Partnya ga mncul:((
Direpost ulang ya:))
Zayn menatap kosong gelas yang dipegangnya. Entah apa yang difikiran pria itu sekarang. Perkataan gigi yang memutuskan hubungan mereka terngiang-ngiang dikepalanya. Ia tak menyangka hubungan yang diyakinnya Akan berjalan mulus kenapa bisa rusak hanya gara-gara sebuah Fitnah? Oh astaga..ia bahkan tak pernah berfikir untuk selingkuh. Lagipula,untuk apa ia selingkuh jika ia sudah memiliki Gadis yang dicintainya?
Zayn menggenggam Gelasnya erat. Ini semua Gara Justin! Pria perusak itu sudah berani membuat hubungannya Hancur. Ia berjanji tak akan memaafkan pria itu. Pria itu sudah keterlaluan. Ada salah apa dirinya sampai pria perusak itu memfitnahnya seperti itu? Apa ia Iri dengan Kelangsungan Hubungannya dengan Gigi yang tak seromantis Miliknya? Heh,sunguh alasan Konyol.
Praangg!!
Zayn membanting Gelasnya dilantai dengan Keras. Gelas yang tadinya Utuh Terpecah belah menjadi kepingan-kepingan Kecil. Zayn mengusap rambutnya frustasi.
Kring kring..!
Zayn mengangkat telponnya yang berdering. Suara merdu ibunya membuat Dirinya Perlahan-lahan tenang.
"Ada apa mom?"
"Aku turut bersedih atas Hubunganmu dengan Gigi sayang. Aku tak menyangka kau akan mengalaminya."
Suara ibunya yang terlihat Sedih terdengar oleh gendang telinganya. Ia menghela nafas.
"Tak apa Mom. Kau jangan terlalu memikirkanku mom. Aku baik-baik saja." Jawab Zayn. Ia berusaha terlihat tegar dimata Ibunya. Ia tak ingin ibunya ikut campur dalam urusannya. Ia tak ingin ibunya melihatnya dalam keadaan seperti ini.
"Mom percaya padamu Zayn. Segeralah pulang,Ibu dan adik-adikmu menunggu dirumah."
Zayn tersenyum mengingat suasana rumahnya yang begitu ia rindukan. Ia tak sabar berada disana.
"Aku akan kesana."
****
Zayn menatap Sendu bangunan didepannya. Sudah berapa lama ia tidak menginjakkan kaki kesini? Oh tuhan,sungguh dia anak yang tak tahu diri. Dengan mantap Zayn berjalan memasuki bangunan yang disebut 'Rumah' olehnya.
Tok tok tok..!
Zayn mengetuk Pintu. Beberapa saat tidak terdengar Respon. Hingga Ia menunggu sejenak,Sebuah suara dari dalam yang menyuruhnya menunggu membuat Zayn menahan tangannya untuk kembali mengetuk.
Ceklek..!
"Waliyha..?"
Zayn berucap pelan. Seorang Gadis berumur 20 tahun berdiri terpaku didepan pintu. Tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ini..benar Kakaknya,Atau ia hanya beralusinasi? Gadis yang bernama Waliyha itu menepuk dan mencubit Pipinya. Sial,ternyata bukan impi.
Bug!
"Zaynn! Akhirnya kau kembali..!" Waliyha langsung melemparkan dirinya kepelukan Zayn. Zayn yang terkejut reaksi dari adiknya hanya bisa termundur satu langkah dari tempatnya berdiri. Zayn tersenyum tipis. Ia kira,Adiknya ini akan melupakannya. Atau mungkin membencinya.
"Hey Adik kecil! Mana Ibu dan Safiyah?" Tanya Zayn. Waliyha melepaskan pelukannya dan mengerucutkan bibirnya. Hey,Nama 'Adik kecil' itu sangat tak ingin didengarnya lagi.
"Jangan memanggilku dengan sebutan itu Zayn! Aku sudah berumur 20 tahun!" Jawab Waliyha. Zayn terkekeh lalu mengelus puncak kepala adiknya itu.
"Terserah. Aku akan terus memanggilmu Adik kecil sampai kapanpun. Karena kau memang adik kecilku!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Love You Because ALLAH [END]
Roman pour Adolescents[Complete] Sinopsis : Zayn tak pernah membayangkan bertemu dengan seorang gadis berhijab dan berwajah Asia dihidupnya. Pertemuan pertama mereka yang begitu memalukan Membuat Zayn tak ingin lagi bertemu dengan Gadis itu. Tapi,setelah beberapa hari k...
![Love You Because ALLAH [END]](https://img.wattpad.com/cover/77547454-64-k306900.jpg)