43

41 7 0
                                        

"Kamu masih ingat Jessi?". Tanya Sheira.

"Iya ingat". Jawab Bella.

"Jeslyn itu anaknya Jessi". Ujar Sheira yang membuat Bella tercengang.

"Kamu serius?". Tanya Bella dengan wajah tegang.

"Iya. Kamu masih inget keychain bebek yang dikasih Jessi ke aku dulu? Itu keychain couple. Dia ngasih itu buat If, waktu If masuk TK aku kasih ke dia. Sampai sekarang If masih pakai keychain itu, dia gantungin di kunci mobilnya. Pas Jeslyn ke rumah waktu dia habis dibully. Aku lihat keychain yang sama di tas Jeslyn". Jelas Sheira.

"Kamu langsung anggap itu gantungan kunci yang sama? By itu bisa aja ada banyak keychain kayak gitu dan kebetulan itu mirip". Sangkal Bella.

"Awalnya aku mikir gitu dan hal itu buat aku terus kepikiran. Akhirnya setelah nyelesaiin masalah itu, aku tanya ke Jeslyn pas kamu ke kamar mandi sama If. Aku tanya soal keychain itu, kata dia itu buatan mamanya dari dia masih bayi. Dia cerita kalau keychain itu ada dua, satu punya dia dan satu lagi mamanya kasih buat anaknya temen mamanya karena dulu pernah nolongin mamanya pas kabur dari papanya". Jelas Sheira.

Bella sangat terkejut mendengarnya. Dadanya naik turun sambil menahan air mata yang sudah menggenang. Hanya sekali kedipan maka air mata itu akan luruh.

"Aku kaget denger hal itu, tapi pas aku tahu nama orang tuanya aku lebih kaget lagi. Rio Antonio dan Jessica Maharani. Rio mantan kamu dan Kak Jessi adalah orang tua Jeslyn". Ujar Sheira.

Air mata yang sedari tadi ia tahan akhirnya luruh juga. Bella menangis di pelukan Sheira.

"Aku udah suka dan sayang banget sama Jeslyn by, tapi setelah tau siapa orang tuanya aku jadi takut sama keselamatan If. Aku bisa percaya kalau Jessi udah berubah, tapi aku gak yakin kalau Rio. Aku takut kalau If yang dijadiin bahan balas dendam sama dia, kalau dia tau siapa If dan Jeslyn". Ujar Bella.

"Aku gak akan biarin itu terjadi. Berani dia sentuh If jangan harap ampun dari aku. Aku gak akan biarin siapapun nyentuh keluarga aku. Percaya sama aku ya". Ucap Sheira.


***


If baru saja tiba di kos Jeslyn dengan membawa kantong belanjaan dengan ukuran lumayan besar.

"Kamu bawa apa astaga..". Heran Jeslyn setelah membukakan pintu.

If hanya menyengir sambil memamerkan barang bawaannya.

"Ayo masuk". Ajak Jeslyn.

Setelah masuk ke dalam kamar Jeslyn, If langsung membongkar isi kantong belanjaannya. Ia mengeluarkan es krim, coklat, susu kotak, dan beberapa snack lainnya.

"Astaga banyak banget". Ujar Jeslyn sembari duduk di hadapan If.

"Hehe.. ini buat kamu". Ucap If.

"Kebanyakan Kak Ip". Keluh Jeslyn.

Jeslyn merasa sungkan dengannya karena If sudah terlalu banyak membelikannya sesuatu.

"Kan bisa buat stok Jecyn, gak dihabisin hari ini juga. Ini es krimnya". Ucap If seraya mengambil tangan kanan Jeslyn dan meletakan es krim stroberi yang telah dibukanya.

Jecyn adalah panggilan dari If untuknya. Jika If merasa gemas ia akan memanggil dengan sebutan seperti itu.

"Udah kamu makan es krim aja"

"Makasih ya"

"Susu kotaknya mau ditaro kulkas apa gimana?". Tanya If dengan membawa beberapa susu kotak.

"Iya taro kulkas, tapi biar aku aja kamu duduk aja". Ucap Jeslyn saat melihat If akan berdiri.

"Udah gapapa biar aku aja". Kekeh If.

The HappinessTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang