Rasa bangga memenuhi dadaku begitu ku umumkan kamu milikku- Haikal
.
.
.
33. Publikasikan
Berita Asya dan haikal yang kepergok berpelukan sontak menggegerkan satu pondok. Mereka sama sama tak menyangka jika haikal yang dikenal baik akan melakukan hal tak senonoh seperti itu.
Kecuali keluarga pesantren yang memang sudah mengetahui hubungan mereka. Selain mereka semua nya berpikiran sama, jika haikal dan asya sudah melakukan zina.
Karena kehebohan itu, akhirnya semua orang di kumpulkan dilapangan. Haikal dan asya pula di panggil gus arkan ke ruanganya untuk disidang.
“Bagaimana sekarang ustadz? Keputusan kalian bagaimana? Mau tetap di sembunyikan atau di publikasikan?” Tanya gus arkan.
Haikal menoleh pada istrinya yang berdiri di sampingnya dengan menunduk, takut takut mencuri pandang pada gus arkan yang nampak menyeramkan.
Tangan nya di genggam sang suami erat, keputusan terpaksa ini memang harus di lakukan.
“Kami siap mempublikasikan hubungan kami” jawab haikal yakin. Dari awal sebelum ada kejadian seperti ini dia memang sudah berniat mengumumkan status pernikahan nya.
Gus arkan memijat batang hidungnya seraya memejamkan mata, menghela nafas nya kasar dan bersandar pada punggung kursi kerjanya.
kakinya dia selonjorkan pada pembatas di bawah meja, kedua tangannya terlipat di depan dada. Dia menilik haikal pun asya bergantian dari atas sampai bawah.
Ada rasa sakit menyelinap di hatinya, dan mulai mengakar sejak mengetahui status keduanya. Mata tajamnya menangkap tangan kedua orang itu yang saling bertaut erat, berpegangan tangan.
segera dia memalingkan wajahnya, tak ingin melihat hal yang semakin membuatnya sakit. Dia berdecak pelan menahan sesak dalam dadanya yang kian berat.
“Kalau tidak kuat untuk tidak bermesraan, kenapa menyembunyikan status kalian? Biarlah semua orang tahu hubungan kalian berdua yang asli agar tak terjadi kesalahpahaman seperti ini” seru gus arkan.
Asya yang berada di samping haikal semakin memundurkan tubuhnya dan bersembunyi dibelakang tubuh pria itu. Dia merasa tersinggung oleh ucapan gus arkan, karena ini adalah kemauannya agar hubungan mereka tetap di rahasiakan.
“Maaf gus, tapi perkataan barusan cukup menyinggung. Kami bukan sengaja berpelukan, itu karena kecelakaan asya yang hampir jatuh di tangga. Bukan keinginan kami, pun kami tahu tempat untuk bermesraan” bantah haikal cepat.
Toh dari awal keinginan haikal memang begitu, tapi karena asya beda pendapat haikal mau tak mau mengalah. Perkataan gus arkan barusan tak melukainya, namun cukup membuat asya takut.
“Baguslah jika kalian tahu tempat. Kemarin abi sudah memberi saran pada kalian untuk tak menyembunyikan status pernikahan, toh itu kan sah bukan nikah diam diam. Bukan tanpa alasan abi meminta begitu, sekarang kan terbukti seperti apa” lanjut gus arkan menyindir.
Haikal tak bisa membantah karena itu tak sepenuhnya salah. “Saya minta maaf gus atas kejadian itu. Silahkan hukum kami sesuai aturan yang berlaku” kata haikal.
Gus arkan yang mendengar itu terkekeh pelan namun cukup menyakitkan. Dia melirik mereka dengan ujung matanya, lalu kembali tertawa.
Asya semakin menyembunyikan diri,tangannya mencengkram baju belakang yang haikal gunakan. Sesekali dia melirik suaminya yang begitu tangguh membelanya.
Padahal jelas jelas ini salahnya, seharusnya dia yang di salahkan. asya merasa malu pada dirinya, keinginan yang kekeh dia pertahankan menjadi timbal balik pada dirinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
nyantri bareng suami
Teen FictionBagaimana jadinya jika kita menikah dan masuk ke pesantren bersama sang suami? Itulah yang di rasakan Anastasya Sabila. Gadis yang sering di panggil asya itu menerima perjodohan sebagai bukti baktinya pada orang tua. Haikal Zayyan Atharrazka. Pria b...
