Part 34 : Memilih

2.5K 125 1
                                        

Zayn turun dari mobil dan segera menghampiri Gigi yang berdiri ditengah jalan dengan air mata yang mengalir dari matanya. Begitu Zayn sudah ada didepannya,Gigi segera menarik Zayn kedalam pelukannya. Ia memeluk pria itu dengan erat tanpa memperdulikan Tubuh zayn yang menegang karena kaget.

Aisyah mengatupkan kedua mulutnya melihat semua itu. Ia tak mampu mengeluarkan sepatah katapapun untuk mencegah gigi memeluk Pria itu. Zayn menatap Aisyah yang menatapnya tanpa ekspresi.

Zayn segera tersadar dan segera mendorong Gigi menjauh. Rahangnya mengeras.

"Apa yang kau lakukan!?"Ujar Zayn. Gigi terisak dengan bahu bergetar.

"Bawa aku bersamamu,kumohon.."Pinta Gigi. Zayn terkejut lalu menggeleng tegas.

"Tidak! Kau kenapa? Apa yang terjadi?!"

"Aku tidak bisa menjelaskannya disini.."Ia melirik kearah Aisyah yang masih berdiri disamping mobil dengan pandangan tanpa arti kearah mereka. Zayn ikut menolehkan kepalanya pada Aisyah.

"Aku tidak bisa membawamu!"

"Kumohon Zayn! Sekali ini saja.."Pinta Gigi lagi. Zayn mengusap Wajahnya dengan frustasi. Ia segera menarik tangan Gigi memasuki mobil itu. Ia menutup dengan kencang pintu mobil dan segera berlari menuju Ke Aisyah.

"Aku akan kembali. Tunggu disini.."Bisiknya pelan. Aisyah bergeser mendekat ke sisi jalan. Membiarkan Zayn memasuki Mobil dan duduk didalam sana bersama Gigi yang langsung Memeluk lengan pria itu dengan erat. Zayn merasa risih namun ia terpaksa melakukannya.

Mobil itupun pergi dari sana. Meninggalkan Aisyah yang masih terdiam dengan keadaan yang sama. Ia masih terlalu syok dengan apa yang terjadi. Hingga suara gemuruh dari langit menyadarkannya.

Satu tetes air mata mengalir dari matanya. Aisyah menunduk lalu terduduk ditrotoar dengan tubuh yang perlahan-lahan Basah terkena Hujan yang mulai mengeras diiringi dengan gemuruh dan suara petir yang bersahutan.

Ia tak menyangka,hanya karena mantan kekasihnya,pria itu dengan tega meninggalkannya dijalan trotoar ini? Dengan Pakaian basah kuyup. Aisyah mengusap wajahnya yang basah terkena hujan. Sesekali ia ikut menghapus Air matanya yang ikut mengalir dengan derasnya hujan.

Setidaknya ia bersyukur,Hujan bisa meredam Tangisannya.

************

Zayn menatap khawatir pada jalanan didepannya. Ia begitu bodoh membiarkan Aisyah Menunggu di trotoar sendirian ditengah malam seperti ini. Ia begitu bodoh termakan Air mata Buaya milik Gigi yang hanya membuatnya Muak. Selepas mengantarkan Gigi ke apartemen gadis itu,Zayn segera membawa mobilnya sendiri menuju jalanan tadi. Dan sialnya,Hujan turun menambah rasa cemasnya pada kekasihnya itu.

"Shit! Kau bodoh..bodoh!!"Zayn merutuki dirinya yang begitu bodoh dan tak Jantan dalam mengambil keputusan. Kekasih macam apa dia membiarkan Kekasihnya sendiri dan memilih Membawa Mantan kekasihnya.

Ciiiitttt...

Rem mobil zayn berbunyi ketika pria itu menginjak Rem dengan kuat ketika sampai ditempat tadi. Ia segera keluar dari Mobil tanpa memayungi dirinya. Ia tak peduli kalau ia basah sekalian. Yang terpenting saat ini adalah Aisyah.

Zayn menggeram ketika tak mendapati Aisyah ditempat itu. Tempat itu kosong. Zayn memukul Depan mobilnya dengan kuat. Tanpa ia sadari Air mata mengalir dari pelupuk matanya. Zayn segera masuk kedalam mobilnya dan Membawa mobil itu membelah jalanan malam demi mencari Aisyah yang hilang.

Love You Because ALLAH [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang