Hari ini Ririn diajak liburan ke taman bermain, dan untung saja semua bisa ikut, kecuali Ayah Jun dan Mama Sanha tentunya.
"RIRIIIIIN CEPET TURUNNNNN." teriak Baekhyun dari bawah.
Semua sudah siap di bawah, tinggal menunggu Ririn yang dari tadi belum turun dari kamarnya
"IYA BENTARRR." Ririn bales teriak dari atas. Ririn segera mengambil tasnya dan turun ke bawah.
"Siap?" Tanya bang Umin.
"Udah bang."
"Gak ada yang ketinggalankan?" Tanya Chen, Ririn menggeleng.
"Yaudah, kita berangkat sekarang. Lets go," ucap Baekhyun merangkul Ririn dan menariknya keluar.
"Kebiasaan, si Baek main tarik orang aja," ucap Suho.
"Hooh, sampe Ririn hampir kepentok meja tadi," timpal Chanyeol.
"Udahlah, sekarang kita jalan aja, dari pada makin siang." Bang Umin jalan paling depan. Yang lain mengangguki ucapan Xiumin dan langsung mengekori Xiumin.
"Heh, lama banget kalian." Baekhyun nyerocos pas liat yang lain baru keluar
"Sabar Baek, orang sabar disayang mantan," ucap Dio yang biasa memulai ceramahnya. Ceramah macam apa ini?
"Hahaha, lo gimana sih, Yo. Si Baekhyun kan gak punya mantan." Ledek Kai.
"Oh iya, sorry Baek gue lupa," ucap Dio menepuk keningnya. Baekhyun mendengus kesal.
"Udah-udah, ini kapan kita mau berangkatnya," ucap Ririn manja sambil menghentakan - hentakan kakinya.
"Yuk, kamu sama Kakak," ucap Lay dan membawa Ririn ke mobilnya.
Mereka hanya membawa dua mobil. Mobil pertama diisi oleh Xiumin, Chen, Suho, Dio dan Sehun. Mobik kedua diisi oleh Lay, Chanyeol, Kai, Baekhyun dan Ririn.
Suasana di mobil pertama seperti biasa, tenang tanpa kerusuhan, Xiumin yang fokus membawa mobil, Chen yang mendengarkan musik lewat headphone, Suho yang lagi ngitung duitnya, walaupun masih kuliah Suho ini banyak duitnya, gak tau deh dapet dari mana, Dio yang lagi baca buku, dan Sehun yang lagi main game online di hpnya.
Kalau mobil satu tenang damai dan tentram, beda lagi sama mobil kedua.
Yang ini rusuh banget. Cuma Lay aja yang tenang karena lagi nyetir. Musik dangdut menggelegar, Baekhyun sama Ririn udah jadiin mobil ini tempat karaoke dadakan. Chanyeol yang lagi sibuk mau pindahin musik dangdut ke dj tapi dihalangin mulu sama Baekhyun. Kai yang biasanya tubir sama Baekhyun, sekarang lebih milih ikut karaokean.
"DI MANA DI MANA DI MANAAAAA." Suara Baekhyun menggelegar sampe kedengeran ke luar.
"KUHARUSSS MENCARI DI MANAAAA."
"KEKASIH TERCINTA TAK TAU DI MANA."
"LAMA TAK DATANG KE RUMAHHHH."
"TARIKKK MANGGG."
Baekhyun Ririn sama Kai nyanyi-nyayi tanpa tau bahwa suara mereka membuat pengendara di luar terganggu.
Tok tok tok
Kaca di sebelah Lay diketuk pengendara motor.
"Iya, Mas. Kenapa?" tanya Lay basa basi. Walaupun sebenarnya Lay udah tau kalau si mas-mas ini mau negor mereka.
"Itu mas, tolong kecilin dong, konsentrasi saya bisa pecah kalo denger suara mereka." Tunjuk si mas-masnya ini ke arah Baek, Kai sama Ririn.
"Oh iya, maaf ya mas." Si masnya cuma ngangguk dan langsung tancap gas.
Lay liat Baek, Ririn sama Kai masih asik nyanyi dangdut, sedangkan Chanyeol udah pasrah karna gak bisa ganti lagunya.
Tlek
Lay matiin musiknya, semua langsung liat kearah Lay.
"Ihhh, kak Lay kitakan lagi asik ngedangdut," kata Ririn sambil sambil menpoutkan bibir seksinya.
"Iya tuh, idupin lagi dong bang, gue kan lagi enak-enak nyanyi," kata Baekhyun dan pas mau nyetel musiknya lagi, Lay langsung nepak tangan Baekhyun.
"Adowww,,, kenapa ditepok bang? Sakit tau," ucapnya sambil mengusap-ngusap punggung tangannya.
"Udah diem, gue malu dari tadi ditegor mulu sama pengendara lain."
"Lah kenapa kita yang disalahin?" Tanya Kai yang diangguki Baek sama Ririn.
"Berisik, ganggu konsentrasi orang. Kalau ada yang kecelakaan gara-gara suara cempreng kalian gimana?"
Skakmat
Semua langsung diem. Perjalanan masih lumayan jauh. Chan, Baek, Rin dan Kai udah bosen duluan. Chan mutusin denger musik-musik lewat headphonenya, Kai main game, Baek Ririn asik ngegosip ria, yang akhirnya semua ngantuk dan tidur kecuali Kai yang asik main game dan Lay yang lagi nyetir tentunya. Posisinya itu Kai duduk di samping Lay. Di belakang ada Ririn di belakang Lay, Baek di tengah dan Chan di belakang Kai.
Ririn tidur nyender ke Baekhyun, begitupun Baekhyun, karna Chan juga ngantuk, akhirnya Chan juga tidur nyender ke Baekhyun yang ada di tengah.
Lima belas menit kemudian semua sampai dan turun, mobil pertama semuanya udah turun, kelimanya nyamperin mobil yang di bawa Lay dan mereka memandang aneh ke mobil Lay. Bukan karna mobil Lay yang penyok atau kotor, tapi karna yang keluar cuma Lay sama Kai. Kelimanya saling pandang, dan satu yang ada dipikiran kelimanya.
'Tumben gak rusuh?'
"Kok cuma kalian berdua yang turun?" tanya Xiumin.
"Hooh, yang lain mana?" Sehun ikut bertanya.
"Tidur mereka," jawab Lay to the poin
"Ohhh, pantesan aja senyap," ucap Dio.
"Bangunin gih, mereka susah banget dibangunin!" Kai mengangguki ucapan Lay.
"Kuy lah bangunin," ajak Suho.
Udah lima menit kelimanya bangunin ChanBaekRin, tapi gak ada perubahan, Ririn yang dikelitikin sama Sehun gak ngasih respon apa - apa, begitupun Chanyeol dan Baekhyun.
"Duhh pada kebo semua ini." Chen menggerutu.
"Ohhh iya." Pekik Suho yang buat semua noleh ke arah Suho.
"Kenapa, Ho? Ada yang ketinggalan di rumah?" Tanya Xiumin.
"Bukan itu, bentar-bentar." Suho ngambil uangnya di dompet dan langsung dikibas-kibasin ke ChanBaekRin dan ajaib, ketiganya langsung melek.
"Kenapa gak di keluarin dari tadi, Ho?" tanya Chen.
"Gue lupa Chen."
***
Makasih yang udah baca dan sempetin kasih Vote, vote dari kalian itu berarti banget buat gue, karna sebuah Vote itu bisa menumbuhkan rasa semangat buat gue nulis kelanjutan ini.
Sebenarnya ide sempet mentok buat lanjutin cerita ini.
Mampir juga ke work aku yang baru
"Suho SiPocong Alay"
Vote
Coment
And follow me
KAMU SEDANG MEMBACA
1#StepBrother⭐EXO ✔
FanfictionComplete (Private sebagian)✔ Apa kalian pernah membayangkan kalau kalian mempunyai ibu tiri dan saudara tiri? Pasti tak pernah. Itu juga yang ada di pikiran Ririn setelah ibunya meninggal 5 tahun lalu karena kecelakaan. *** Yuk cek! Happy reading g...
