chapter 33

84 7 0
                                        

33 | jeda yang tenang.

Duka yang mendalam masih menyelimuti hari-hari Hemi namun ia harus segera mengendalikan diri sebelum memutuskan mengambil tindakan balas dendam atas kehilangan seluruh orang yang disayanginya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


Duka yang mendalam masih menyelimuti hari-hari Hemi namun ia harus segera mengendalikan diri sebelum memutuskan mengambil tindakan balas dendam atas kehilangan seluruh orang yang disayanginya. Seberapa banyak kesalahan baik ayah dan ibunya lakukan, tetap tidak lebih buruk dari apa yang dilakukan Lesley dan Greg Berlvara.

Alasan atas kematian ayah dan ibunya memantik dendam yang meluap tanpa bisa Hemi tekan lagi. Selama ini ia coba memahami segala alasan kendati hingga pada di titik ini, ia tidak mau memahami apapun selain keinginan untuk membuat mereka membayar apa yang telah dilakukan pada hidupnya.

Maka alih-alih merasa salah kala menemukan sebuah danau besar di kediaman Harry, Hemi merasa ia telah menemukan awal rencananya yang baru.

Harry berhasil memaksa Hemi keluar dari kamar dan membawanya ke sebuah pondok yang jaraknya agak jauh dari rumah utama, dekat menuju jalan hutan. Kini Hemi tidak penasaran lagi bangunan mencurigakan apa yang Harry sembunyikan dan tak boleh dimasuki olehnya saat pertama kali menginjakkan kaki di sini.

Rupanya pria itu kelewat licik bukan main, setelah membuat anak buahnya berhasil mendekam di penjara menggantikan dirinya atas penangkapan kasus Kim Inguk, sementara dirinya lolos dengan mudah. Kini Harry memiliki ladang bunga yang Lesley incar dari dirinya. Tidak heran kenapa Harry begitu mudah mendapatkan obat ilegal itu bahkan sampai ingin mendirikan pabriknya. Sebab, pria itu memang benar-benar pemilik sesungguhnya sebuah kartel narkoba.

Sejauh mata memandang, bunga liar yang memenuhi permukaan danau itu memang kelewat indah dan menakjubkan, warna keunguannya seolah memantulkan cahaya bulan di malam hari dan berhasil mengundang sekelebat memori Hemi yang dibuat takjub saat ayahnya pertama kali memperlihatkan danau yang sama.

Dulu memang terlihat luar biasa seolah penemuannya itu menjadi satu-satunya hal terhebat dalam hidup, tanpa tahu itulah titik awal kehidupan seorang Jung Hemi dijungkirbalikkan dan hanya menyisakkan memori pahit.

Tapi kini seakan mengulang momen yang sama, Hemi malah merasa pahit atas apa yang telah ia bawa malah membawa racun kepada seluruh orang terkasih dan sekarang ia akan menggunakannya lagi untuk membalas dendam.

"Keputusanmu untuk berada dipihakku sudah benar."

Harry tersenyum penuh arti atas kalimat yang dilontarkan Hemi bahwa wanita itu akan melakukan apapun membuat Harry seakan memiliki kekuatan besar.

"Dengar ini, Nak. Satu-satunya cara membalas dendam terbaik adalah dengan merebut impian lawan dan mencegahnya agar tak terwujud."

Hemi menghadap Harry bersama senyum tipis tersemat, ia tidak menggubris prinsip Harry soal balas-membalas dendam, yang hanya ia pedulikan adalah rencananya kali ini harus berhasil.

"Selama ini seseorang bernama Greg Berlvara telah memiliki segalanya, bukan?"

"Iya, termasuk merebut segala yang dimiliki ayah dan ibumu."

After Fallin'Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang