Berhentilah membunuh dirimu sendiri.
~~~~~
Ya untuk apa ke club kalau bukan untuk mabuk mabuk an? Meski bukanlah kebiasaan prilly, dia selalu tenang jika ke club malam begini, Bukan untuk minum. Hanya saja dia bisa melupakan bebannya dengan datang ketempat terlaknat itu.
Kali ini beda dari malam malam biasanya. Prilly meneguk wine terlalu banyak hingga membuat kesadarannya mulai terganggu.
Fani yang melihat itu berteriak histeris.
"prilly, lo gila. Kenapa lo mabuk"
Fani berusaha membopong tubuh prilly masuk ke dalam mobilnya untuk segera membawa prilly pulang.
Meski fani sedikit kesusahan membopong tubuh prilly. Karena prilly yang terus meracau tak jelas.
Meski bersusah payah, akhirnya fani berhasil. Dia segera menyalakan mesin mobilnya melaju cepat memecah kesunyian malam, membawa prilly kembali ke rumahnya dengan bantuan Aka.
•••••
Hari semakin larut malam. Jalanan kompleks disekitar rumah prilly sudah sepi bahkan seperti tak ada kehidupan.
Ya selalu bigini. Jika prilly mabuk Fani atau Kania yang membawanya pulang kerumah. Dia gak akan berani mengetuk pintu dan memberitahukan kedua orang tua prilly. Karna yang akan mereka dapat adalah amarah yang memuncak. Untuk itu, setiap kali prilly mabuk, Fani ataupun Kania hanya membantunya berbaring di kursi taman. Hingga pagi butalah prilly yang menjelaskan segalanya kepada orang tuanya tanpa fani atau kania kena imbasnya. Bukan karna tak setia kawan, namun justru prilly lah yang meminta fani atau kania agar melakukan semua yang dititahkan oleh prilly.
Fani membantu prilly hingga benar benar terbaring ditaman dengan bantal yang ada dimobil fani
"sorry pril. Gua adanya cuma bantal. Dan gua gak bawa selimut" ucap fani merasa menyesal.
Sebenarnya fani tak tega meninggalkan prilly, di kursi taman, dengan udara malam yang begitu menusuk kulit. Namun apa daya dia. Jika fani membawa prilly masuk, dan fani kena omel kedua orang tua prilly yang ada prilly justru akan memarahi fani habis habisan.
Akhirnya dengan sangat terpaksa. Fani meninggalkan prilly.
Fani buru buru pergi dari halaman rumah prilly sebelum ada yang menyadari kehadirannya. Bisa digebukin satu kompleks,dikira Maling.
••••••••
Setelah fani pergi tak disangka ada banyak orang yang keluar dari musholla. Dan fani mengelus dadanya
"selamat. Hampir aja"
Fani tersenyum puas ketika dia telah berhasil masuk kedalam mobil Aka yang ternyata dari tadi mengikutinya dari belakang. Aka tak berani keluar takut jika kepergok warga dan difikir yang aneh aneh. Akhirnya Aka hanya menunggu fani di dalam mobil.
Ali pov
Berusahalah bangun di sepertiga malam,lakukanlah tahajud. Karna disaat waktu itu pula. Semua malaikat turun melihat siapa saja yang bangun disepertiga malam.
Ya seperti yang Ali lakukan kali ini. Dia habis keluar dari musholla untuk melaksanakan sholat tahajud dengan beberapa warga yang ada di kompleks itu. Namun ketika menuju pulang dia berjalan sendiri sambil menyanyikan lagu sholawat. Walaupun jarak antara musholla dan rumahnya jauh. Namun jalan kaki adalah menjadi pilihan Ali kali ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
PANGERAN SURGA [COMPLETED]
Teen FictionSeseorang yang hadir tanpa ku duga, dia merubah segala jalan cerita hidupku, kita dekat dan bahkan kita akan dipersatukan oleh janji suci pernikahan. Namun, banyak kendala untuk mencapainya Prilly Aurora Gassya ~~~~~~~~~~~~~~ Hidup yang selalu ku su...
![PANGERAN SURGA [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/145130009-64-k595735.jpg)