-Queen POV-
Aku hanya memandang kosong ke langit-langit, masih berbaring di sofa panjang apartemenku. Aku memegangi bibirku dengan jemariku, masih bisa merasakan senyuman pria itu yang benar-benar membuatku merasakan perasaan yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Jujur aku sedikit menyesal atas apa yang aku lakukan tadi.
Bagaimana bisa aku melewatkan duapuluh satu tahun hidupku menyendiri? Dan sekalinya aku memiliki perasaan yang mungkin adalah cinta, aku telah salah menjatuhkan hatiku padanya. "Hayden, Hayden Hunter." Ujarku hampir tanpa suara, senyumannya masih terbayang jelas di benakku. Aku sudah gila, sudah pasti.
Sebelumnya kupikir perasaan ini hanyalah sebuah perasaan sementara karena memang aku tidak pernah merasakan jatuh cinta. Tapi ini sudah ketiga kalinya aku bertemu dengan pria itu dan dia selalu membuatku seakan semakin jatuh ke dalam perasaan yang seharusnya tidak pernah kurasakan. "Apakah aku benar benar jatuh cinta?"
Jatuh cinta? Pada pria itu? Pada Hayden Hunter, penjahat kelas dunia? Aku sudah benar-benar kehilangan pikiranku.
"Nona?"
"Nona, aku sudah kembali?" ujar suara seseorang yang membuyarkan lamunanku dan langsung membuatku bangkit kembali duduk. "Ah Daniel?"
Dia menatapku dengan tatapan aneh, apa mungkin dia menyadari bahwa sebelumnya apartemenku kedatangan tamu tak diundang? Damn it, dia tidak boleh mengetahuinya. Terlebih jika dia mengetahui aku bercumbu mesra dengan penjahat itu, aku tak yakin dia akan menyambut baik kenyataan itu. Terlebih jika dia mengetahui aku jatuh cinta pada penjahat itu, dia mungkin akan mengatakannya pada kakek, kakek akan menghukumku, aku akan dikurung selamanya di istana. Kenneth akan mendapatkan tahta kerajaan. Selesai. Mimpi buruk bagiku.
"What? Why are you looking at me like that?" tanyaku pada Daniel yang terus menatapku dengan alis yang bertaut, menatapku dari ujung kaki hingga kepala. "Kudengar dari penjaga apartemen, tadi Nona kedatangan tamu. Siapa dia?" tanyanya yang membuat kedua mataku membulat.
"Em, dia temanku."
"Teman? Apa ada teman lain, selain teman Nona yang bernama Mario Carter di Los Angeles?" tanyanya menyelidik, menyudutkanku. Sial. "Ya dia temanku, ah ini sudah sore. Aku ingin pergi mandi." Ujarku sembari bangkit dan berjalan meninggalkannya. Namun kemudian kurasakan sebuah tangan besar meregup bahuku, membuatku menghentikan langkahku yang ingin menaiki tangga.
Aku berbalik, Daniel menggerakkan tangannya ke arah kerah kaus yang kukenakan. Aku memicingkan mataku, dengan gerakan refleks aku menepis tangannya. "What are you doing?!" pekikku padanya. Bukannya merasa bersalah karena telah bersikap kurang ajar, dia justru meregup kedua tanganku. Alisnya bertaut mengamati dadaku, dasar mesum. Apa maksudnya ini?!
Aku menunduk dan melihat ada sebuah bekas kemerahan di dadaku. Astaga, ini adalah bekas ciuman dari Hayden. "Siapa yang melakukan itu pada Nona? Aku yakin sebelumnya tidak ada luka itu disana."
Aku menyentakkan kedua tanganku yang membuat Daniel melepaskan genggaman tangannya. "It's not your damn business Daniel!" ujarku cepat padanya, wajahnya terhenyak seakan tak percaya dengan perkataan kasar yang baru saja meluncur mulus dari bibirku. Aku terdiam dan langsung menaiki tangga lantas memasuki kamarku dan membanting pintunya. Aku beralih menghempaskan diriku ke atas ranjang.
"Maafkan aku Daniel." Ujarku lirih dan tanpa sadar setetes air mata mengalir di pipiku. Aku pasti sudah benar-benar mengecewakannya.
Waktu berjalan begitu lambat, selama dua jam aku hanya berbaring di atas ranjangku atau memandang keluar dari balkon kamarku. Melihat keatas hanya bulan yang bersinar terang di langit malam tanpa di taburi bintang. Sampai kemudian aku merasa lapar, ini sudah pukul setengah delapan malam. Kenapa Daniel tidak mengajakku untuk makan malam? Apa dia marah padaku?

KAMU SEDANG MEMBACA
QUEEN
FanfictionQueen Alessandra Young adalah seorang cucu dari seorang Raja, gadis itu memiliki segalanya : - Kecantikan ; Queen memiliki paras yang sangat cantik bahkan mampu di sejajarkan dengan Model dan artis papan atas Hollywood. Kecantikannya mampu membuat p...