Chapter 2: Lancelot dan Odette (part 2)

3.9K 128 27
                                        

"Tuan putri, kita sudah sampai" kata supir pribadi Odette.

"Wah ramainya. Baiklah aku pergi dulu" balas Odette.

"Apa anda perlu dikawal?" tanya bibi Amine

"Makasih bi, tapi itu tidak perlu. Kalian tunggulah disini"

"Baiklah. Hati-hati tuan putri"

"Oke bi!" pergi. "Baiklah.. Ha..." menghembuskan napas pelan.

'Aku harus jaga sikap disini. Aku harus tetap anggun seperti layaknya putri. Tetap anggun... Anggun...' ucap Odette didalam hati sambil berjalan kedepan(menutup matanya).

"Hei..."
'Suara siapa itu? Lembut sekali...' masih terus berjalan dengan mata tertutup.

"Hei! Permisi... Nona! Halo..." kata seseorang dari depan Odette.

'Kenapa suaranya berubah menjadi sedikit kuat?' membuka mata.

"Apa anda baik-baik saja? Hmmm, maaf, tapi ini terlalu dekat sekali..." kata Lancelot berusaha jaga jarak dari Odette.

"Hah! Maaf kan aku" mundur. "Tadi aku tidak sengaja! Maaf-maaf..." pergi menahan malu terhadap Lancelot.

"Hei tunggu dulu!" teriak Lancelot.

"Oh, sekarang Lancelot udah pandai ya?" kata Layla tiba-tiba dari samping.

"Layla? Kenapa kau disini? Mereka pasti mencarimu" kaget.

"Lupakanlah. Apa kau bawa kado untukku?" mengganti topik.

"Tentu saja. Ini aku bawa 2"

"Wah baguslah! Sekarang pergilah kedalam, aku mau ketempat temanku sebentar. Kalau ada yang mencariku, bilang aja aku pergi sama temannya sebentar, oke! Bye!" langsung pergi.

"Bye...".

'Siapa wanita tadi? Kayaknya pernah lihat, tapi dimana ya? Sudahlah, mending aku letak dulu kado ini dulu, baru urus yang lain'~

'Apa yang sudah kulakukan... Tadi itu sangat dekat sekali... Sangat!!! Dia menatapku begitu dekat... Sampai wangi parfumnya saja terasa di hidungku. Aduh malunya...' sembunyi karena malu.

"Odette! Kenapa kau larinya jauh sekali sih? Capek tau!" keluh Layla.

"Maafkan aku Layla... Tadi itu sangat memalukan... Aku dan dia..., sangat dekat sekali... Aku tidak sanggup bertemu dengannya lagi..." putus asa.

"Hei, ayolah! Kau tidak perlu seperti itu, Lancelot tidak akan marah kepadamu. Itu kan cuma ketidak sengajaan. Lagian, kalau nanti dia ajak kau berdansa gimana? Apa kau akan kabur kayak gini lagi? Kalau gitu terus, kapan majunya hubungan kalian ini!" ucap Layla kesal.

"Maafkan aku Layla, lain kali aku tidak akan kabur lagi. Tapi tadi itu sangat memalukan. Aku tidak sengaja telah begitu padanya... Bahkan saat dia bernapas, napasnya berhembus dikeningku begitu hangat..."

"Hmmm..." tersenyum. "Sudahlah.. Ayo kita kedalam. Nanti orang-orang mencariku. Ayo!" menarik tangan Odette.

"Baiklah.."

Rumah Layla

"Selamat ya Layla. Makasih.Hbd Layla! Thanks. Wah udah 21 tahun ya? Hahaha iya" kata semua orang kepada Layla.

"Ramai banget ya? Kalah pula waktu pesta nikahnya si Batman(Hero AOV) kan?" kata Zilong.

"Wajarlah, dia nikah waktu orang lagi War. Diwilayah AOV cuma sedikit yang datang. Itu pun cuma Hero yang ndak ikut war. Terus, perwakilan dari ML cuma aku, kau, Lancelot, Layla, Estes, Alucard, Eudora, dan Rafaela aja yang pergi. Selebihnya ikut turnamen" balas Hayabusa.

MLBB StoryTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang