Fast update^^
Happy reading~
WARNING TYPO!!
******
Sinar rembulan yang begitu Indah kini tergantikan dengan keindahan cahaya matahari yang mulai menampakkan sinarnya. Kota Jakarta yang semalam dilanda hujan terlihat Indah terkena terpaan sinarnya. Embun pagi hari dan burung-burung yang berkicau menambah kesan 'wow' pada pagi hari ini.
Aisyah yang baru selesai sarapan bersama dengan orang tuanya berkumpul santai diruang keluarga. Masih beberapa menit lagi sebelum Zayn menjemputnya.
Semalam, begitu ia hampir menutup mata,pria itu mengirim pesan padanya bahwa akan menjemput pada jam 9 pagi dan itu sukses membuat Aisyah kesal sendiri. Mana ada tempat wisata yang buka pada jam 9 pagi? Ckckck..
"Gimana kabar kamu sama cowok itu nak?"tanya Bunda Aisyah.
"Kita baik-baik aja kok bun. Dia baik."jawab Aisyah. Sebuah dengusan sang ayah membuat Aisyah mengangkat alis.
"Awalnya gitu,ntar lama-lama juga pindah ke lain hati. Kamu jangan terlalu termakan sama omongannya aisyah. Ayah masih belum yakin sama dia."
"Iya yah.."
Perbincangan tentang Zayn tergantikan dengan Pembicaraan tentang dirinya. Bagaimana kuliahnya dan lainnya. Membuat aisyah menghela nafas lega didalam hati. Syukurlah kalau ayahnya tak membahas Zayn lagi.
Sebuah suara klakson membuat perbincangan itu terhenti. Aisyah berpamitan pada Bunda dan ayahnya untuk pergi dengan Zayn. Awalnya sang ayah terlihat ragu, tapi berkat sang bunda akhirnya ayahnya mengangguk dengan pasrah. Aisyah terkekeh, bundanya memang The best!!
"Maaf lama menunggu."Ujar Aisyah begitu ia sampai didalam,ia melihat Zayn sudah duduk dengan tenang dikursi penumpang.
Zayn tak menjawab,ia langsung menyuruh sopirnya untuk menjalankan Mobilnya. Aisyah terheran-heran. Kenapa pria ini menjadi cuek seperti ini? Biasanya dia akan marah-marah karena terlalu lama menunggu.
Aisyah mengangkat bahunya acuh dan memilih sibuk dengan pemandangan kota Jakarta yang mulai ramai dan mulai macet. Mungkin tentang kemana mereka akan pergi ia akan menanyakan nanti.
Zayn melirik Aisyah yang menatap keluar jendela.ia sengaja mendiamkan gadis itu karena ia sedang mencoba berfikir. Kejadian kemarin belum benar-benar hilang dari ingatannya. Dimana ia merasa marah karena pria bernama Kevin itu. Dan dimana ia mengklaim bahwa Aisyah adalah kekasihnya.
Zayn benar-benar serius mengatakan hal itu. Ayahnya pernah berkata bahwa seorang pria tak boleh main-main dengan janjinya dan sampai sekarang Zayn masih tetap mematuhi ucapan ayahnya itu. Ia berjanji ada Ayah aisyah untuk menjaga putrinya maka dirinya harus selalu berada disamping gadis itu. Apapun keadannya dan dimanapun ia berada kecuali ditempat tertentu.
Zayn mengalihkan pandangannya kekaca. Menghela nafas lalu menutup matanya sejenak. Mencoba menghapus bayangan kejadian kemarin dari otaknya. Jika ia berfikir itu terus menerus, bisa-bisa otaknya bisa korslet.
********
Aisyah mengernyit saat menyadari mobil ini berhenti tepat ditempat Taman bermain. Untuk apa seorang Zayn malik pergi kesini? Apa dia ingin membongkar dirinya ditengah-tengah Taman bermain ini?
Aisyah melihat Zayn yang melirik kearahnya. Tatapannya seolah berucap 'untuk apa kita kesini?'
"Aku harus jumpa pers disini. Media mengetahui kalau aku ada disini. Jadi,managerku menyuruhku untuk jumpa pers disini."Jawab Zayn. Aisyah berucap Oh ria.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love You Because ALLAH [END]
Teen Fiction[Complete] Sinopsis : Zayn tak pernah membayangkan bertemu dengan seorang gadis berhijab dan berwajah Asia dihidupnya. Pertemuan pertama mereka yang begitu memalukan Membuat Zayn tak ingin lagi bertemu dengan Gadis itu. Tapi,setelah beberapa hari k...
![Love You Because ALLAH [END]](https://img.wattpad.com/cover/77547454-64-k306900.jpg)