Bryan membaringkan Allea diatas kasurnya dengan tatapan yang cemas dan khawatir .
" bagaimana ini ?" Tanya Bryan frustasi sambil melihat Allea yang terbaring lemas dan wajah pucat
Firly mondar mandir sambil memejamkan matanya berharap bisa membaca masa depan setelah kejadian ini. Namun selama ini ia tak bisa melihat apapun. Ada apa sebenarnya. Apa yang akan terjadi setelah ini. Dia tidak bisa melihat sedikitpun masa yg akan datang.
" aku tidak bisa melihat masa kedepannya kenapa bisa menjadi seperti ini ?" Kata Firly sedikit kebingungan
" entahlah , dan sekarang bagaimana dengan keadaan Allea ? Dia semakin memucat Firly ..." Bryan menatap Firly dengan wajahnya yang tampak khawatir
" lebih baik kita tunggu Ayah dan Alex " jawab Firly melesat keluar
Bryan pun hanya mendengus kesal dan berjalan menghampiri Allea dan duduk disebelah gadis yg tak sadarkan diri itu .
Ia menggenggam tangan Allea berharap gadis itu membuka matanya .
Rasanya lebih sakit jika melihat belahan jiwanya menjadi lemah seperti ini .
Kekuatan Meisya bertambah saat ia melakukan ritual campur darah itu .
Namun , entah apa reaksi tatapan itu pada Allea hingga gadis itu langsung tak sadarkan diri . Biasanya ia hanya akan lemas dan sedikit merasa kesakitan namun pada saat ini Allea lansung tak sadarkan diri .
Bryan juga kebingungan mengapa tatapan Meisya begitu menyakitkan tidak seperti biasanya . Apa yg menyebabkan hal itu terjadi . Bryan belum mengetahui jika Meisya sudah melakukan ritual itu .
" bangunlah ... " bisik Bryan mengelus rambut Allea
Tapi , gadis itu tetap tak bergeming kulitnya bertambah pucat dan detak jantungnya semakin melemah . Bryan bisa merasakan melemahnya jantung gadis itu yg membuatnya semakin frustasi .
" seharusnya aku tidak menarikmu masuk kedalam duniaku ... " gumam Bryan menyesal
Tiba tiba saja pintu kamar terbuka dan menampakkan Alaric Alex dan Firly .
Bryan pun berdiri dan menghampiri Ayah dan saudara saudaranya itu .
" ayah , bagaimana bisa seperti ini ? Kenapa kekuatan Meisya mampu membuat Allea tak sadarkan diri seperti sekarang Ayah ? Detak jantungnya melemah dan wajahnya sangat pucat ayahhh aku harus bagaimana ???" Rengek Bryan menatap Ayahnya gusar
Semua tertegun mendengar ucapan Bryan yg baru pertama kalinya Bryan mengucapkan kalimat sepanjang ini .
Benar benar Allea telah merubah Bryan sedikit demi sedikit . Pengaruh mate memang sangat kuat bagi vampire yg memang diciptakan hanya untuk cinta .
Alaric bersyukur Bryan yg menjadi mate putrinya ini . Bryan sungguh perhatian dan peduli pada Allea yg Bryan anggap gadis menyebalkan . Namun sekarang lelaki itu sangat cemas dan khawatir pada Allea .
" dia menghianati kita " kata Alex menepuk bahu Bryan
Bryan pun menoleh dan menatap Alex dan Alaric serta Firly bergantian . Ia tak mengerti apa yg dikatakan oleh Alex tadi.
Menghianati ? Menghianati apa ? Siapa ?
" Meisya melakukan ritual campur darah dengan vampire brengsek itu !" Sambung Firly yg mengetahui isi pikiran Bryan
Sementara Alaric dia sedang sibuk mengecek keadaan Allea . Dari mulai mengecek nadinya, tekanan darahnya, detakan jantungnya dan yg dilakukan seperti dokter pada umumnya .
" apa ? Dia melakukan ritual itu ? Berarti ..... " Bryan berhenti dan disela oleh Alaric
" yah , Andriel adalah mate Meisya dan jika mereka bersatu kekuatan keluarga Athaya akan bertambah kuat. Kita harus mempersiapkan dan kalian harus segera melakukan ritual yg sama dengan mate kalian masing masing jika tidak ingin sesuatu yg buruk menimpa keluarga kita " jelas Alaric panjang lebar
Semua mengerutkan dahinya . Melakukan ritual yg sama bersama mate mereka . Ini terlalu cepat namun sangat mendesak . Jika ritual ini tidak dilakukan ia akan kalah dengan keluarga Athaya .
" yah , kita baru mendekati mate kita bagaimana bisa kita melakukan ritual itu ayah bahkan mereka belum mengetahui jika kita ini vampire yaa ... hanya Allea dan Bryan yg mungkin akan bisa melakukan ritual itu " kata aAlex berbicara secara logis memang
Firly memejamkan matanya melihat apa yg didiskusikan oleh mereka ber2 bisa berjalan dengan mulus atau malah sebaliknya .
Sebuah bayangan tak menyenangkan tergambar dalam kegelapan padangan Firly . Ini pertanda buruk namun ia belum bisa melihat terlalu jelas berarti itu akan terjadi beberapa jadi kedepan tidak akan jangka waktu yg cepat .
" Bryan tidak bisa melakukan ritual itu kejadian buruk akan menimpa kau dan Allea " ucap Firly menatap Bryan lalu beralih pada Allea yg mulai membaik setelah diperiksa Alaric tadi
Semua pun menoleh dan cemas seketika saat Firly menjelaskan apa yg dilihatnya dimasa yg akan datang .
" kejadian buruk ? Maksudnya ?" Tanya Alex sedikit ingin tahu
" kejadian itu mungkin akan terjadi beberapa minggu kedepan . Selama Meisya belum sembuh dari luka belati emas itu mereka tidak bisa menyerang kita " potong Alaric
" ayah ??" Bryan menatap Alaric seolah menanyakan kenapa dia melukai Meisya dengan belati emas
" ya , itu hukuman untuknya yg tidak tau diri dan berani untuk berhianat " jawab Alaric yg mengetahui isi pikiran Bryan
" tapi dia tidak tertusuk Andriel membawanya pergi dan hanya tergores sedikit saja " tambah Alex sambil berjalan duduk disofa
" huh ... masalahnya menjadi rumit saat kau membawanya kerumah ini sepertinya kedepannya tidak akan baik baik saja " Firly pun duduk disamping Alex
Alaric dan Bryan menatap Allea yg masih sedikit pucat namun detak jantungnya sudah kembali normal .
Setelah mereka asyik dengan pikirannya masing masing .
" bagaimana aku memberitahu Andrian soal ini ?" Tanya Alex kebingungan menatap langit kamar Allea
Firly pun menanyakan hal yg sama pada dirinya sendiri .
" mungkin mereka akan sedikit shock namun mereka bisa menerima itu semua dan semuanya akan berjalan sesuai rencana " Firly mengucapka itu setelah membuka matanya kembali
" seandainya aku dapat memiliki kekuatan sama seperti mu, pasti sangat menyenangkan " Alex mulai berkhayal
" kau pikir aku senang hah ? Memiliki kekuatan dapat melihat masa depan itu tidaklah sebegitu menyenangkan dengan apa yg kau pikirkan Lex , itu membuat ku sedikit takut untuk melangkah dan menghadapi masa depan yg sudah aku lihat dan itu sangat menguras banyak tenaga " Firly menceritakan suka duka nya memiliki kemapuan dapat melihat masa depan yg akan datang
" ya , sama halnya sepertiku yang dapat melihat masa lalu orang-orang padahal itu adalah privasi mereka. Tapi aku cukup senang bisa memiliki kekuatan semacam itu " Alex pun ikut menceritakan kisah yg sama
" semua mempunyai jalan dan takdirnya masing masing ... " gumam mereka bersamaan
Mereka sama sama tersenyum dengan masih menatap langit langit berwarna putih itu melupakan sejenak kejadian pada hari ini .
" ayo cepat kita harus berburu ... " ajak Alaric melesat kebalkon dan masuk kedalam hutan
Mereka pun berdiri dan hanya Bryan yg masih setia menunggu matenya yg tak kunjung sadar itu .
" jangan lupa kunci semua pintu dan jendela " ucap Firly lalu mengikuti Alaric
Alex yg mengetahui tugasnya itupun langsung bergegas menutup dan mengunci semua jendela dan pintu .
" jangan coba coba untuk kabur ... tunggu aku kembali Ale " bisik Bryan lalu melesat mengikuti semua yg sudah masuk kedalam hutan
Satu yg ia lupakan . Bryan lupa untuk menutup pintu balkon kamar Allea . Itu akan berbahaya ... namun mereka semua tak menyadarinya termasuk Bryan .
Vommetnya guys ..
Gimana nih ? Udh mulai masuk kekonflik nya yeayy ..
KAMU SEDANG MEMBACA
Different World
VampireRevisi 2020. ⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩⇩ #Fanfiction #8 03/12/16 #6 28/01/17 #4 06/04/17 #2 06/05/17
