36 | sepenggal mimpi yang sama.
"Jungkook, ada apa?!" Seokjin teralihkan konsentrasinya dari layar laptop saat menyaksikan Jungkook terbangun dari tidurnya. Ia pun segera mendekat menemukan napas Jungkook tidak teratur bersama jejak air mata dalam wajahnya. "Kau baik-baik saja?"
Seakan sudah mulai terbiasa dengan keadaan Jungkook ketika bangun tidur, Seokjin kasihan melihat kondisi temannya itu. Bahkan bisa dikatakan setiap malam Jungkook enggan tidur karena takut menjumpai mimpi yang sama lagi. Katanya, pria itu bermimpi ditinggalkan oleh seseorang dan dirinya menunggu untuk waktu yang tidak pasti.
Jika boleh diizinkan, Seokjin ingin sekali menceritakan segalanya. Namun Jeon Misu melarang keras memberitahu apa yang sudah terjadi bahkan nama Jung Hemi tidak boleh disebutkan atau bahkan sampai terdengar oleh Jungkook sendiri. Seokjin mengerti alasan ayahnya Jungkook begitu keras melakukan hal tersebut, namun bagi Seokjin ini keterlaluan.
Sejak kepergian Hemi sampai saat ini, Seokjin belum mendengar sama sekali tentang kabarnya. Bahkan Rachel yang memiliki hubungan paling dekat dengan keluarga Hemi pun kehilangan kontak seolah Jung Hemi kembali lenyap seperti lima tahun lalu.
Namun, kali ini wanita itu meninggalkan jejak yang nyaris membuat seluruh Korea Selatan terguncang. Situasi kacau balau setelah skandal yang menimpanya dengan Taehyung dan ayahnya. Lalu muncul lagi kasus penyulundupan narkoba yang melibatkan perusahaan Hemi. Sehingga membuat ayah tiri Hemi-Gerald-bolak-balik dipanggil kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan.
"Aku tidak baik-baik saja." Jungkook menjawab dengan nada kesal sembari menghapus air matanya agak kasar. "Aku sudah muak. Mimpi itu selalu muncul tanpa memberi penjelasan tapi malah membuatku merasakan sakit."
Seokjin hanya bisa menatap Jungkook yang nampak frustasi. Ketika Jungkook bangun dari komanya, Seokjin begitu bahagia karena Jungkook masih mengingatnya jelas. Namun, hanya satu yang dilupakan Jungkook, yaitu Jung Hemi. Entah apa yang dilakukan Hemi sampai Jungkook melupakannya.
Dokter bilang, ingatan Jungkook terhenti pada tujuh tahun lalu. Itu berarti masa saat Jungkook belum mengenal Jung Hemi dan Jungkook masih baru memasuki dunia perkuliahan.
"Berita sela.
Hari ini, tepat dua minggu pemeriksaan pemilik kapal kargo berisi puluhan ton narkoba akhirnya menemukan titik terang.
Founder Wilson Capital Ventures resmi ditangkap setelah terbukti berinvestasi miliaran dollar dalam penyelundupan tersebut. Tuan G, bekerja sama membantu kampanye Kim Gin Uk agar memudahkan penyelundupan melewati berbagai perizininan. Namun untuk saat ini-"
Televisi yang sedang ditonton oleh Seokjin dan Jungkook pun meninggalkan layar hitam. Disusul hening ketika ternyata Misu sedari tadi ada di sini dan ia mematikan televisinya. Padahal Seokjin masih penasaran dengan berita selanjutnya.
"Berita tidak penting," ucap Misu meletakkan remote televisi di atas meja.
"Tapi ayah Taehyung terlibat. Aku masih ingin tahu beritanya," balas Jungkook seolah mengutarakan isi kepala Seokjin.
Jungkook pun sudah dengar sebagian besar kejadiannnya bahwa Taehyung ditangkap memakai narkoba dan kini sedang melakukan rehabilitasi. Dan, ia sendiri pun masih belum mampu terbiasa dengan keadaan sekarang. Banyak hal yang dilupakan sehingga dirinya bagaikan manusia bodoh karena tidak tahu apa pun.
"Kau tidak perlu mengingat lagi sesuatu yang tidak penting," balas Misu terdengar dingin, seperti biasa. Bahkan Jungkook merasa ketika dirinya dalam keadaan seperti ini pun, ayahnya tidak berubah.
KAMU SEDANG MEMBACA
After Fallin'
FanfictionSequel of Fallin' All In: AFTER FALLIN' "After fallin', my time stops, my sun doesn't rises & sets, and my season stops changing." --- Tak butuh ujung belati atau moncong pistol tertuding baik didepan jantung maupun pelipis untuk membuat seseorang...
