37 Terbongkarnya Rahasia Besar

3.6K 343 18
                                        

Sejauh apapun kakimu membawamu lari, jalan yang kau tempuh pasti akan menuju kepadaku.


•••••••

Prilly sudah mulai berkemas untuk kembali ke Indonesia sore nanti

Drrttt drrtt drrtt

"tha ponselmu bunyi"

"angkat aja"

Teriak athala yang masih ada didalam kamar mandi

Prilly meraih ponsel athala, belum sempat prilly mengangkatnya deringan telfon itu sudah berhenti. Sehingga menampilkan layar yang terkunci

Prilly memutuskan untuk meletaklan kembi diatas nakas. Dan dia melanjutkan aktivitasnya untuk packing

"siapa?" tanya athala sambil mengeringkan rambutnya

"keburu mati, dan udah ke kekunci"

"prilly cantik" ucap athala santai sambil berjalan ke lemari pakaiannya

"maksudnya?" prilly menatap athala heran

"sandinya prilly cantik" ulangnya

Prilly dibuat cengo

"udah kamu buka aja sendiri. Aku masih sibuk" ucap prilly berusaha menutupi rona dipipinya

"gak usah malu gitu. Aku hanya membuat password yang mudah diingat"

Prilly semakin malu atas ucapan athala barusan

"udah ah, kamu buruan packing. Jangan bercanda mulu. Kita bisa tertinggal pesawat"

"ya ya ya"

Athala meraih kopernya dan mulai memasukkan baju bajunya kedalam koper. Pasalnya 3 jam lagi mereka akan kembali ke Indonesia

••••••

Dua orang ini sedang menyeret masing masing kopernya. Mereka telah menginjakkan kakinya di bandara London. Mereka melakukan check in

Athala mengangkat koper mereka agar diletakkan di bagasi pesawat. Setelah itu mereka duduk dikursi tunggu. Menunggu jam keberangkatan yang hanya tertinggal beberapa menit saja

"ayo" athala mengulurkan tangannya, dan disambut ragu oleh prilly

Setelah itu athala menggenggam tangan prilly erat, tanpa menyakiti gadis itu

"tangan kamu sangat pas dalam genggamanku. Aku tak akan melepaskannya" bisik athala ditelinga prilly, membuat si gadis kambali bersemu merah

"udah ah ayo"

Athala membenarkan sedikit topinya dan kemudian mengangguk pasti.

Mereka mulai memasuki pesawat yang disambut ramah oleg para pramugari.

"aku deket jendela" ucap prilly ketika sudah sampai di kursi nomornya

"iya, aku tahu kamu pasti minta yang dideket jendela"

Mereka duduk dan pesawat akan mulai lepas landas.

"aku ke toilet dulu ya" ucap athala

Prilly mengangguk, melihat kepergian athala, ia memainkan ponselnya

Beberapa menit kemudian, athala kembali. Prilly tetap fokus keponselnya

Hingga suara yang memberitahukan bahwa pesawat akan mulai take off. Mendengar itu Prilly langsung mengenakan safety belt dengan benar.

Pesawatpun mulai meninggalkan
Apronnya.

Prilly menatap keluar jendela, entah mengapa hatinya tak rela, meninggalkan negara ini, bertemu dengan cinta lama yang sampai kini masih sama besarnya. Apakah nanti di negaranya, ditempat kelahirannya Indonesia dia akan kembali bertemu pangerannya?
Jujur. Prilly merasa beruntung pernah memiliki ali, ali adalah sosok penyabar dengan beribu kebaikan dan ketulusan. Alilah yang mampu merubah segala jalan hidup prilly. Jika tak bertemu ali. Mungkin masa depan Prilly benar benar suram, dia tak akan mungkin memiliki P'Flowers yang sangat sukses kini.

PANGERAN SURGA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang