Chapter 17
Sonya berkutat dengan bolpoint dan laptopnya. Tidak biasa sonya sangat fokus seperti ini. sonya sampai lupa belum memasak dan membersihkan rumah.adit pulang ke apartemen dengan buku-buku yang tengah berserakan dan juga piring yang belum dicuci.
“son... lo apain apartemen gue.. kenapa jadi kandang ayam gini berantakan”kata adit
“gue lagi sibuk dit.. lihat ada tugas sekolah dan juga ada kerjaan”jwab sonya
“gue enggak mau tau.. loe harus bersihin semuanya sekarang... loe baca kan perjanjian kita”perintah adit
“ya udah nantia aja sih.. lagi sibuk.. kalau enggak suka berantakan mending loe bersihin sendiri”jawab sonya dnegan senyuman
Adit mendengus kesal dan langsung ke lantai dua dan berganti pakaian.
“dasar wanita aneh..”dengus adit
Di runag tengah sonya masih berkutat pada laptop nya. Adit tampak tak senang dan terus menganggu sonya. Mulai dari mendekat pada sonya, mengetuk-ngetuk meja, sampai menutup laptop sonya namun tetap tak ada respon akhirnya adit mengeluarkan jurusnya yakni dia mengendong sonya.
“apaan sih loe dit... turunin gak?”perintah sonya
“loe enggak gubris gue dari tadi... gue mau loe bersihin rumah dan masak sekarang”perintah adit lagi
“gue enggak mau... gue lagi sibuk.. cepet turunin gue”rengek sonya
“oke... kalau loe tetep enggak mau”jawab adit dengan tatapan evil nya dan membawa sonya ke sofa kembali
“gitu dong”sonya menjawab singkat
Tak berapa lama adit malah mendekatkn diri ke sonya. Semakin dekat dan sekarang adit tengah dia atas sonya. Sonya pun memegang baju adit karena takut akan terjatuh.
“loe mau ngapain dit.. jangan sentuh gue”kata sonya
“setelah gue lihat-lihat ternyata loe cantik juga ya”goda adit
“maksud loe?”
Adit membelai rambut sonya dan memegang tengkuk sonya
“bibirmu juga tipis dan sexy... “
“apa? Kau mau apa”
Seakan tubuh sonya langsung membeku ditempat dan tak bisa bergerak. Tangan adit memegang pinggang sonya dengan erat. Sonya hanya bisa pasrah dengan yang dilakukan adit.
Pertahanan diriku kenapa melemah begini... ini enggak bisa dibiarin
Sonya akan terbuai dengan sentuhan lembut adit bibirnya. Dan hendak mendekatkan bibirnya pada sonya. Walau ini bukan pertama kalinya mereka berciuman namun sensasi gemuruh detakan jantung tetap ada.
“loe beneran mau gue cium”kata adit dengan candaaan nya
“apa?kau bercanda ya”sonya pun memukul dada bidang adit
Sonya mendorong tubuh adit menjauh. Namun tetap tidak bisa dan adit masih berada di atasnya.
“aku akan lepasin kamu.... aku akan melakukan nya di hari tepat dan di rumah yang seberantakan ini.. ngerti”perintah adit
“jadi loe cuman nakut-nakutin gue agar gue mau bersihin rumah gitu... “tanya sonya
“bener sekali... dan hati-hati aja gue bakalan lakuin ini lagi disaat yang tepat, dan saat loe dandan yang agak mendingan enggak kayak gini acak-acak an”perintah adit
“jangan mimpi”jawab sonya ketus
Sonya mendorong tubuh adit dengan sekuat tenaga dan akhirnya adit dapat berganti posisi. Sonya pun langsung menuju dapur dan mencuci piring.
KAMU SEDANG MEMBACA
Blind Marriage (END)
ChickLitKomedi, Romantis Dont copy this story✊✊✊ Hargai ide orang lain👍💓💓💓 warning 21+ #09012020 rank 2 (in funny) #11052020 rank 97 (in adult) #25092018 rank 95 (in chicklit) #18102018 rank 145 (in chickkit) #11092018 rank 179 (in chicklit) #13092018...
