Happy reading~
*******
"Baju udah,Mukena juga udah. Apalagi ya?"
Pagi ini Menjadi pagi yang sibuk bagi Aisyah. Beberapa jam lagi ia akan ke Indonesia. Persiapan untuk ia pulang hampir selesai. Ia juga sudah meminta Cuti Pada Kampus selama beberapa hari. Tapi,kenapa ia merasa kurang?
Aisyah teringat sesuatu. Ia belum menelpon Zayn dan Menanyakan apakah pria itu sudah siap atau belum. Aisyah merogoh ponselnya lalu menghubungi Zayn. Di detik ketiga Zayn mengangkat Panggilannya.
"Halo!?"
Aisyah memutar bola matanya. Sepertinya pria ini baru saja bangun.
"Zayn!? Apa kau sudah siap?"
"Siap apa maksudmu? jangan berkata yang tidak penting! Kau menganggu tidurku tahu!"
Aisyah menepuk jidatnya. Ternyata pria ini lupa tentang keberangkatan mereka hari ini.
"Kau ini bagaimana sih!? Jangan bilang kalau kau lupa kalau kita akan ke Indonesia hari ini!?"
Hening sesaat. Setelah itu Aisyah mendengar Zayn Mengumpat.
"Jangan mengumpat Zayn!"Protes Aisyah. Diujung sana,Zayn memutar matanya.
"Aku lupa."
"Dasar kau ini! Cepatlah bersiap! Sebentar lagi kita akan berangkat! Kalau kita sampai terlambat,Aku tak segan-segan meninggalkanmu."
"Yayaya terserah!"
Setelah mengatakan itu Zayn mematikan sambungan telepon. Aisyah hampir saja mengumpat dengan Kelakuan Pria itu. Masih pagi-pagi saja pria itu sudah membuatnya naik darah. Bagaimana kalau selama beberapa hari? Mungkin Umur Aisyah akan bertambah cepat.
*******
Setelah mematikan Sambungan Telpon,Zayn segera bangkit dari ranjangnya. Ia mengambil Koper disamping Lemari lalu mengisi kopernya dengan Baju-baju yang cukup untuk beberapa hari kedepan.
Tok tok tok!
Ceklek...
"Zayn? Kau mau kemana?" Tanya Ibunya sudah ada didalam kamarnya. Zayn menoleh sedikit lalu kembali sibuk dengan Persiapannya. Ia memasukkan Beberapa Jaket juga.
"Aku mau keIndonesia bersama Aisyah." Jawab Zayn. Ibunya mengangkat Alis.
"Untuk apa kau kesana? Liburan atau Konser Tour?"
"Konser Tour dihentikan sementara waktu. Aku mau ke Indonesia mau bertemu dengan Orang Tua Aisyah."
"Apa!? Kau ingin melamar Aisyah Zayn!?" Ibunya memekik. Zayn menutup Mulut Ibunya.
"Astaga..kenapa ibu sampai berfikir sejauh itu? Aku hanya ingin bertemu orang tuannya bukan berarti aku ingin melamarkan?" Zayn melepaskan tangannya dimulut sang ibu.
"Kukira kau ingin melamar.."Gumam Ibunya. Zayn memutar matanya. "Tapi..kenapa kau tidak melamar saja!? Lagipula,ibu sudah ingin kau menikah."
"Astaga ibu..Aku masih ingin mempertahankan Karirku. Menikah hal belakangan bu. Setelah aku sukses. Kalau aku belum sukses,Mau dikasih makan apa anak dan Istriku nanti?"
Ibunya merengut lalu terkekeh geli.
"Calon ayah Idaman.."batin sang ibu.
"Pokoknya Ibu tidak mau tahu,Kau harus segera menikah. Lagipula,kau sudah sukses nak!"ujar sang ibu. Zayn menutup Kopernya. Ia berjalan kearah lemari mengambil Handuk.
"Terserah ibu sajalah. Aku mau mandi." Zayn langsung masuk kedalam kamar mandi. Meninggalkan ibunya yang Cekikan dibelakangnya.
Aku berharap,Kau bisa bersama Aisyah terus sampai saat itu tiba Zayn... Batin Ibunya.
*******
In Indonesia~
Bandara Soekarno Hatta menjadi ribut dan rusuh saat Zayn dan Aisyah melangkahkan kaki mereka keluar bandara. Beberapa Bodyguard dengan sigap menahan Para Fans atau wartawan yang melingkupi Zayn dan aisyah. Mereka segera masuk kedalam mobil sebelum para Fans semakin menjadi. Didalam Mobil,Zayn melepaskan Kacamata Hitamnya dan menghapus jejak keringat didahinya.
"Huh,Melelahkan sekali.m"gumamnya. Zayn mengalihkan pandangnnya pada Aisyah yang kembali senyum-senyum sambil melihat kearah Jendela.
'Sepertinya gadis itu Benar-benar gila.' Batin Zayn menatap Aisyah dengan alis terangkat.
Mobil Mewah zayn membelah kota Jakarta yang dikenal dengan 'kota Macet.' Ini kedua kalinya ia menginjak kaki diindonesia,sebelumnya ia datang kesini untuk Tour Konser sewaktu ia masih berada di one direction.
Setelah melewati perjalanan yang panjang,Mobil mewah Zayn memasuki daerah Pekarangan perumahan yang terkesan elit. Ia tidak menyangka Gadis ini ternyata orang yang 'cukup mampu'.
Mobil berhenti tepat didepan gerbang. Aisyah menghela nafas sebelum menatap zayn.
"Sebelum kita turun,aku akan menjelaskan sesuatu padamu." Ujar Aisyah. Raut wajahnya terlihat begitu serius.
"Apa?"
"Jika kau ditanyai sesuatu oleh Ayahku atau ibuku. Kau diam saja,aku yang akan menjawab semua pertanyaannya. Dan kau tak boleh protes oke?"
Zayn mendengus,ternyata hanya itu? Ia kira gadis ini akan memintanya untuk mengakui bahwa mereka benar-benar sepasang kekasih.
"Baiklah." Jawab Zayn. Aisyah membuka pintu Mobilnya diikuti oleh Zayn. Mereka berdua berjalan beriringan menuju Kedalam rumah.
Saat sampai didepan pintu rumah,Aisyah melirik sekilas kearah zayn yang tengah melihat keadaan sekitar rumahnya. Aisyah lalu mengangkat tangannya lalu mengetuk pintu.
Tok tok tok!!
Beberapa menit kemudian,pintu dibuka oleh seorang wanita berumur sekitar 39 tahun yang memakai Hijab. Raut wajahnya menunjukan keterjutan dan sekaligus tercampur haru melihat anaknya yang sudah pulang.
"Ibu!" Aisyah memeluk bundanya dengan erat. Setelah sekian lama akhirnya ia bisa bertemu dengan sang bunda. Ia bahkan melupakan kalau Zayn ada disini.
"Nak,ibu kangen banget sama kamu. Kenapa mau pulang gal ngasih tahu?" Tanya Sang bunda sambil melepaskan pelukannya.
"Emangnya ayah gak ngasih tahu kalo aku pulang? Aku kira ayah udah Kasih tahu."jawab Aisyah.
Zayn hanya diam mendengar percakapan ibu dan anak dalam bahasa yang kurang dimengertinya. Lagipula,dia bukan dari sini kan?
Seakan tersadar sesuatu,Bunda Aisyah menoleh pada Zayn lalu terbelalak. Bukankah ini artis hollywood yang sedang ngetren itu? Siapa namanya? Zayn?
"Kamu..Zayn kan?" Ucap Bunda Aisyah sambil menunjuk Zayn. Zayn terdiam tak mampu menjawab,ia tak mengerti. Ia melirik Aisyah meminta pertolongan.
"Eum Bunda ini Zayn. Dia gak bisa jawab pertanyaan bunda karena dia emang gak ngerti. Bunda tahu kan dia bukan orang Indonesia." Aisyah berucap sesekali menengok kearah Zayn.
"lalu,Dia ngapain disini nak? Trus kenapa kamu sampe bisa kenal sama dia? Dia kan artis terkenal?"
Aisyah menggigit bibir bawahnya. "Aisyah jawabnya didalem aja ya bun. Gak enak diliatin sama tetangga. Lagian,kasian Zayn nanti ketahuan lagi." Ujarnya. Sang bunda mengangguk lalu masuk kedalam.
"Ingat. Jangan bicara apapun! Kalau mereka bertanya padamu,Diam saja oke?" Ujar aisyah pada Zayn sebelum mereka masuk kedalam rumah.
Zayn berdecak lalu masuk kedalam meninggalkan Aisyah yang melongo didepan pintu.
******
TO BE CONTINUED>>>
Maaf telat update^^
Maaf pendek
Maaf gak nyambung
Maaf typo(s)
Maaf untuk kesalahan semuanya.
Tertanda
Dilaxx
KAMU SEDANG MEMBACA
Love You Because ALLAH [END]
Teen Fiction[Complete] Sinopsis : Zayn tak pernah membayangkan bertemu dengan seorang gadis berhijab dan berwajah Asia dihidupnya. Pertemuan pertama mereka yang begitu memalukan Membuat Zayn tak ingin lagi bertemu dengan Gadis itu. Tapi,setelah beberapa hari k...
![Love You Because ALLAH [END]](https://img.wattpad.com/cover/77547454-64-k306900.jpg)