51. Sedikit Salah Faham

3.2K 241 9
                                        

Tugasku bukan saja menjagamu, tetapi juga menjaga malaikat kecil yang ada di perutmu.

••••••••••••••

Prilly menggeliat, badannya terasa segar, entah berapa lama ia sudah tidur hingga ia berpindah ruangan saja tak menyadarinya. Ya Prilly sudah berada dirumah tepatnya dikamar miliknya

"Mass" teriak Prilly karena tak menemukan suaminya

Prilly melihat ke arah pintu, tak kunjung ada yang masuk ke kamarnya. Ia benar-benar malas untuk turun dari ranjang. Ia memutuskan untuk menelfon suaminya

Drrtt...drrttt...

Pandangan Prilly tertuju pada nakas, benar saja hp Ali tertinggal disitu.

"Ihh maaasss" teriak Prilly

Tetap tak ada sautan. Ia melihat jam menunjukkan pukul 7 malam, sudah sangat lama ia tertidur dari tadi siang.

"Masa iya dek kita keluar buat cari daddy kamu? Mommy males buat jalan, soalnya kamu udah makin berat. Tapi bunda bahagia bawa kamu kemana mana" Prilly mencoba berkomunikasi dengan bayinya, dan tak lama kemudian tendanganpun dirasakan oleh Prilly

"Ihh kamu nendang-nendang. Iya iya mommy turun, cari daddymu. Kamu lapar kan mau sesuatu kan? Nanti mommy bilang ke daddymu" putus Prilly akhirnya.

Ia perlahan turun dari ranjangnya, pelan-pelan ia menuju pintu

"Mass" teriak Prilly

Tak ada sahutan, suasana benar-benar sunyi

"Masss" teriak Prilly lebih kencang

"Daddymu gak ada dek" ucap Prilly sambil mengelus perut buncitnya

"

Sekali lagi gak ada sautan, aku gak akan pernah mau bicara sama kamu mas" batin Prilly

"Mass Aliii" teriak Prilly nyaring, ia sudah benar-benar kesal dengan suaminya itu

"Eh nyonya, ada yang bisa bibi bantu?"

"Aku cari mas Ali bi, bukan bibi" ketus Prilly

"Itu, tuan Alinya masih dikantor"

"Apa?" Kejut Prilly

"Iya nya, tadi sore tuan pulang sambil gendong nyonya yang ketiduran, terus tuan hanya bilang untuk pastikan nyonya makan-makanan sehat, setelah itu tuan kembali ke kantor"

"Oke bi terimakasih" Prilly kembali ke kamarnya, ia berniat akan menyusul suaminya dikantor.

"Oke sayang, kita akan susul daddy kamu" ucap Prilly sambil mengelus perutnya

Setelah siap dengan pakaian yang begitu tebal, karena Prilly tak mau egois. Jika dia berpakaian sederhana tanpa sweater, pasti anaknya akan kedinginan. Jadi prilly memakai sweater tebal miliknya yang sudah Ali berikan

"Nyonya mau kemana?" Tanya bibi ketika Prilly melewati dapur

"Susul Ali bi"

"Tapi nya"

"Udah bi tenang aja. Aku diantar sama supir kok" ucap Prilly meyakinkan bibi

"Hati hati nyonya"

PANGERAN SURGA [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang