Tadinya gue mau up semalem.
Tapi gara-gara hujan, sinyal gue jelek😭
Happy reading guys
***
Pagi ini suasana rumah bisa dibilang masih sepi. Bukan karena gak ada orang, tapi karena penghuninya masih tidur, tergeletak tak berdaya dengan pulau buatan yang selalu menemani.
Sekarang ruang keluarga penuh dengan orang-orang yang tertidur dengan berbagai posisi.
Baekhyun yang tertidur dengan posisi kepala sampe pinggang tertidur di lantai, sedangkan kakinya berada di sofa yang ditiduri oleh Dio.
Dio yang sifatnya kalem, dia tidur juga dengan keadaan kalem, walaupun sisi absurdnya masih terlihat. Dio tertidur di sofa dengan tangan dan kaki yang memeluk sebelah kaki Baekhyun.
Kai dan Chanyeol yang punya badan tinggi menjulang bak tiang bendera di tengah lapangan. Tertidur sambil berpelukan di karpet coklat yang bertekstur lembut.
Ririn sendiri tertidur dengan posisi miring menindih punggung seseorang.
Siapa? Dia adalah Taehyung yang semalam kepo dengan apa yang sedang dilakukan Sehun dan yang lainnya.
Mari berpindah tempat!
Di dalam kamar, Sehun tengah mematut dirinya di depan cermin. Terus membolak-balik tubuhnya, mencari apa ada yang masih kurang dari penampilannya?
Setelah dirasa sempurna, Sehun keluar dari kamarnya dan menemukan salah satu abangnya yang sedang berkacak pinggang sambil melihat ke lantai dasar.
Sehun mengikuti arah pandang abangnya dan menemukan manusia-manusia yan tergeletak dengan alam mimpi yang masih setia menemani ke enam manusia yang tertidur pulas.
"Kenapa liatin mereka, Bang?" tanya Sehun sambil menepuk bahu Lay.
"Coba lo liat, Hun!" Sehun kembali melihat ke bawah. Tapi, tidak ada yang salah dengan pemandangan yang ia lihat.
"Ada yang salah?" tanya Sehun lagi.
"Tuh, liat Ririn! Masa ia dia tidur dempetan sama Taehyung, mana Taehyung-nya tidur di paha Ririn lagi."
Sehun langsung memfokuskan matanya ke arah di mana Ririn tertidur. "Wah, si Tae menang banyak. Gue aja belom pernah duduk di pangkuan si Ririn."
Lay menengok. "Inget El, kalo lo tidur di pangkuan Ririn, siap-siap aja lo disamperin macan ngamuk."
"Astagfir, gue punya janji sama El, Bang," Sehun panik lalu menepuk bahu Lay, "gue duluan ya," ucap Sehun dan buru-buru menuruni anak tangga.
"Ok, gue harus bangunin mereka sendirian," ucap Lay bermonolog, melakukan gerakan melipat kemeja lengan panjang padahal dirinya sedang memakai kaos putih berlengan pendek.
Lay berjalan mendekati Kai dan Chanyeol, ternyata kedua manusia jangkung itu masih asik perpelukan.
"Hey, bangun! Udah siang, kalian mau tidur sampe kapan?" tanya Lay sambil memukul-mukul keduanya dengan bantal yang ditarik paksa dari Baekhyun. Karena bantalnya ditarik, kepala Baekhyun terbentur ke karpet, itu cukup mengagetkan dan membuat matanya yang sipit terbuka.
Dengan linglung, Baekhyun bertanya, "Ini ada apa sih? Berisik banget."
"Heh, lo udah bangun? Ayok bantuin gue buat bangunin yang lain!" titah Lay saat melihat Baekhyun yang sedang mengucek matanya dengan gaya imut.
Baekhyun hanya mengangguk dan mengguncang-guncang tubuh Dio.
"Yooo, bang... huahhhh... bangun! Udah siang woy," ucap Baekhyun sambil menguap lebar.
"Hmmm, jam berapa, Baek?"
Baekhyun melihat jam dinding. "Jam tujuh, Yo."
Seketika mata Dio yang bulat semakin membulat. "APAAAA? JAM TUJUH? HUAHHH GUE TELATTTT." Dio langsung berlari ke lantai atas. kamarnya.
Teriakan nyaring dari Dio membuat Ririn, Taehyung, Kai dan Chanyeol langsung terbangun.
Keempatnya menatap Baekhyun dan bertanya dengan kompak, "Ada apa?" Namun, Baekhyun hanya menggeleng sambil mengedikan bahunya.
"HEHHH!" Semuanya langsung menatap sumber suara. Di sana, di samping Kai, Lay sedang menatap mereka sambil berkacak pinggang.
"Kalian kenapa tidur di sini?" Semuanya saling pandang.
"Entah," jawab Ririn sambil menggaruk pipinya.
Lay menaikan sebelah alisnya dan mengalihkan pandangannya pada Taehyung. "Tae, lo ngapain tidur di sini?"
"Eh, itu... emmm... ketiduran, Bang. Hehe."
"Kalian abis ngapain?"
"Kita abis bantuin Sehun buat bikin surprais buat El, Bang," ucap Baekhyun.
"Surprise?"
"Iya, Bang. Si El ulang tahun hari ini." Semua mengangguki ucapan Chanyeol.
"Tapi, kenapa kalian sampe ketiduran di sini? Sehun aja tidur di kamarnya."
"Mungkin karena kita kecapean." Lay menghela napas.
"Yaudah, sekarang kalian masuk kamar, bersihin diri kalian!" Semua mengangguk dan beranjak ke kamar masing-masing.
Tapi, sebelum semua menghilang. Lay menarik kerah baju Taehyung. "Lo mau kemana, hah?"
"Ke kamar, Bang," ujar Taehyung dengan muka polosnya.
"Kamar lo di rumah seberang, bukan di sini Tae!"
Taehyung melebarkan matanya, menelisik setiap sudut dari bangunan yang sedang ia pijak lalu memberikan cegiran konyolnya pada Lay. "Hehe, maaf, Bang. Gue kalo ngantuk suka gini, gak inget tempat. Hehe."
"Hhh, udah! Sana pulang!"
"Woke, Bang. Taehyung yang hensem ini pamit dulu. Bhayyy," ujar Taehyung dengan kealayannya yang tiba-tiba muncul.
"Itu si Taehyung kepentok di mana coba?" tanya Lay pada dirinya sendiri. Mungkin.
***
Cieee, Tae tidur di pangkuan Ririn😂😂😂
BANG ICINGGGG MINTA ANGPAO! MASA ULTAH GAK NGASIH GUE ANGPAO BANG😒
Vomentnya ditunggu say😘
8 Okt 2017
Rinmy98
KAMU SEDANG MEMBACA
1#StepBrother⭐EXO ✔
FanfictionComplete (Private sebagian)✔ Apa kalian pernah membayangkan kalau kalian mempunyai ibu tiri dan saudara tiri? Pasti tak pernah. Itu juga yang ada di pikiran Ririn setelah ibunya meninggal 5 tahun lalu karena kecelakaan. *** Yuk cek! Happy reading g...
