Welcome Jomblo

95 8 0
                                        

Sesampainya di kelas,aku langsung ditarik oleh Titan.

"Anterin gue ke kantin." Dia langsung menarikku tanpa memperdulikan diriku yang baru saja datang.

"Eeee,sabar neng naroh tas dulu." Aku melempar tas ke atas bangku.

"Cepetan Ta." Titan tidak sabaran.

"Kenapa sih?" Aku penasaran.

"Ihh,tadik ada cogan lewat." Titan menarikku setengah berlari.

"Astaga Titan,otak lo cogan aja isinya deh." Aku protes.

"Tunggu disini kalau lo gak mau jajan." Aku menunggu Titan di depan kantin,sementara dia melenggang ke dalam sembari mencari-cari kesempatan untuk nempel-nempel sama cogannya,ewh.

"Hai,anak bahasa ya?" Tanya seseorang,suaranya terdengar berat,seksi banget.

"Ah?eh i-iya." Aku terkejut melihat yang empunya suara.Astaga,itu cowok yang dibilang cogan sama Bella tadi!

"Kenalin,gue David." Dia mengulurkan tangannya.

"Tata." Sahutku cuek merasa sedikit tidak nyaman.

Tiba-tiba,datanglah teman-teman sekelasku sewaktu masih kelas X.Mereka adalah Delis,Intan,Sarah,dan Raya.

"Tata!" Mereka berteriak dari kejauhan.

"Kenapa guys?" Aku mengumbar senyum kepada mereka,kangen juga sama empat serangkai cempreng ini.

"Kok lo putus sama Fajar?!" Tanya Delis.

"Kenapa lo bisa putus sama Fajar?!" Tanya Raya.

"Siapa yang mutusin?!" Tanya Intan.

"Kapan lo putus?kok kita baru tahu?!" Tanya Sarah.

"Wess,satu-satu guys." Aku membatasi rasa ingin tahu mereka.

"Cerita!!" Kompak teriak mereka ber empat.

"Tanyain Fajar deh,gue males sumpah bahas ini." Aku menunduk lesu.

"Yahhhhhh php lo gamau cerita ih!" Sekali lagi mereka kompak.

"Kapan-kapan gue cerita ya mwahh." Aku meninggalkan mereka ber empat yang masih diliputi tanda tanya.

"Yok ke kelas,gue udah puas." Ucap Titan sembari membawa sekresek gorengan.

"Buset dah,gak takut gemuk lo makan gorengan segitu Tan?" Aku heran.

"Hidup cuma sekali neng,bodo amat sama berat badan."Ucapnya sembari mengunyah bakwan.

"Anjir dah." Aku memperhatikannya dengan heran.

"Sumpah,Rio itu ganteng banget.Masak ya tadik tangan gue nyenggol tangannya Rio,surga duniaaaa." Titan mulai alay.

Yah,dia memang suka sama Rio semenjak kelas X.Setiap hari,ketika Rio lewat ke kelas ku untuk menuju kantin,Titan pasti mematung takjub seperti melihat oppa oppa korea.

"Yayaya,lo udah sering bilang gitu.Btw Tan,ini masih pagi dan lo udah makan sebanyak ini?" Aku melirik jam tanganku.

"Aduh sayangku Tata,kan gue udah bilang tadi.Hidup cuma sekali,nikmatilah." Kini dia melahap tahu isinya.

"Perut karung." Ledekku.

Sesampainya di kelas,aku melihat kehebohan di bangku Malina-Malini (btw mereka kembar) diikuti Bella yang juga ikut heboh.

"Woi pada ngapain?" Aku penasaran sehingga ikut nimbrug.

"Ngestalk cogan." Ucap Malina dengan tatapan masih melekat di gadget.

"Ohh." Aku tak tertarik lagi.

"Ih sini lo,daripada lo terus-terusan ngegalauin si Fajar." Bella malah menarik rambutku dari belakang.

"Yaya." Aku melihat akun instagram yang mereka maksud.

"Gimana Ta?ganteng kan?" Tanya Malini.

"B aja.Baru tadi gue ngobrol sama tuh cowok di kantin." Ucapku dengan ekspresi datar.

"WHATTT??!!!!!" mereka bertiga kompak bergaya mulut dumang.Mantav.

"Lebayy lo semua!!" Ucap Wahyu dari meja seberang yang merasa terganggu.

"DIEM!!!" tiga alayers ini menatap Wahyu tajam.

"Eh buset,santai ndoro." Wahyu langsung menjauh ngeri.

"Ngomong apa lo tadik?Ganteng kan si David?Astaga Tata beruntungnya dirimu nak!!!!" Mereka masih heboh.

"Ganteng apanya,girly banget kayak cewek ewh." Aku bergidik jijik.

"TATA!!" Mereka malah melotot ke arahku.

"Gantengan Fajar." Aku langsung senyum-senyum sendiri.

"Huuu nyebelin lo!begok lo! Dasar mantan yang gagal move on!" Mereka memukuli ku dengan sebal.

"Hahahahahaha,Daripada kalian jomblo ngenes kagak pernah ngerasain cinta." Aku meledek mereka dan sukses membuat mereka semakin sebal.

"Sialan lo kutu kuda!" Mereka kembali memukulku sebal.

"Eh udah-udah hahahaha,btw jadi jomblo gak seburuk yang gue bayangin ya." Aku mulai tersenyum dan kembali tertawa bersama para jomblo-jomblo yang kurang belaian ini.

Matahari Belum MenyerahCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang