Tok-tok-tok!!!
Terdengar suara ketukan pintu yang amat keras. Sepertinya orang itu lagi ngamuk saja...
"Tunggu bentar!!!" jawab Zilong yang baru saja mau memulai memakan indo mienya, namun dihambat oleh orang yang mengetuk tadi. 'Rasanya sehari ini udah berkali-kali orang yang mengetuk pintu. Ngak bosan apa, mampir kemari mulu. Aku aja bosan buka pintu terus. Si Roger malah main sama bocah-bocah dibelakang. Aku terus yang disuruh jaga. Apa kayak gini yang dirasakan Lance setiap hari? Apa dia ngak stres? Aku aja udah mulai gila, padahal cuma 3 hari.' keluh Zilong dalam hati sambil berjalan kepintu yang dari tadi diketuk sangat kuat dari luar. "Ya, ada apa?" membuka pintu.
"Mana Roger?" tanya orang itu dengan nada seramnya. Muka lusut dan rambut bagaikan gelandang itu membuat Zilong syok setengah mati. Dan ia juga membawa teman-temannya dibelakang, banyak sekali (pada belum mandi semuanya, makanya wajahnya kayak hantu semua).
"Eh, setan!? Dini hari udah nongol! Mana gue baru masak mie lagi!?" syok Zilong.
"Woi kok sepi disini!?" tanya Layla dari belakang orang yang disangka setan oleh Zilong.
"Siapa yang setan?" tanya orang itu dengan tampang pengen ditendang saja.
"Layla?" kaget. "Aku ngak mimpi kan? Perasaan tadi masih masak ya, belum tidur." hayal Zilong yang mengacuhkan pertanyaan orang itu, sakin merindingnya.
"Apaan sih, gaje." kata Eudora yang menerobos masuk kedalam Base Camp.
"Hei!" sindir Zilong kepada Eudora, karena ia main masuk aja kedalam base camp.
"Mana Roger?" tanya orang itu lagi dengan tatapan yang tajam.
'Oh ya Tuhan... Semoga aja ini mereka... Jangan sampai ini adalah anak buahnya Alice yang disihir oleh Vexana... Mana mie ku baru masak lagi... Ntar dicolong lagi...' derita Zilong.
'Oh iya, mereka kan musuhan!' baru sadar. "Lance!? Ini kau kan!?" tanya Zilong kepada orang yang disangka-sangka setan olehnya.
"Bodoh! Kau pikir aku dari tadi apaan, hah!?" geram Lance sambil menampar Zilong. 'Baru pulang cari emosi, mau mati ya?' kesal Lance. 'Sabar... Sekarang puasa...' ingatnya dalam hati. "Kalian boleh pulang kerumah masing-masing. Hari ini, hingga tiga hari kedepan, kalian bebas giliran jaga." ucap Lancelot kepada teman-temannya yang ada dibelakangnya dari tadi.
"Akhirnya... Ayok pulang semuanya... Saatnya hibernasi bagi kita semua..." kata salah satu hero yang ada di kerumunan itu.
"Apa!? Jadi yg jaga perbatasan, wilayah, base camp, sama yang berpatroli harian siapa, hah!?" bantah Zilong.
"Tentu saja kalian." jawab Lancelot langsung masuk kedalam base camp.
"Enak aja! Padahal kami udah capek-capek jaga tempat ini, malah disuruh ganti jabwal jaga segala! Ngak adil!" protes Zilong tak terima.
"Ngak ada tapi-tapian! Kalian aja ngak ada jaga diperbatasan! Apa lagi patroli harian! Jadi itu adalah hukuman untuk kalian! Ok, ngak ada komentar!" perintah Lancelot sambil masuk kedalam kamarnya yang ada dibase camp.
"Hahaha... Rasain tuh!" ejek Haya, lalu berjalan kearah pintu masuk base camp. "Kagura! Aku di base camp dulu!" kata Hayabusa sambil masuk kedalam base camp.
"Baiklah. Nanti jangan pulang larut." kata Kagura kesal.
"Iya-iya..." jawab Hayabusa yang tak nampak lagi orangnya, karena dia udah masuk duluan kedalam base camp.
"Akhirnya istirahat juga..." meregangkan tangannya keatas. "Miya! Aku juga dibase camp dulu ya! Kalau kau mau pulang, duluan aja. Aku pulang nanti malam, soalnya ada urusan yang mau aku urus." kata Alucard.
