Keesokan harinya
"Kak,gue berangkat dulu aja ya!" Kata tzuyu
"Knapa gak bareng kakak aja? Bentar lagi juga udah selesai." Kata kak suho
"Aku pengen berangkat sendiri aja." Gue tetep ngotot untuk berangkat sendiri
"Tapi nanti kalo ada apa' gimana? Keadaan lo juga gak lagi baik sekarang." Kak suho kelihatan khawatir ke gue
"Gpp. I'm okay. Bye kak." Gue langsung pergi aja,kalo kelamaan pasti kak suho tetep ngotot buat gue bareng sama dia.
Tak butuh waktu lama,gue udah sampai di sekolah. Saat gue jalan ke kelas,langkah gue terhenti. Gue liat sosok orang yang buat gue kecawa sekarang ini. Iya, orang itu Kak sehun. Gue berusaha untuk tidak lihat dia yang sekarang lagi berdiri di depan kelas gue.
"Yang." Panggil dia
Gue gak peduli panggilannya. Gue tetep aja jalan menuju ke kelas. Tapi,sebuah tangan menghalang jalan gue. Tangan kak sehun menggenggam tangan gue.
"Please,dengerin dulu." Kata kak sehun melas
"Gak ada yang perlu di jelasin." Akhirnya gue buka mulut juga
"Tapi aku gak mau kamu menghindar terus dari aku. Kamu harus tau kejelasannya. Jangan marah dulu sama aku." Wajah kak sehun mulai murung
"Udahlah,aku cuma pengen sendiri aja. Jangan ganggu aku dulu,aku cuma butuh waktu untuk merenungi ini. Atau..."
"Atau apa? Jangan pernah kamu sebut kata itu kalo kamu sedang marah." Kak sehun mulai tegas
Gue cuma diem aja. Gue tau kak sehun mengerti apa yang akan gue bilang.
"Ok,aku kasih kamu waktu. Tapi jangan buat aku nunggu lama."kata kak sehun
"Gue pergi dulu. Jaga diri kamu baik'." Kak sehun mengacak' rambut gue
Sebenarnya gue bingung mau gimana? Gue sayang banget sama kamu,tapi kenapa kamu sering buat aku kecewa-tzuyu
Hari ini tidak ada jam kosong. Pelajaran seperti biasanya. Untuk hari ini,gue sangat males banget buat mengikuti pelajaran. Percuma juga gue ikut,gue gak bisa fokus. Raga gue disini,tapi pikiran gue udah melayang kemana-mana.
Akhirnya setelah beberapa jam pelajaran,bel istirahat pun berbunyi. Semua murid berhamburan pergi ke kantin,kecuali gue. Gue lagi males.
"Tzu." Panggil momo
"Hm.." jawab gue singkat
"Lo gak ke kantin? Lo gak laper." Tanya momo yang begitu bertubi tubi
"Enggk." Tetep aja gue jawab singkat
"Gue tau lo lagi banyak masalah. Tapi gak harus nyiksa tubuh lo kan?" Momo khawatir dg gue
"Iya. Nanti gue beli makan sendiri. Mending lo ke kantin sekarang. Nanti gak kebagian jatah." Suruh gue,biar momo gak kasih nasehat' yang banyak ke gue
"Yaudah deh. Lo mau tititp apa? Gue beliin deh."
"Air mineral aja."
"Ok. Gue cepet kembali kok."
Momo pergi ke kantin,tinggal gue yang ada di dalam kelas. Gue coba menaruh kepala gue ke meja,rasanya ngatuk banget. Gue jadi jarang tidur karena mikir masalah gue sama kak sehun.
Dan 5 menit kemudian momo udah ada di samping gue
"Cepet amat lo." Gue yang kaget dengan kehadiran momo. Pasalnya baru 5 menit dia ke kantin. Dan sekarang udah balik ke kelas dengan membawa makanan dan minuman.
"Lo pasti nerobos antrian ya?" Tuduh gue
"Enak aja. Bukan tipe gue kaya gitu. Nih." Momo menyodorkan sekotak makanan dan minuman
KAMU SEDANG MEMBACA
Perjuangan Cinta Oh Sehun
FanfictionCinta itu memang tak mudah di dapat. Meskipun kita cantik,ganteng,populer,pinter, pokok segalanya baik belum tentu kita mudah untuk mendapatkan cinta. Inilah kisah perjuangan cinta oh sehun kepada cewek cantik bernama tzuyu
