainan sendiri di rumah,"

"Itu terlalu lama Dad,"

"Sayang, semuanya tidak ada yang instan, kasihan Mila setiap hari menangis ingin bertemu putrinya,"

"Tapi kan baby cucuku,"

"Kau benar, tapi Mila yang mengandung dan melahirkannya, jadi biarkan Mila membawanya pulang, nanti kau bisa bermain lagi dengannya,"

Benar apa yang dikatakan Mew jika Gulf membawa gadis kecil itu menginap di rumahnya selama satu minggu, bahkan saat Mila menjemputnya Gulf melarang Mila masuk ke dalam kamarnya dan membawa Arina pulang, membuat Mila pun merasa sedih tapi ia tidak bisa berbuat apa-apa karena Papa nya akan lebih galak darinya.

"Jadi, biarkan Mila membawanya pulang,"

"Aku tidak mau Dad,"

"Sayang, kau seperti menyandera cucumu sendiri,"

"Baiklah, daddy berikan saja baby pada Mila,"

"Jangan bersedih, nanti kau bisa bermain lagi dengannya,"

"Baby, hari ini kau harus pulang, maafkan Papa ya,"

Setelah itu Gulf memberikan Arina pada Mew, dan menyuruhnya memberikannya pada putrinya, karena biar bagaimana pun Arina butuh Ibunya dan pasti ia ingin menyusu juga.

"Mila!"

"Daddy!"

"Ini putrimu, kau bisa membawanya pulang,"

"Lalu! Bagaimana dengan Papa?"

"Masalah Papa, biar daddy yang membujuknya,"

"Tapi, sepertinya Papa marah,"

"Kau tau sendiri bukan, sifat Papa mu seperti apa? Sudah tidak perlu kau pikirkan, cepat bawa putrimu pulang,"

"Mila jadi tidak tega membawa baby pulang, pasti Papa sedang sedih sekarang,"

Uncle Mew (END) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang