#24 Traped

46 5 0
                                        

Daehyun meminta Zelo dan Yoorin menjaga Hae Joo. BAP lainnya bersiaga di hutan dekat kediaman mereka. Himchan bersiap memasang tamengnya jikalau pertarungan disana terjadi. Daehyun tahu kemampuan bertarung mereka. Tidak ada satupun anggota BAP dapat mengalahkan mereka dalam pertarungan satu lawan satu karena itu jika bisa Daehyun harus menghindari pertarungan.

"Jadi kalian telah bersiap, apa yang sedang kalian tunggu?" suara nyaring itu muncul dari balik pepohonan. Saat itu Daehyun sadar jika hanya dua diantara mereka yang datang, dia tidak melihat Krytsal. "So, kalian hanya bertujuh?"

"Aku tahu apa tujuan kalian, tapi aku dapat mejelaskan apa yang terjadi kemarin."

"Kau masih mau mengelak dari hukumanmu Daehyun?" Yonghwa mengambil beberapa langkah mendekat pada kelompok BAP. "Kurasa kau cukup tahu dengan baik aturan kaum kita, dan kau sudah melanggar cukup banyak aturan."

"Sebaiknya kau ikut kami selagi kami memintamu dengan baik-baik."

"Minhae tapi aku tidak tertarik untuk ikut ke Matto saat ini."

"Kalau begitu, kami terpaksa harus menggunakan cara ini."

Daehyun tidak menciptakan pertahanan yang cukup baik. Seohyun berdiri dibelakan mereka dan melayangkan pukulan cukup keras pada Daehyun tapi Jongup menghadangnya. Sementara itu Younghwa menyerangnya dari depan.

'Mereka cepat.' Batin Yongguk. Mereka terlalu cepat, tentu saja mereka saudara Daehyun. Gerakan mereka sulit dibaca. BAP terbagi menjadi dua kelompok untuk melawan Seohyun dan Younghwa. Himchan, Rin Na dan Jongup melawan Seohyun sementara Daehyun, Yongguk dan Youngjae melawan Younghwa. Hwayeon ada diantara mereka, kemampuan battle Hwayeon tidak sebaik Rin Na.

Younghwa cukup terdesak oleh perlawanan Daehyun dan Youngguk. Dia berhasil menghalau pukulan Youngjae tapi kedatangan Daehyun yang tiba-tiba mengejutkan dirinya. Tangan Daehyun berhasil menggores lengan atas Younghwa.

"You got me," Younghwa tersenyum misterius. "Tapi tidak akan lagi."

Hae Joo terus memandang jendela, dia mendapat perasaan yang tidak enak. Yoorin menepuk bahunya dan meminta Hae Joo untuk sedikit rileks. Zelo ada disekitar rumah melakukan patroli, dia tidak dapat hanya berdiam diri saja.

"Eonni sepertinya aku harus mencari Zelo, ada sesuatu yang tidak beres dengannya."

"Euhm." Hae Joo memberikan anggukan.

"Aku akan segera kembali, jangan beranjak kemanapun. Kau mengerti?"

Sekali lagi Hae Joo mengangguk, dalam sekejap Yoorin menghilang. Hae Joo berbalik saat merasakan kedatangan seseorang dibalik dirinya. Mata itu membuat Hae Joo pusing kemudian gelap menguasainya.

Yoorin mendapati Zelo bertarung dengan Jongin. Namja itu membuat Zelo terdesak, Yoorin dapat melihat itu. Zelo salah satu petarung terbaik BAP disamping Yongguk, karena itu Yoorin terkejut jika ada seseorang yang dapat membuatnya terdesak.

"Kau tidak dapat menghadapinya, Noona." Ujar Zelo. "Sebaiknya kau kembali."

"Aku dapat mengulur waktu sampai kau merasa lebih baik."

Mereka bertarung melawan Jongin. Bahkan tanpa Scythe nya Jongin masih dapat melawan mereka dengan mudah. Kecepatan Jongin seperti kecepatan Daehyun, Zelo mengakui kemampuan half blood nya.

"Sebaiknya aku akhiri disini." Jongin menarik Scythe nya dan menebas Zelo serta Yoorin.

Zelo dapat menghindari tebasan Scythe itu tapi Yoorin terluka karenanya. Zelo tidak dapat meninggalkan Yoorin yang terluka dan menyusul Jongin. Dia harus kembali pada Hae Joo. Zelo membawa Yoorin dengannya kembali ke rumah Hae Joo tapi kamar itu kosong.

[Book 1] EverlasthingTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang