Part 32

2.2K 116 2
                                        

Matahari bersinar cerah,Burung-burung berkicauan menjadi sambutan untuk Aisyah pagi ini. Ia membuka jendela kamar hotelnya dan berjalan pelan menuju Balkon. Ia merentangkan tangannya. Menghirup bebas angin pagi yang memberikan kesejukan.

Kring kring!

Aisyah mengangkat alis lalu meraih ponselnya. Nama Zayn tertera dilayar Id Callernya. Ia segera mengangkat panggilan itu sebelum zayn mengomel karena dirinya lama mengangkatnya.

"Halo?"

"Halo? Kau dimana?"

"Aku dihotel. Kenapa?"

"Oh. Nanti siang aku akan mengajakmu ke suatu tempat."

"Oh. Kemana? Tumben sekali mau mengajakku jalan-jalan."

"Ini bukan jalan-jalan. Ini rutinitasku. Sudahlah jangan banyak bertanya. Sampai jumpa."

"Hey bagai-"

Tutt..

Aisyah menatap ponselnya dengan kesal. Lalu melemparnya ke ranjang membuat benda pipih nan tipis itu terpantul-pantul.

**********

Tepat jam 2 siang,Zayn menjemput Aisyah di Hotel. Aisyah penasaran kemana Zayn akan membawanya. Ia masih bingung dengan rutinitas Zayn. Mungkin jika ia Searching diGoogle mungkin akan mendapatkan hasil. Tapi aisyah sangat malas untuk mengotak atik hpnya saat ini.

"Kita akan kemana?"tanya Aisyah. Zayn menoleh lalu kembali memalingkan muka. Aisyah berdecak kesal.

"Aku tanya malah gak dijawab! Maunya apa sih!?"Kesal aisyah dengan bahasa indonesia. Zayn mengernyitkan alisnya. Tak mengerti dengan arti yang diucapkan Aisyah.

"Apa yang kau katakan?"

Aisyah menoleh lalu mengangkat bahu. "Tak ada."

Zayn memutar bola matanya lalu mengalihkan pandangannya pada Jendela tanpa membalas ucapan Aisyah itu. Aisyah tertawa dalam hati.

Sekitar 30 menit,mobil yang di tumpangi mereka Mendadak berhenti. Zayn turun dari mobil diikuti oleh Aisyah.

Aisyah memandangi bangunan didepannya dengan beribu pertanyaan dikepala cantiknya. Untuk apa zayn membawanya kesini? Apa ada seseorang yang akan ditemui pria itu? Atau...itu seorang wanita?

Aisyah meringis memikirkan itu.

"Ayo masuk."zayn berjalan mendahului Aisyah memasuki sebuah bangunan yang berupa rumah dengan ukuran yang cukup besar disertai dengan taman yang terdapat banyak bunga-bunga yang jarang dilihat oleh Aisyah.

Tepat didepan pintu,Zayn mengangkat tangannya dan mengetuk pintu berlapis cat hitam itu.

Tok tok tok!

"Tunggu sebentar!" Terdengar sebuah suara dari dalam. Dan aisyah terkejut mengetahui itu adalah suara seorang wanita.

Fikiran-fikiran negatif mulai merasuki fikiran Aisyah. Bagaimana jika wanita itu adalah orang yang dicintai Zayn? Dan bagaimana kalau-

"Zayyn!"

Sebuah pelukan yang cukup kuat datang dari seorang Gadis yang melingkarkan tangannya dipinggang Zayn. Aisyah terkejut begitu juga dengan Zayn. Tapi,Zayn langsung mengubah raut wajahnya menjadi ceria. Ekspresi yang tumben dilihatkan didepan umum.

"Hey,Adik kecil!"


**********
TO BE CONTINUED>>>

Maaf ngegantung ya 😁😁 dan maapkan atas ke lamaannya nge post 😁 deket2 ujian jdi ga bsa megang hp,jdi jarang ngepost. Tpi aku bakalan usahain untuk post walaupun pendek:) lagian,cerita ini masih jauh kok. So,tungguin ya ^^

Dilaxx

Gorontalo,jum'at 10 februari 2017
16.30 pm

Love You Because ALLAH [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang