Balroom hotel yang sudah didekorasi seindah mungkin itu mulai terisi oleh tamu-tamu undangan. Para awak media dari berbagai Chanel TV pun mulai berdatangan. Mereka bersiap siaga diarea pintu masuk untuk mewawancarai beberapa selebriti dunia yang diundang di pernikahan ini. Beberapa awak media berada didalam Balroom hotel itu untuk merekam berlangsungnya acara akad nikah.
Salah satu teman Zayn melewati pintu masuk. Para wartawan berbondong-bondong mengajukan pertanyaan pada pria itu. Pria itu adalah Niall Horan. Dengan setelan tuxedo berwarna Biru membalut tubuhnya disertai dengan kaca mata hitam menutupi iris birunya.
"Bagaimana tanggapanmu tentang pernikahan ini Sir?"tanya wartawan itu.
"Aku ikut senang dengan pernikahannya. Akhirnya,sahabatku itu melepas status lajangnya."Niall tertawa,"dan, aku bersyukur ia mendapatkan wanita yang serasi dengannya. Aku turut senang."
"Lalu, apa anda berencana untuk menyusul Zayn?"wartawan lain memberikan salah satu pertanyaannya. Niall tertawa.
"Aku tidak tahu. Doakan saja ya,kurasa sudah cukup. Aku harus pergi."ujar Niall. Ia tersenyum sedikit kearah kamera lalu bergegas masuk kedalam.
Suasana di dalam tak kalah ramai dengan di luar. Bahkan disini lebih ramai karena tamu yang diundang Zayn tidaklah sedikit. Padahal,Aisyah sudah melarangnya untuk mengundang sebanyak ini. Tapi,Zayn tetaplah zayn. Pria itu begitu menyebalkan,membuat Aisyah tak dapat membantah.
Dengan berat hati,Aisyah mengikuti permintaan Calon suaminya itu.
Di dalam kamar,Aisyah sudah siap dengan gaunnya. Ia terlihat sangat cantik dengan dress panjang menyapu lantai berwarna putih. Dengan jilbab putih menutupi kepalanya. Make upnya yang tak terlalu menor membuat Aisyah benar-benar sempurna!
Jean yang baru masuk kedalam kamar,terkejut melihat penampilan Aisyah yang sangat berubah drastis. Ternyata,pesona seorang yang akan menikah begitu kuat. Membuat siapa saja terpesona melihatnya. Aisyah tersipu malu,dilihat begitu intens oleh Jean.
"Oh,astaga! Kau begitu cantik,Ai!!"pekik Jean. Aisyah terkekeh geli. Ia memutar-mutar tubuhnya didepan kaca.
"Ya,mereka meriasku begitu cantik! Aku bahkan tak bisa mengenali diriku sendiri. Ini luar biasa!"jawab Aisyah. Jean mengangguk mengiyakan.
"Aku yakin,Zayn atau pria manapun disana pasti akan terpesona denganmu!"
Aisyah tertawa. "Kau berlebihan,Je. Aku tidak secantik itu tahu!"
"Yaya, terserah kau saja! Ohya,kenapa kau masih disini? Bukannya kau harus menemui Suamimu itu?"tanya Jean. Aisyah tersipu mendengar kata 'Suamimu' dari perkataan Jean.
"Aku harus menunggu,Je. Setelah Zayn mengucapkan ijab kabul dan para saksi mengucapkan kata 'sah' maka aku akan turun menemuinya."jawab Aisyah. Ia duduk di sofa. Gaun ini begitu berat membuatnya ingin rubuh saja.
"Eh,memangnya seperti itu ya?"Jean memiringkan kepalanya. Aisyah mengangguk.
"Ya,itu tradisi di Negaraku. Aku harap,Zayn sudah menghafalnya."aisyah bergumam di akhir kalimatnya. Jean mengangkat alisnya.
"Menghafal apa?"
Sebelum Aisyah menjawab,suara Mc dari Wedding organizer yang di sewa Zayn menggema di ruangan itu. Mc itu mengatakan bahwa Akad Nikah akan segera dilaksanakan. Dan para tamu diharapkan segera mengambil tempat yang telah disediakan.
Aisyah meremas jarinya sendiri. Ia begitu gugup! Ia takut Zayn sulit mengucapkan kata-kata itu. Aisyah berdoa dalam hatinya agar pernikahannya berjalan dengan lancar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love You Because ALLAH [END]
Novela Juvenil[Complete] Sinopsis : Zayn tak pernah membayangkan bertemu dengan seorang gadis berhijab dan berwajah Asia dihidupnya. Pertemuan pertama mereka yang begitu memalukan Membuat Zayn tak ingin lagi bertemu dengan Gadis itu. Tapi,setelah beberapa hari k...
![Love You Because ALLAH [END]](https://img.wattpad.com/cover/77547454-64-k306900.jpg)