Chapter 9: Kelicikan Alice yang Tidak Bisa Tertandingi

1.9K 79 10
                                        

"Eudora, hati-hati! Zhask bisa saja muncul secara tiba-tiba dari belakang! Kau harus waspada!" kata Miya memperingati.

"Tenang saja, kau pikir aku bodoh, ya? Dia(Zhask), dengan boneka lasernya itu tidak bisa melukaiku sedikit pun" tidak peduli.

"Dasar... Kalau kena baru tau rasa" kesal.

"Bodo.." cuek.

"Hey kalian bertiga minggir! Musuh mengepung kalian dari segala arah!" teriak Gatot lalu ia melompat kearah mereka.

"Woi Eudora, awas! Sigatot mau ngekill tuh!" menjauh.

"Ha? Mau apa!?" tidak dengar.

"Awas!!!" teriak Gatot dari atas. Hingga mengenai Eudora.

"Aaa!!!" teriak Eudora yang terpental karena Gatot hingga mengenai salah satu Hero musuh.

Bruggg!!

"Ahh.. Kepalaku pusing..." kata Eudora yang sedang berpelukan dengan Gord.

"Maafkan aku.." memegang kepalanya yang sakit itu. "Tadi itu.. Gatot mau.." terhenti.

"Apa kau tidak apa-apa?" tanya Gord.

"Woi janda! Kita lagi perang nih! Lo jangan pacaran dulu! Itu musuh mu!!" teriakan Miya dicuekin.

"Gord...?" termenung. "Eh, aku ti-tidak apa-apa kok.." lupa dengan keadaan.

"Begitu ya.. Syukurlah..." masih dalam posisi tadi. "Kalau gitu.."

Belum siap Gord selesai ngomong, tiba-tiba datang datang serangan dari Helcurt.

"Aaa..!" terpental lagi.

"Hei! Ingat dengan posisimu, Gord!" bentak Helcurt marah.

"Apa yang kau lakukan! Kau hampir melukai wanita itu!" balas Gord berdiri.

"Woi! Ngapain kau sok baik pada musuhmu! Kau gila ya!?" marah Karina.

"Eudora kau tidak apa-apa!? Dasar *sensor! Beraninya kau melukai temanku! Makan ini!" siap menembak.

*Furry active
*Skill 1 ready

"Mati kalian semua!" kata Miya geram.

"Lari! Dia sangat berbahaya!" kata Helcurt lari dari serangan Miya bersama Moskov dan Karina. Sedangkan Gord masih disitu.

"Dasar lemah! Baiklah.. Sepertinya.. hanya tinggal dirimu yang ada disini, Gord.." kata Miya dengan nada seram.

"Miya jangan bunuh dia!" teriak Eudora.

"Kenapa!? Dia adalah musuh kita, jadi harus dilenyapkan" jawab Miya geram.

"Ta-tapi, kau tidak boleh melakukan itu! To-tolong.., ampuni dia Miya.. Biarkan dia pergi.." memohon.

"Ada apa denganmu, Eudora!? Kenapa kau tiba-tiba aneh begitu? Apa jangan-jangan.. kau bersekongkol dengan Alice" curiga.

"Tidak! A-aku hanya.."

"Ah..! Bikin lama aja! Gord, terima ini!" kata Miya sambil membidik anak panahnya kearah jantung Gord.

"Miya jangan!!!"

"Bletar!!!!" suara kilat dari Eudora.

"Ahk!!!" teriak Miya karena kena sambaran listrik dari Eudora.

"Lari Gord..." kata Eudora dengan suara kecil dan halus.

"Eudora! Apa yang kau lakukan! Dimana akal sehatmu!" marah Gatot, dan membawa Miya pergi ke Rafaela.

MLBB StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang