"Hanabi, Valir, Chang'e, Selena, dan Kaja." kata Lance sambil menyeduh teh hangatnya. "Kenapa kalian datang kemari tidak sesuai tanggal rilis kalian? Bukannya Moonton sudah memberikan kalian waktu untuk diresmikan?" meletakkan cangkir tehnya. "Kenapa kalian malah datang kemari sesuka kalian, ha? Kalian malah menambah bebanku!" bentak Lancelot.
Chang'e yang ketakutan mendengar bentakan dari Lancelot akhirnya menunduk kepalanya sebagai tanda penyesalan. Tapi hero lain hanya diam saja menanggapinya.
"Kenapa jaman sekarang hero baru kebiasaan aja datang ke Lod sembarangan. Jamanku dulu, harus sesuai tanggal rilis baru bisa kemari. Tapi kalian malah menganggapnya sepele. Datang sesuka kalian, membuat masalah, merepotkan orang lain, dan lain-lain masalahnya. Minimal kalian datang dengan sikap yang baik saja, sudah cukup bagiku." jelas Lancelot.
"Maaf, tapi aku datang dengan baik-baik." kata Kaja sok polos.
"Tapi kau datang sebelum tanggal rilismu!" bantah Lance langsung.
"Kalau aku? Apa bedanya?" sindir Valir.
"Kau hilang seminggu sesudah tanggal lirismu!" bentak Lance lagi.
"Ayolah Lance! Apa kau cuma mengundang kami hanya untuk ocehan membosankan ini!" kesal Selena.
"Bukan itu saja. Ada juga yang mau aku katakan kepada kalian semua." kata Lance.
"Apa?" tanya Hanabi.
"Buat Valir, kita berbicara secara pribadi saja." ucap Lancelot.
"Baiklah." jawab
"Oke, darimana kita mulai dulu?" tanya Lancelot sambil menyeduh teh hangatnya lagi.
"Dari aku." kata Selena langsung.
"Kapan kau akan pergi dari sini?" tanya Lance.
"Ayolah. Kau pikir aku akan tinggal disana sendirian! Aku juga butuh hero untuk membangun itu semua." ucap Selena kesal.
"Siapa yang kau pinta?" tanya Lance lagi.
"Kau." ucap Selena langsung. Dan itu membuat Lance tambah kesal.
"Aku sudah memberi sebagian wilayah kekuasaanku, dan itu masih kurang buatmu! Jika kau bersikeras untuk meminta itu, aku akan membatalkan semuanya!" bentak Lance.
"Oke, aku minta maaf. Aku akan membawa Irithel, Natalia, Akai, Alpha dan Sun bersamaku." kata Selena sambil melipat kedua tangannya dibawah dadanya.
"Apa kau sudah menanyakan hal itu pada mereka?" tanya Lance lagi.
"Sudah. Bahkan mereka mau segera pergi dari sini." ujar Selena membuat Lance khawatir.
"Baiklah. Nanti kau bawakan mereka padaku. Biar aku urus istanamu disana." ucap Lance kesal.
"Oke, terima kasih. Kau harus pastikan, wilayahku ada dipeta. Dan pastikan juga.., berita ini sampai ditelinga-nya (Karina)."kata Selena dengan nada seramnya.
"Tenang saja, sebentar lagi Alice akan tau tentang itu. Baiklah sekarang untuk Chang'e." seketika Chang'e langsung tersentak mendengar namanya disebut. "Kenapa kau mengganggu binatang-binatang yang ada dihutan?" tanya Lance seram.
"A-aku.. cuma mengajak mereka bermain saja..." gemetar. "Ta-tapi mereka malah lari dariku, jadi aku marah pada mereka..." jelas Chang'e sambil mengayun-ayunkan kakinya.
"Lain kali jangan seperti itu lagi. Sekarang kau sudah bertemu dengan kakakmu, jadi jagalah sikapmu disini. Aku akan memperkenalkanmu kepada hero-hero seusiamu. Jadi kau bisa bermain dengan mereka, tanpa harus membuat masalah. Aku harap kau tidak berjumpa dengan Roger, karena semua binatang sudah melapor padanya. Terutama sekali.., Roger suka sekali dengan anak kecil..." jelas Lancelot untuk menakut-nakuti Chang'e supaya ia berhenti membuat masalah lagi.
