Bagaimana caraku untuk bahagia
Sedangkan tuhan saja tak mengizinkan nya
Sekarang istriku yang baru ku nikahin meninggal setelah ijab kabul apa aku tak pantas bahagia....
..Zayden..
Hujan turun begitu deras membasahi laki laki yg berparas tampan itu
Yang memeluk papan nisan itu perih ya hatinya
"Lihatlah zany tuhan saja tak mengizinkan aku bahagia meski sebentar, sekarang kalian meninggalkan aku kalian pergi kalian jahat dunia jahat hikss hikss"
"Aku capekkk haaaaa AKU CAPEKKKKKK HAAAAA saya benci dengan takdir ini saya lelah kenapa harus saya"
Jedarrr
Teriakan zayden saling bersahutan dengan gemuruh dan petir gelap mulai menyelimuti
Dengan sempoyongan zayden berjalan tanpa arahhh dannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
PYARRRR DUGGGGG
Berdengung dan gelap seketika itu yang dirasakan oleh zayden
Lava panas mengalir di bibir dan hidungnya dan di sekitar dahinya yg sudah mulai mengalirkan darah
Dan terdengar banyak orang yg datang mengerumuni sekitar zayden hujan sungguh deras dan banyak orang berkata
"Tolong tolong ada kecelakaan tolonggggg"ujar warga itu namun tak jelas yg berakhir semuanya gelap
Kabar kecelakaan zayden terdengar oleh orang tuanya dan anggota blacklion
Aira yg mendengar kabar kecelakaan sang anak membuat darahnya tinggi hingga pingsan dan membuat suhu tubuh tinggi
"Za-zayden "panggil Aira namun nihil cobaan yang terus datang pada dirinya bener bener sungguh berat
"Sayangg bangunnnn sadarlah sayang"panggil Azzam pada sang istri
Sedangkan dirumah sakit zayden dinyatakan kritis berbagai cara telah dilakukan operasi terus di lakukan namun nihilll
Daren liud Angga Galang dan Sandy menunggu jawaban dari dokter
15 menit dokter keluar dengan tergesa gesa membuat mereka resah Sandy bertanya
"Dokter dokter bagaimana keadaan zayden dokter" namun dokter tidak menjawab dokter tersebut terus berjalan
Di dalam ruangan itu zayden di penuhi alat di tubuhnya dengan memanggil umi abinya
"B-b-bi u-u-mi" meski tidak jelas salah satu perawat keluar dan bilang
"Dimana orang tua pasien ini dia ingin berbicara dengan orang tuanya"ujar perawat itu Daren dan yang lain kegalapan
"Se-sebentar sus saya akan menelpon orang tuanya"dan di anggukkan oleh suster itu
Tuttt tutttt tutttt dan tersambung
"Assalamualaikum ren ada apa ?? Bagaimana keadaan zayden??"
"Waalaikum salam zam lebih baik Lo dan Aira kesini zayden kritis cepat"
" Astagfirullah baiklah saya akan segera kesana"
Dan telpon di matikan
Rumah sakit
Azzam dan Aira terburu buru datang dan menyampiri Daren dan yg lain
"Ren dimana zayden "dan Daren hanya memalingkan wajahnya
Azzam dan Aira melihat kedalam dan melihat putranya sudah terbujur kaku dgn banyaknya selang pertahanan di tubuhnya
Aira dan Azzam menghampiri putranya itu dan memanggilnya
"Zaydennnn putra umi" panggil Aira pada putranya dan zayden berusaha membuka matanya ,zayden berusaha memegang wajah ibunya tapi tak kuat
"Umiiiii abiiii maafinnn zayden karna banyak salah pada Abi umi "ujarnya dengan suara lemah dan matanya yg mulai sayu ,linangan airmata terus mengalir di wajah Aira Azzam
"K-kalo zayden pergi Abi umi harus ikhlas yaaaa ,zayden sayang Abi umi"ujarnya lagi sambil berusaha membuat matanya tetap terbuka
"Zayden ngomong apa nakkk hiks... Zayden ngk blh ngomong gitu.... Zaydenkan anak yg kuat yakan bi" ujar Aira sambil melihat kesuaminya
"I-iya zayden anak Abi yang kuat zayden harus bertahan nak...demi umi Abi"ujar Azzam padanya
"Zayden ngk kuatttt Abi ,tu-tubuh zayden sakit ,zayden ca-capekkkkk"ujarnya lirih
"Zayden lelahhh abiii zayden pengen tidurrrr bolehkah zayden istirahat "tanya lirih dengan mata yg terus memaksa untuk terlelap
"Zayden capek nak??" Tanya Aira
"Iyaaa umi zayden capekkkk,zayden pengen tidur bolehkah umi nyanyikan lagu tidur untuk ku seperti waktu aku kecill??"tanya pada sang ibunda ,dan di anggukan oleh Aira dengan menahan sesak serbak didadanya
Aira langsung duduk di samping brankar anaknya sambil mengelus rambut itu dengan lembut sambil bersenandung
"Hmmmmm....hmmmmm....hmmmm"
"Sang waktu kian berlalu...namun jingga berganti kelabu...malam hari kini telah hadir tandahari yang akan bergulirr.." nyanyian itu sungguh merdu ,zayden mulai ingin memejam matanya ,Aira tau anaknya itu akan pergi namun ia bersikap tenang meski matanya ngk bisa bohong
hmmmmm hmmmmm hmmmmm
"Hai anakku. Kutemani malam mu,kunyanyikan sebuah lagu...agar malam mu semakin syahdu..." Lanjut Aira ,Azzam yg melihat pemandangan itu tak kuasa menahan tangis hatinya tak karuan dia takut anaknya akan pergi
"hai anakku ku temani malammu... Kuciptakan sebuah kisah agar mimpimusemakin indah hiksss..." Lagu Aira di akhiri dengan Isak tangis dan suara detak jantung itu yg bergaris lurus dan diam,
Tittttttttttttttttt
Para dokter dan suster datang namun apa yg harus dilakukan zayden sudah pergi
"Maaf pak buk pasien telah meninggal dunia ,ikut berduka cita ...."
"Hiksss... Mas anak zayden pergi hiks....." Pecah sudah
"
Sabar sayang ,kita harus kuat dgn cobaan ini hikss..."ujar Azzam sambil memeluk tubuh Aira
Daren dan yg lain masuk keruangan itu dengan wajah yg sudah bersimpah tangis, ruangan itu menjadi duka
Sekarang hancur sudah Aira dan Azzam kedua putranya sudah pergi
Dan keponakannya mereka telah pergi
Semua menjadi sebuah kenangan sekarang Zayn zayden dan Tiara telah bersama disana
GOOD BYE ALEKSA
GOOD BY AREKSA
GOOD BYE ZAYN
GOOD BYE TIARA
GOOD BYE ZAYDEN
Inilah akhir dari cerita bismillah ikhlas bahagia untuk kalian
KAMU SEDANG MEMBACA
Bismillah Ikhlas
Fiksi Umum"Aira menerima perjodohan ini umi Abi,karna yg Aira inginkan kebahagiaan kalian,jika dgn menikah dengan Gus Azzam Aira terima"ucap Aira setelah membuang nafas "benerkah nak"tanya sang Abi "iya Abi Aira terima"jawabnya sembari memberikan senyum dan m...
