25

1.3K 98 5
                                    

Kak sehun sudah berdiri di hadapan gue sekarang ini. Dan dia berlutut

"Tzuyu,emang gak mudah buat lo bisa percaya lagi dengan gue seperti dulu,setelah kejadian itu. Tapi gue yakinin ke lo kalau gue beneran sayang sama lo,gue cinta sama lo. Gue akan lakuin apapun demi lo,kecuali satu. Jangan pernah lo minta gue jauh dari lo." Kata kak sehun dengan penuh kesungguhan. Dia menghentikan ucapannya sebentar. Lalu...

"Untuk kesekian kalinya,gue mau tanya lagi ke lo. Maukah lo jadi pacar gue?" Kak sehun nembak gue untuk kedua kalinya.

Gue diam sejenak untuk membalas pertanyaan kak sehun yang mematikan. Sebenarnya gue juga cinta sama dia,tapi gue masih takut dengan kejadian dulu.

"Kak sehun,gue bingung mau bilang apa. Jujur gue juga cinta sama lo,tapi gue belum siap untuk terima lo. Gue masih takut. Gue masih belum bisa untuk memulainya. Gue masih butuh waktu untuk itu semua." Gue bicara sambil menitikkan air mata.

"Hei..jangan nangis. Gue masih kuat kok untuk nunggu lo terima cinta gue. Gue tau ngerti perasaan lo. Gue gak akan nyerah cuma gara' hal ini. Udah,jangan nangis lagi. Gue gk bisa lihat lo nangis." Kata kak sehun sambil mengusap air mata yang jatuh d pipi gue

"Tapi kak....."

"Udah,gue masih bisa kok."

"Makasih kak udah ngertiin gue." 
 
Disitu kak sehun peluk gue. Rasanya nyaman banget dalam pelukan kak sehun. Gue merasa aman dan semua beban dalam hidup gue seperti hilang saat kak sehun peluk gue.

Pengunjung cafe yang ngeliatin gue sama kak sehun. ada juga yang menangis,karena ngeliat perjuangan cinta kak sehun ke gue. Susana jadi haru...

"Permisi mas,makanannya sudah siap." Kata pelayan cafe yang mengantar makanan gue dan kak sehun

Karena pelayan itu,gue dan kak sehun lepasin pelukan kita berdua.

"Lo makan aja. Jangan dipikirin kejadian tadi." Kata kak sehun

"Iya kak."

Kita berdua makan. Gak seperti biasanya,gue selalu lahap kalo makan. Tapi ini aneh. Rasanya nafsu makan gue jadi hilang.

Setelah beberapa jam kita disitu,akhirnya kita pulang. Kak sehun anterin gue pulang ke rumah.

Sesampainya di rumah

"Kak."

"Iya. Ada apa?"

"Maafin gue ya,gue belum bisa menuhin keinginan kakak. Tapi asal kakak tau,gue juga cinta sama kakak. Jadi jangan pernah kakak tinggalin gue."

"Iya. Gue janji akan ada buat lo kok."

"Syukur deh. Gue bisa tenang sekarang. Yaudah,gue turun dulu kak. Hati' d jalan."

Gue turun dari mobil kak sehun. Gue lambaikan tangan ke kak sehun yang menjauh pergi dengan mobilnya.

Gue masuk ke rumah,disitu ada kak suho dan kak jenny yg sedang nonton tv bareng.

"Assalamualaikum kak."

"Waalaikumsalam."

"Kak boleh pinjam kak jenny sebentar gak?" Gue coba meminta sama kak suho

"Ok,jangan lama'." Persetujuan kak suho

"Sip."

Gue ajak kak jenny ke kamar gue. Gue mau curhat sama dia soal kejadian tadi.

"Kak,aku mau curhat."

"Curhat apa?"

"Tadi kak sehun nembak aku lagi."

Perjuangan Cinta Oh SehunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang