28. P'Flower

3.3K 330 10
                                        

Jangan jauh jauh, nanti aku bisa terbunuh rindu. Kamu mau? Gak kasian sama aku?

Prilly

•••••••

Pagi dari Inggris

Setelah beristirahat di negara yang asing ini, hari ini ali mulai menjadi dosen di salah satu kampus ternama di Australia. Ali memang awalnya sebagai dosen agama di kampus miliknya yang ada dijakarta, namun di australia kini, ali mengubah penampilannya, dia menjadi dosen Sastra asing, ya selain pandai tentang agama, ali juga pandai berbahasa asing. Itulah mengapa dia memutuskan untuk menerima panggilan menjadi dosen sastra asing dinegara ini.

Hari hari terus berjalan, semua mampu ali atasi dengan baik. Tak ada kendala selama ini, dan selama ini pula ia belum pernah menghubungi prilly. Biarlah dia menghilang, jika kehadirannya akan terus melukai gadis yang hampir menjadi istrinya.

Ali memang sempat menghubungi keluarganya beberapa hari yang lalu, ia berpesan bahwa jangan sampai prilly tahu dimana keberadaannya saat ini. Entah mengapa ali ingin menghindar dari prilly, biar jika dirinya disebut sebagai pengecut.

Keadaan memang jauh berbeda, ali harus beradaptasi, perbedaan budaya membuatnya terkadang merasa risih, bagaimana tidak, di negara ini, banyak yang melakukan hal hal negatif ditempat umum, adegan dewasa seperti menjadi makanan pokok disini.

Ali memang selalu berusaha menjaga dirinya dari hal hal nengatif namun karena kebiasaan disini terkadang ali kelepasan.

Waktu terus berjalan, hingga membuat ali mengenal banyak orang disini, karena parasnya yang memukau banyak pula wanita yang terang terangan menyukainya.

Dia memiliki sahabat laki laki, asal dari negara ini, dia yang membantu ali saat ali kesusahan mencari tempat tinggal, akhirnya kini ali tinggal di apartement milik Aland Barnett Charlos. Dia juga dosen di University of Cambridge mengambil jurusan hukum. Selain pandai berbahasa negaranya dia juga bisa bahasa indonesia, karna dulu Aland sempat tinggal di Indonesia selama 10 tahun, waktu masa kecilnya.

Waktu penunjukkan 17.00 di Inggris ali ingin menghubungi keluarganya namun ia urungkan karena pasti di Indonesia sudah pukul 23.00, perbedaan waktu membuat ali harus benar2 memikirkan kapan waktu yang tepat untuk menghubungi mamanya.

Selang beberapa menit Aland pulang

"I bought this food for you" ucap Aland sambil meletakkan tasnya

"oh okke thanks broo" ucap ali sambil menerima paper bag dari aland

"nanti aku mau keluar sama Cherin, kamu dirumah?" ucap aland sambil melepas sepatunya

"iya, lagi banyak kerjaan"

Aland hanya ber oh ria saja

Mereka menikmati makanan yang di bawa aland.

"sampai kapan li? Kamu akan menghindar dari dia?"

"dia siapa?" tanya ali

"kekasihmu di Indonesia"

"aku tidak menghindarinya, aku dan dia sudah tidak ada hubungan, jadi aku tak perlu memberi tahunya dimana aku sekarang"

"apa kamu sudah yakin? Kehilangan dia?"

Ali hanya menaikkan bahunya acuh, dia sudah selesai makan dan menyalakan laptopnya, mengerjakan beberapa tugas yang belum selesai.

Waktu semakin menunjukkan petang, dan waktu magrib pun tiba

"aland, mau mandi?" tanya ali

"iya asem banget badan"

"saya wudhu dulu ya"

PANGERAN SURGA [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang