Jenjin

165 7 0
                                        

Jeno dan Hyunjin adalah dua idol dari generasi yang sama, dikenal sebagai "Visual Powerhouses" dari SM dan JYP. Di luar kamera, mereka memiliki hubungan yang kompleks-persaingan yang tajam, ketertarikan yang tak terungkap, dan sebuah ritual tersembunyi yang hanya terjadi di ruang latihan SM, tempat dimana Hyunjin sering datang untuk "collab" atau sekadar mengobservasi gaya NCT.



Ruang Latihan SM, tengah malam.


Anggap e lagi di studio latihan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Anggap e lagi di studio latihan





Ruangan itu kosong, hanya Jeno yang masih berlatih sendiri, memaksakan tubuhnya untuk mengulangi gerakan yang sudah ia kuasai. Ia tahu ada seseorang yang mengobservasi. Hyunjin berdiri di pintu, silhouette tubuhnya panjang dan anggun di bawah lampu sorot, tangan bersilang di dada.





 Hyunjin berdiri di pintu, silhouette tubuhnya panjang dan anggun di bawah lampu sorot, tangan bersilang di dada

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Anggap ae lagi di studio latihan





"Masih belum puas?" suara Hyunjin menggema, sedikit mengejek. "Sudah perfect."

Jeno tidak berhenti. "Perfect bagi kamu mungkin berbeda definisi."


Hyunjin masuk, langkahnya seperti kucing. "Aku ingin tahu definisi kamu." Ia mendekat, berdiri begitu dekat hingga Jeno bisa melihat detail eyeliner Hyunjin yang masih tersisa dari shooting sebelumnya. Ada sesuatu yang berbahaya dalam tatapannya.

Tiba-tiba, Hyunjin meraih dagu Jeno, memaksa ia berhenti bergerak.

"Gerakanmu terlalu... terkontrol. Tidak ada jiwa."

Jeno menatap langsung ke mata Hyunjin. "Dan kamu terlalu banyak jiwa. Tidak ada kontrol."

Tangan Hyunjin bergerak dari dagu ke leher Jeno, jari-jarinya menekan sedikit di arteri.

"Control bisa dipelajari. Jiwa... itu bawaan."

Lalu, tanpa peringatan, Hyunjin menarik Jeno dan menempatkan sebuah ciuman di sudut mulut Jeno-cepat, dingin, seperti sebuah eksperimen. "Itu untuk rasa."

hyunjin haremCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang