tentang hyunjin dan para haremnya
Random ae
Malas ngetik
Update kalo udh ada 35 mata
Dan klo udh 10 vote
Update klo ide lancar
Ak ngetik pakai AI
Udh tau kan gimana hasilnya nnti
Klo ngk nyambung salah AI nya hehe🤭🤭😋🙏🙏🙏
Sinar matahari pagi menyinari kamar, namun suasana di dalamnya jauh dari cerah. Udara pengap, aroma keringat memenuhi ruangan yang berantakan. Selimut dan bantal berserakan, mencerminkan kekacauan hubungan Hyunjin dan Sunghoon yang tertidur berpelukan.
Kicau burung di luar jendela bertolak belakang dengan ketidaknyamanan yang dirasakan Hyunjin, terhimpit dalam pelukan Sunghoon. Cahaya redup dari ponsel Hyunjin hanya memperlihatkan betapa kacau pagi mereka.
Hyunjin langsung kaget bangun. Posisi tidur dia aneh banget. Buka mata, eh ternyata dia kejepit di pelukan Sunghoon. Lengan kekar Sunghoon melingkar di pinggangnya, kepalanya nyender di bahu Hyunjin. Hyunjin meringis, jijik banget rasanya.
Hyunjin: "Lepasin, ih!"
Sunghoon gerak-gerak, masih merem. Hyunjin coba lepas, tapi malah makin erat. Akhirnya dia kesel banget, langsung nendang perut Sunghoon.
Sunghoon: "Aduh! Ngapain sih?!"
Dia langsung bangun, kaget setengah mati, terus bales nendang Hyunjin. Dua-duanya jatoh dari kasur, jedug! Keras banget bunyinya.
Sunghoon: "Gila lo, ya?!"
Hyunjin: "Lo juga! Tidur kek gitu?! Gue hampir sesek nafas!"
Sunghoon: "Lo yang duluan nempel kayak perangko! Bilang aja kalo lo seneng!"
Hyunjin: "Gue jijik banget, tau! Minggir sana! Gue mau mandi!"
Sunghoon: "Gak bakal gue bantu bersihin berantakan ini. Lo yang berantakin sendiri kan?"
Hyunjin: "Sama-sama ngeberantakin! Dan itu semua gara-gara lo!"
Sunghoon: "Emang gue? Buktinya?"
Hyunjin: "(mikir bentar) Buktinya... lo masih di deket gue!"
Sunghoon ketawa kecil, bikin Hyunjin pengen nendang lagi. Tapi dia tahan diri. Untuk saat ini aja.
||skip sarapan||
Suasana dapur pagi itu tegang. Hyunjin dan Sunghoon berdiri di depan kulkas, sama-sama enggan memulai percakapan. Udara di antara mereka terasa dingin, lebih dingin daripada es batu di dalam kulkas.
Hyunjin: "Kita sarapan apa?"
Sunghoon: "Terserah."
Hyunjin: "Jangan sok cuek. Aku lapar."
Sunghoon: "Aku sudah sarapan."
Hyunjin: "Bohong. Aku lihat kamu belum sikat gigi."
Sunghoon: "Itu urusan saya."
Mereka diam-diam mengambil bahan makanan dan memasak di meja yang sama, namun menjaga jarak. Hyunjin menggoreng telur dengan kesal, sementara Sunghoon tenang membuat roti panggang, sesekali melirik Hyunjin dengan sinis. Suara memasak menjadi satu-satunya suara di dapur, selain desisan kesal Hyunjin. 3 Mereka makan dalam diam, tatapan dingin mereka sesekali bertemu. Setelah selesai, mereka membersihkan bagian masing-masing tanpa bicara, lalu pergi dengan suasana hati yang sama dinginnya. Keheningan lebih menusuk daripada pertengkaran.
Lupa masukin visual anjir
Maaf pendek
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Songun si ngeselin klo kata Jinnie
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
LUCU banget klo kata songun [ pura² gk tau aja kita🫣]