Part 49. Selalu ada🔥

1.4K 45 15
                                        

Gimana kabar nya? Baik kan?
Kalau sudah baca, vote sama comment nya jangan lupa.

Luv yu!

"Untuk kamu, terimakasih telah ada."
~Lyra Raneysha Sahreza.
.
.
.
🌻

Part 49. Selalu ada.

Langit malam yang begitu mempesona dengan bergelimang bintang bak berlian, tak ada sehelai mendung pun yang menghalangi cantiknya bulan untuk bersinar. Gadis dengan rambut kuncir kuda tengah menghembuskan napasnya perlahan seraya menghirup udara segar dan wangi di taman rumah sakit.

Lyra duduk di kursi taman, seraya memandangi langit yang begitu cantik. Seseorang duduk di sebelah Lyra membuat ia menatapnya.

"Ngapain lo kesini Al?" Tanya Lyra.

"Terserah gue, ngapain lo atur gue."

Lyra menatap langit kembali. "Langitnya indah ya Al," cetus Lyra seraya tersenyum manis.

"Kayak langit."

Lyra menatap Altair sinis. "Gue cekik lo mati nggak Al?" Tanya Lyra ketus.

"Kekuatan cewek kecil kayak lo nggak bikin gue mati," jawab Altair.

"Lo udah ada rasa sama gue belum Al?" tanya Lyra.

Altair menatap Lyra tanpa ekspresi. "Nggak ada."

Lyra menekukkan wajahnya, detik kemudian ia mendongak seraya tersenyum. "Tapi gue yang ada rasa, jadi gue akan tetep di deket lo Al."

"Apa yang buat lo sampai segitunya ke gue?" Tanya Altair seraya pandangannya menuju langit.

"Cinta dan sayang itu pilihan Al, mereka bisa hadir dimanapun dan kepada siapapun, hati tidak pernah bisa berbohong apa yang dirasakan, secara tidak langsung alam bawah sadar kita akan memproses untuk melakukan hal apapun untuk bisa bersama dengan orang yang disukai."

"Bukan karena paras ataupun harta Al, tapi karena cinta, kalau boleh milih gue maunya suka sama orang yang setara dalam segi apapun Al, entah itu ekonomi, paras, dan lainnya, tapi ternyata cinta nggak bisa dianggap hanya sebatas memilih tapi dipilih."

"Aku sudah memprediksi dari jauh hari, kalau gue suka lo, resiko yang gue tanggung besar, dari keluarga lo, gue yakin mereka nggak akan setuju jika anaknya di dekati wanita kayak gue."

Lyra menghembuskan napasnya kemudian menatap langit. "Cinta butuh diperjuangkan Al, gue akan selalu ada buat lo, gue akan selalu di samping lo, maaf ya kalau ini terlalu memaksa."

"Kenapa lo masih bertahan setelah apa yang ayah gue lakukan?" Tanya Altair.

Lyra tersenyum begitu lebar. "Gue udah bilang kan, ini resiko yang gue tanggung, jadi gue nggak mempermasalahkan Al, selagi lo masih di samping gue, dunia gue akan baik-baik saja."

Perkataan yang di ucapkan Lyra begitu dalam, Altair mengamati wajah Lyra begitu lekat. Mengapa ada perempuan se tulus Lyra yang mencintai dirinya yang begitu brengsek.

"Gue minta maaf ya Al kalau kehadiran gue buat lo jadi risih, buat lo nggak nyaman, lo bisa kok maki-maki gue asal jangan tinggalin gue."

"Gue bakal buktiin kalau cinta itu ada walaupun nggak memiliki," lanjut Lyra.

"Hargai perasaan lo Ra, hargai kebahagiaan lo, wanita tulus seperti lo harus bahagia," ujar Atair membuat Lyra menatapnya kemudian tersenyum senang.

"Gue bahagia kok, asal di samping lo."

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 28, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

ALTAIRCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang