Setiap pertemuan memang sebuah kebetulan, namun jika ini terus menerus, apa masih bisa dibilang kebetulan?
~~~~
"gila gila gila. Sejak kapan sih jurusan model ada tes agama. Bacaan sholat lagi" gerutu Prilly yang sedang membaca jadwal ujian
"ya ampun Pril itukan mudah banget. Tes bacaan sholat itu wajib gua udah minggu kemarin" ucap Kania
"lo tau kan gua gak pernah sholat, Kania" geram Prilly
"iya sih"
Kania lupa, bahwa Prilly tak pernah menjalankan perintah Allah
"bantuin ya. Buat hafalin semuanya" Prilly memohon kepada Kania
"bukannya gua gak mau tapikan gua ada PKL ke Surabaya, nanti sore berangkat" sesal Kania
"Aish lo gak asik banget sih"
"ya sorry pril. Gua gak bisa"
Akhirnya dengan berat hati Kania mengatakan itu.
"ya udah deh gua minta bantuan Fani aja kalau gitu" ucap Prilly dengan sumringah
"Fani? Yakin lo? Fani kan Kristen pril. Lo gimana sih" ucap Kania
"oh iya bodo banget gua. Terus gua minta bantuan siapa donk"
Prilly kembali panik, pasalnya dia tak menemukan jalan keluarnya.
Kania dan prilly memikirkan siapa orang yang tepat, namun tak menemukan jalan keluar.
"Ah bodo malas gua mikirin ini. Mending makan"
Akhirnya prilly menyerah dan memilih mengisi perutnya yang sudah berbunyi. Prilly melambaikan tangannya kepada penjual kantin dan langsung di hampiri oleh empok lely
"mpok bakso 2 dan fanta 2" pesan prilly
"siap neng prilly" jawab empok lely semangat 45
Sambil menunggu pesanan prilly menyalakan rokoknya dan menghisapnya.
"pril gua ke toilet dulu ya" pamit kania
"iya buruan balik entar jatah lo gua makan. Baru tau rasa lo" ancam prilly
"iye iye"
Karna sudah tak tahan, kania langsung berlari menuju ke toilet
"dasar ya tu anak" cibir prilly pelan.
Prilly kembali menghisap putung rokok yang berada ditangannya.
Baginya rokok adalah pelarian terbaik disaat fikirannya lagi kacau.
"buk aquanya satu ya"
"eh pak dosen. Iya pak" sapa empok lely
"berapa buk?"
"5000"
"ini buk. Kembaliannya buat ibuk aja"
"wah makasih ya pak dosen. Udah ganteng baik lagi" puji empok lely
Dosen itu hanya menanggapinya dengan tersenyum. Dan duduk di meja yang kosong dikampus itu.
Matanya tanpa sengaja menangkap mahasiswi yang merokok. Dia menghampirinya.
"ini kawasan kampus. Mahasiswa tidak diperkenankan merokok. Apalagi kamu cewek, merokok tidak baik" tegur ali halus
"lo ngomong sama gua? lo siapa sih. Ada hak apa lo nglarang gua?" sinis prilly
"saya dosen agama disini. Dan kampus ini milik saya" tegas ali
Prilly membelalakkan matanya sempurna. Dia sedang berbicara dengan pemilik Kampus ini?? Dia ngigo kali. Tampang kaya gini pemilik kampus... Pengen ketawa, gak dosa kan??
KAMU SEDANG MEMBACA
PANGERAN SURGA [COMPLETED]
TeenfikceSeseorang yang hadir tanpa ku duga, dia merubah segala jalan cerita hidupku, kita dekat dan bahkan kita akan dipersatukan oleh janji suci pernikahan. Namun, banyak kendala untuk mencapainya Prilly Aurora Gassya ~~~~~~~~~~~~~~ Hidup yang selalu ku su...
![PANGERAN SURGA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/145130009-64-k595735.jpg)