Chapter 9
○ ○ ○
Friday | 10.45 PM
[LINE]
Cy Oppa❤:
Pulang kuliah jam
berapa?Aku tersentak saat merasakan sesuatu bergetar dari tas yang ada di pelukanku (karena aku menggunakannya sebagai tumpuan tidur).
Ya, aku memperhatikan Lee ssaem yang sedang mengajar sambil merebahkan kepala dimeja dengan menggunakan tasku sebagai bantal. Mata kuliah ini cukup membosankan.
Saat Lee ssaem sedang menghadap papan tulis aku merebahkan kepalaku, tetapi saat beliau sedang menghadap mahadiswanya aku kembali duduk dengan tegak.
Jangan tiru aku ya! Tidak baik hehehe....
Sebelum mengecek ponselku, aku sesekali melihat ke arah depan untuk memastikan Lee ssaem tidak melihatku bermain ponsel saat ia mengajar.
Aku terkejut saat tahu LINE itu dari Chanyeol. Well, Aku belum terbiasa dengan Chanyeol disekitarku. Ofc, he is an idol! EXO u knoww! Siapa yang akam bertingkah normal kalau ada mereka? Aku tidak yakin.
Aku menghirup nafas dalam-dalam, mengendalikan jantungku yang berdetak sangat kencang, efek Chanyeol memang luar biasa.
Yoo Mi Kim
Sekitar jam 12 siang, waeyo?
"Nugu?" (Siapa?)
"Omo!" Aku tersentak kaget saat seseorang menyikut lenganku dan ternyata Hye Rin–teman terdekatku.
"Nollaejanha!" aku menatapnya dengan kesal. (Kau mengagetkanku!)
"Bukan siapa-siapa," Jawabku sambil segera mematikan ponsel dan meletakkannya di bawah tas.
"Kau seperti menyembunyikan sesuatu dariku." Hye Rin memicingkan matanya menatapku.
Susah sekali memang berbohong kepada orang seperti Hye Rin, dia seperti bisa membaca gelagat orang tanpa bertanya.
Entah aku harus bersyukur atau tidak.
"Nanti saja aku ceritakan."
"Sudah sana, kembali ke tempatmu atau Lee ssaem akan membunuh kita!" Hye Rin dengan malas kembali ke tempatnya dengan perlahan.
Friday | 10.48 PM
[LINE]
Cy Oppa❤
Apa kau baru saja mengabaikan pesanku?
Yoo Mi Kim
Aku pulang jam 3 sore.
Maaf terlambat membalas :(
Dosenku sedang mengajar.
Cy Oppa❤
![](https://img.wattpad.com/cover/89760529-288-k444044.jpg)
KAMU SEDANG MEMBACA
Lucky Fans
FanfictionSemua terasa seperti mimpi. Aku sempat berifikir seseorang tolong bangunkan aku dari mimpi yang indah ini, aku takut terlena. Tapi aku sadar kalau ini bukan mimpi. Aku tidak tau harus bersyukur atau malah sebaliknya. Tapi ini hal yang kuinginkan da...