Dark (11)

4.2K 253 5
                                        

LouisWilly : hari ini berangkat kan lo?

DiasleyAquino : iye bawel lu

LouisWilly : jam berapa kebandara?

DiasleyAquino : 7 mungkin

LouisWilly : sebelum lo nyampe gue udah disana ya

"Woii, barang lo ada yang tinggal di WC gak?" Pekik Vale yang kesusahan menutup travel bag nya yang terlalu kecil untuk barang belanjaannya yang banyak.

"Enggak, udah smua."

"Okeee."

"Val, jaket lo masi dilemari."

"Iya tauuu!!"

"Eh, casan gue mana deng?"

"Disana tuh, diatas meja."

"Dias, oleh-oleh yang gue beli maren mana?"

"Gatauuuu."

"Ehh, udah deng."

"Val, cake yang kemaren gue beli dimana?"

"Dimeja kemaren."

"Sepatu yang gue pake kedanau dimana?"

"Gatau. Eh, liptint gue yang barusan mana?"

"Eh udah nih. Kan tadi sama lo."

"Iya tadi gue taro disini."

"Ini nih."

"Kaos kaki gue tadi mana?"

"Dikasur tadi."

"Gaada."

"Dilemari kali."

"Ada ada."

"Jedai lo tadi udah gue kasi kan?"

"Udah ga salah."

"Kemeja yang lo pinjem kemaren udah balikin belom?"

"Tadi udah lo packing."

"Barang lo masi ada yang tinggal ga?"

"Gatau."

"Dias, earphone lo di deket lampu tidur."

"Aaa ampir lupa gue."

"Ipod gue mana?"

"Disaku celana lo kemaren kayanya."

"Oh iya."

"Udah semua?"

"Udah."

"Wooooiiiii!! Lo pada lama banget. Beranak ya? Udah ditungguin dibawah." Pekik Leo

"Yasabar!" Pekik keduanya yang memasang sepatu dengan tergesa-gesa.

"Fix ga ada yg tinggal!"

"Cussss."

-----

LouisWilly : lo dimana deh?

DiasleyAquino : jalan nih

LouisWilly : gue udah dibandara

DiasleyAquino : iya kayanya udah deket nih

Read

"Siapa tuh?" Tanya Andrew.

"Willy." Diasley tersenyum.

"Bestie apa first love?" Skakmat!

"Bestie lah," seulas senyum yang dipaksakan pun diperlihatkan oleh wanita bermata coklat itu.

DARKTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang