tentang hyunjin dan para haremnya
Random ae
Malas ngetik
Update kalo udh ada 35 mata
Dan klo udh 10 vote
Update klo ide lancar
Ak ngetik pakai AI
Udh tau kan gimana hasilnya nnti
Klo ngk nyambung salah AI nya hehe🤭🤭😋🙏🙏🙏
Langitnya merah seperti luka yang belum sembuh. Angin berbau besi dan hujan lama.
Di kerajaan yang tak pernah disebut namanya, Hyunjin bukan manusia sepenuhnya. Ia adalah bayangan yang diberi tubuh. Rambutnya hitam panjang, telinganya menjulang seperti rahasia yang gagal disembunyikan. Di dahinya terukir simbol merah, tanda bahwa ia milik hutan, milik malam, milik sesuatu yang tidak bisa disentuh siang hari.
Orang-orang memanggilnya kutukan.
Sementara itu, Ni-ki adalah pedang yang belajar berjalan. Dibesarkan di istana yang dingin, dia tumbuh tanpa banyak kata dan tanpa banyak ampun. Tatapannya tajam, seperti seseorang yang sudah terlalu sering kehilangan.
Mereka dipertemukan bukan oleh takdir romantis, tapi oleh perburuan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
~~~~~~~~~~
Malam itu, Ni-ki masuk ke hutan dengan mantel hitam dan tekad yang lebih gelap. Tugasnya sederhana: tangkap makhluk bertelinga serigala yang meneror desa.
Namun ketika akhirnya ia melihat Hyunjin berdiri di antara batang-batang pohon, diterpa cahaya bulan, sesuatu di dalam dadanya goyah.
Hyunjin tidak tampak seperti monster. Ia tampak… kesepian.
“Kalau kau ingin membunuhku, cepat saja,” suara Hyunjin lembut tapi retak di ujungnya. “Aku lelah berlari.”
Ni-ki mengangkat pedangnya. Dan menurunkannya lagi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
“Aku tidak membunuh yang tidak melawan.”
Hyunjin tersenyum tipis. Senyum yang lebih pahit dari racun. “Aku melawan. Hanya saja bukan kau musuhnya.”