Double Date!

3K 148 1
                                        

For you were as beautiful as music tones~

*****


Jean Memandang ngeri pada Aisyah. Sampai sekarang,ia Belum berani mendekati Gadis itu. Ia masih harus Menjaga jarak dengan Aisyah. Apalagi sekarang Gadis itu tengah stress dengan acara Double Date yang membuatnya harus tampil ekstra maksimal. Jean merasa Takut sekaligus kasihan.

Aisyah melihat Jean yang begitu jauh darinya hanya memutar bola matanya. Hey,kenapa sekarang Jean menjauhinya? Ck!

"Jean! kenapa kau menjauh hah?" Tanya Aisyah. Ia melemparkan sebuah Dress yang panjangnya sampai mata kaki itu ke Kasur. Sungguh ia ingin sekali memukul sesuatu saat ini. Semuanya hampir membuatnya Gila! Dimulai dari Zayn sekarang Jean.

"Aku tidak menjauh. Aku hanya waspada,siapa tahu aku korban selanjutnya setelah Pintu itu!" Balas Jean. Ia melipat tangannya didepan dada sedangkan Aisyah menepuk jidatnya pelan.

Oke salahkan Zayn. Gara-gara pria itu mengatakan Akan menjemputnya dengan seenak jidat membuatnya emosi dan tak sengaja Menendang pintu didepannya membuat pintu itu menjadi memiliki lubang dibawahnya. Jean hanya bisa diam menghadapi kemarahan Aisyah. Para penghuni hotel lain keluar dari kamarnya hanya untuk melihat Kejadian heboh itu.

"Terserah!" Ujar Aisyah. Ia kembali menyibukan diri dengan pakaian-pakaiannya yang akan digunakan pada acara nanti malam. Gara-gara Zayn Aisyah harus menjalani ini dengan susah payah.

Jean diam sambil melihat-lihat Aisyah yang mondar-mandir didepannya dengan berbagai macam gaun ditangannya. Pandangan Jean jatuh pada Sebuah Dress Biru tua yang tertutup dan memiliki lengan panjang. Sepertinya itu cocok untuk Aisyah. Jean mendekat mengambil gaun itu lalu mengangkatnya keatas.

"Sepertinya,Gaun ini cocok untukmu." Ujar Jean. Aisyah menatap pada Gaun yang dipegang Jean. Hm,sepertinya pilihan Jean tidak buruk. Gaun itu terlihat Anggun dan Indah. Mungkin dia akan memadukan dengan Kerudungnya yang berwarna senada. Aisyah mengangguk lalu mengambil Gaun itu dari tangan Jean. Ia berdiri didepan cermin,menempelkan Gaun itu ditubuhnya dan Taraa! Gaun itu cocok untuknya.

"Baiklah. Aku pilih ini. Terima Kasih Jean kau sungguh membantuku!" Aisyah memeluk Jean. Jean terkekeh lalu mengangguk. "Sama-sama." jawabnya.

Aisyah melepaskan pelukannya lalu berjalan kearah kamar mandi. Bersiap-siap untuk pergi ke acara. Jam sudah menunjukan Pukul 7. Satu jam lagi Zayn akan datang dan menjemputnya.

*******


Aisyah menatap dirinya didepan cermin dengan mata tak berkedip. Sungguh ini Bukan seperti dirinya. aisyah berputar-putar membiarkan Bagian bawah gaun mengembang karenanya. Jean menatap puas dandanannya diwajah Aisyah. Gadis itu begitu cantik dan Perfect! Dia yakin,Gigi Hadid ataupun Zayn terpukau dengan kecantikan Aisyah.

"Jean! Apa aku terlihat bagus?" Tanya Aisyah. Ia masih berputar-putar didepan Cermin. Seakan seperti Princess kecil yang mencoba Gaun barunya. Jean terkekeh lalu memegang kedua bahu Aisyah. Membuat Aisyah berhadapan dengannya.

"Kau tahu,kau sangat cantik! Aku yakin Zayn tak akan mampu menolak pesonamu. Dan tak sia-sia aku belajar mendandani seseorang kalau hasilnya seperti ini." Puji Jean. Aisyah memerah. kenapa ia merona? Apa ia berharap Seorang Zayn terpikat padanya? Tidak. Ia tak boleh berfikir seperti itu. Zayn artis sedangkan dia?

"Sudahlah kau berlebihan. ayo,kita tunggu Zayn didepan. Disini panas sekali!" jawab aisyah. Jean mengangguk lalu membantu Aisyah untuk berjalan keluar kamar menuju ruang tengah. Karena malam ini spesial,Jean menyuruhnya untuk memakai Heels. untung saja Heels yang dipakai Aisyah tidak terlalu tinggi. Jadi dia mudah menyeimbangkannya.

Love You Because ALLAH [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang