"Besok pagi, kita akan kebagian Utara LoD. Kita sudah membagi beberapa tim, tadi kan? Jadi, siapkanlah diri kalian besok" ucap Layla penuh semangat.
"Dari gayamu berbicara, seolah-olah kita akan bertarung dengan musuh yang sangat kuat saja. Bukannya tadi kau bilang, yang mau kita hadapi cuma 2 penyihir saja?" ucap Iritel.
"Hei, sudah aku bilang berapa kali. Jangan pernah meremehkan musuhmu walau hanya 2 orang! Mereka itu penyihir, Irithel! Berbeda kalau kita bertarung dengan seorang Tank, Support, Finger, dan yang lainnya. Mereka menggunakan kekuatan sihir, bukan dengan fisik mereka. Sedangkan ketua kita saja dapat ia taklukkan, apa lagi Hero seperti kita? Makanya, kita bergabung untuk bisa mengalahkan mereka dengan mudah. Apalagi.., yang akan kita lawan adalah.." terhenti sejenak dan menarik napas pendek.
"Alice, Ratu para Vampire" sedikit dikuatkan suaranya.
"Apa!?" Kaget semua orang.
"Kamu yakin Layla, kalau itu dia!?" tanya Hilda tidak percaya.
"Tentu saja, karena aku sudah bertemu dengannya kemarin saat aku hendak memeriksa kembali tempat itu(tempat hilangnya Lancelot beserta teman-temannya)..."
...
Bagian Utara Land of Dawn
"Benarkah ini tempatnya? Tapi, kok bisa mereka.." memerhatikan sekeliling.
"Hei nona pembawa meriam, apa yang kau lakukan disini? Apa kau hendak mengunjungiku?" tanya seseorang dibelakang Layla.
"Kau!" syok. "Ba-bagaimana bisa kau.."tercengang.
"Hahaha.. Kenapa ekspresimu begitu? Biasa aja dong.." kata Alice sambil melihat kuku tangan kanannya yang tajam itu.
"Bukankah kau sudah mati!? Tapi kok bisa kau bangkit kembali!?" keheranan.
"Hahaha.. Aku ini vampir bodoh" ucap Alice sambil tersenyum angkuh.
"Tunggu dulu, apa yang kau lakukan disini!? Bukankah wilayahmu berada di Barat!?"
" Ya.. kau memang benar. Tapi sekarang aku kesini karena aku mau memusnahkan Vexana" membelai daun semak yang sedikit tajam.
"Sampai kapan perang ini akan terus berlangsung! Kau tau yang kau lakukan, kau sudah merusak wilayah ini dengan sihir jahatmu itu!" marah Layla.
"Aku tidak perduli! Yang penting, aku harus membunuh dia, baru aku tidak akan menghancurkan apa-apa lagi. Tapi, kalau aku belum bisa membunuhnya, maka aku, akan melakukan sesukaku disini! Karena sekarang, ini wilayahku!! Hahaha.." sambil mengepakkan sayapnya keatas.
"Tidak semudah itu, Alice.. Terima ini!!!" menembakkan pistol besarnya itu(skill 2).
"Tenanglah nona" mengilak serangan tadi. "Tapi sekarang aku sedang tidak mau bertarung. Ada seseorang yang aku harus aku urus" pergi.
"Siapa dia!? Jack?" tebak Layla.
"Tidak. Tapi dia lebih kuat dari Jack. Sudahlah. Baiklah aku pergi dulu. Sampai jumpa. Oh iya aku lupa, besok pagi laginya, aku akan menunggumu disini. Kita akan bertarung. Jangan lupa untuk membawa semua teman-temanmu itu. Karena aku mau sedikit bersenang-senang dengan teman baruku. Kalau begitu, bersiaplah!" berjalan menuju portalnya.
"Hei tunggu dulu! Kita belum selesai..."
*Pergi(Alice)
'Siapa teman barunya itu? Tapi, bukannya dia tidak suka memiliki hubungan dengan manusia? Tapi... Lupakan. Lebih baik aku susun strategi untuk berperang besok!' pikir Layla~
...
"Apa yang kita tunggu lagi! Kalian sudah tau'kan lawan kita? Mari kita mempersiapkan diri untuk peperangan besok!" ucap Eudora.
"Baik!!!" ucap semua orang yang ada diruangan tersebut, lalu pergi.
