PROSPECT- part 9

75 14 0
                                        

Jangan lupa vomment, suara kalian semangat ku😂
Happy reading ❤

***

"Temen Ney, udahlah gue pulang ,lo mau ikut? " jawab Rehan pergi.

Dari kejadian tadi Neysha ingat bahwa Sindy masih ada didepan kelasnya, dengan menengok kebelakang, sudah pasti Neysha tau perasaan Sindy.

Ia perlangkah mendekati Sindy yang terlihat sangat kecewa.

"Sin Sin ... sabar ya haha." ucap Neysha mencoba meredakan hati yang terbakar api cemburu Sindy.

"Apaan sih Sha , nggak lucu! "

"Lo marah?" tanya Neysha
"Sin ... tunggu ..."

Sindy pergi begitu saja meninggalkan Neysha.
Emang gitu ya kalo lagi jeoleus.

"Cepet Sha." ucap Rehan diparkiran.

"Iya."

"Kenapa lo?"

"Ini semua gara-gara lo Han." jawab Neysha yang mulai bonceng dimotor Rehan.

"Kenapa gue?" tanya Rehan mengegas motornya.

"Ah ... udah lupain." jawab Neysha.

"Aneh."

***
"Neysha ..." Panggil Prash.

"Iya pah, kenapa? " tanya Neysha

"Ke mall ikut ?" ajak Prash

"Jam 08.00 pm ?"

"Iya cepet Ney." jawab Prash.

Tumben ajak gue, andai aja mamah pulang kita bisa barengan kan. Batin Neysha.

"Ney ikut?" tanyanya membangun Neysha yang sempat terdiam.

"Iya pah, ayo langsung berangkat."

Diperjalanan dalam mobil mereka berdua asik mengobrol seperti tidak pernah ada masalah sama sekali.
Hati Neysha pasti sangat senang.

"Gimana sekolah kamu?" tanya Prash.

"Oh iya pah, nanti kurang lebih dua mingguan lagi Neysha ikut olimpiade fisika, doain ya pah." jawab Neysha bahagia

"Oh ya ... bagus sayang ... Semoga kamu menang ya nak" ucap Prash mengacak puncak rambut Neysha

"Seneng deh liat papah kaya gini, pokoknya gue harus memenangkan olimpiade itu" ucap Neysha dalam hati

"Turun Ney, kita cari bahan dapur dulu ya." ajak Tn prash

"Siap pah."

Setelah mereka membeli semua bahan-bahan yang diperlukan didapur , mereka berniat untuk mengisi perut yang sudah melambai lambai.
Ketika Neysha datang (dari kamar kecil), wajah Neysha berubah, kedua tangan Neysha mengepal kuat, menatap tajam perempuan yang bersama papahnya.

"Papah?"

"Ney , sini makan. Katanya laper tadi ?" tanya Prash bersikap biasa.

"Udah ilang nafsu makan Neysha pah." jawab Neysha acuh dan meninggalkan tempat tersebut.

Ya tentunya mereka berdua adalah Risni dan papahnya yang entah sejak kapan mereka bertemu.
Apa mereka janjian atau tidak sengaja bertemu?
Beberapa jam berlalu Neysha duduk didepan mall menunggu prash, mau tidak mau malam semakin larut tidak mungkin anak perempuan pulang sendiri.

"Neysha, kamu disini ? Sejak kapan ?" tanya Prash tidak merasa berdosa.

"Papah ngapain sih? Lagi apa pah?" tanya balik Neysha berbobot.

Prospect [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang