PROSPECT- part 5

103 14 0
                                        

"Lama banget sih lo, gue jamuran tau!"

"Sorry." jawab lirih.

"Kenapa lo, lesu banget tuh muka?" tanya Sindy.

"Gue jelasin di mobil."

"Kenapa, Sha?" tanya Sindy di dalam mobil.

Gue kasih tau gak ya? Gak usah deh ini hal kecil juga kan? Batin Neysha.

"Sha, kenapa lo diem sih?"

"Ng-gak, Sin."

"Galau ya? Cieee." goda Sindy.

******

Pukul 08.00 pm.

Neysha terbaring di atas kasurnya yang lembut itu sambil menonton tv , Neysha teringat akan kejadian tadi yang belum bisa ia lupakan .

Dengan menghela nafas berat Neysha mulai bicara sendiri. "Kenapa hari ini mereka membuat gue shock sih? Gue gak mau pacaran! Gue gak mau pacaran sebelum gue dapet peringkat pertama gue titik!" ucap Neysha sebal.

"Kak Andra juga gue kira dia gak pernah ada rasa apa-apa ke gue, iya sih Kevin ganteng kak Andra juga, mereka berdua sama sama pinter lagi. "

"Lahh guee ... ya Allah kenapa aku gak bisa ngerti sih sama pelajaran padahal makanan aku sama, sama dia. Apa aku gak belajar? Aku belajar tapi ketika aku ngerti, terus soal ulangan itu diluar dugaan aku." curhat Neysha dengan mendongakkan kepalanya keatas.

"Neysha nak? Papah pulang sayang." ucap Tn.prash yang memanggil Neysha.

Tentu Neysha sangat terkejut bukan main hari ini papahnya pertama kali terdengar begitu lembut mengucapkan kalimat itu lagi setelah sekian lama.

"Iya pah ... Neysha turun."

"Neysha sayang, ulangan kamu kapan?" tanya Tn.prash.

Deg ...
Kenapa papah nanya soal itu, batin Neysha.

"Mm ... Senin depan ko pah." jawab Neysha cemas.

"Sebentar lagi ya nak, sekarang aja hari Sabtu, ya udah kamu kembali gih sana istirahat jangan sampai kelelahan jangan lupa belajar ya nak." ucap Tn.prash bijak.

"I-iya pah ..."

*****
Neysha kembali ke kamar menuruti papahnya.

"Tumben papah baik, pokoknya gue harus semangat gue gak boleh ngecewain papah, syukur deh kalo papah tobat jadi baik ke gue." ucap Neysha bersyukur, berdoa campur aduk dan tentunya sangat bahagia.

Drtt ... Drtt ...

"Hah ... Kevin ?" tanya Neysha sendiri

Dari : Kevin
Neysha ??

To : Kevin
Ada apa Vin?

Dari : Kevin
Udah makan belum? Jawaban lo apa Sha?

"Apaan sih Kevin ih lebay deh, gak gue bales Vin sorry." omel Neysha.
"Lebih baik gue tidur "
"Gue gak mau main hp selama ulangan." prinsip Neysha.

*****

Minggu berlalu, senin pun tiba semua siswa mengikuti ulangan dengan tertib. Berharap nilai yang didapat memuaskan.

Satu Minggu selesai. Pembagian nilai pun dimulai. Saat pembagian nilai dibagikan semua siswa memberikan senyum. Senyumnya, kecuali Neysha dia kecewa ternyata usahanya sia sia saj. ya ... Neysha mendapat nilai yang tidak memuaskan.

"Berapa nilai lo, Vin?" tanya Freedy.

"Hahaha yang jelas angka gue diatas 8, " jawab Kevin tentunya bangga.

"Ohh,"

Dengan mendekati Neysha Kevin membisikkan sesuatu ke telinga Neysha.

"Sha, gimana lo mau kan jadi pacar gue? " bisik Kevin.

"Maaf Vin, gue gak bisa, " jawab Neysha dengan nada rendah.

Tiba-tiba semua kertas ulangan Neysha jatuh dan tepat dibawah kaki Kevin, otomatis Kevin langsung mengambil dan melihat isi kertas itu.

"Ja-jangan V--" ucap Neysha terhenti.

"Ooh, jadi ini alesan lo nolak gue? Huff ... untung gue gak sampe jadi pacar lo," ucap Kevin sinis.

"Dan sekarang gue sadar, kenapa coba gue suka sama cewek yang nilainya aja, haha jijik!"

"Percuma lo anak orang kaya tapi otak lo miskin!" tegas Kevin dengan nada tinggi.

Neysha masih sabar dan berupaya untuk memberikan senyuman.

"Ya, itu mungkin sebab sebagian alesan gue gak pernah nerima lo" ucap Neysha lemah.

"Haha cewe cantik sayang goblok! Anak orang kaya tapi otaknya miskin . Gue heran kenapa lo bisa masuk sekolah ini dan masuk IPA fisika 1 lagi apa jangan jangan lo nyuap guru disini, iya gue tau lo cantik fashionable tapi kalo otak Lo NOL percuma, ngerti!" balas Kevin dengan meninggikan suara tinggi sambil menunjuk jarinya ke arah Neysha.

"Gue tau gue gak pinter kaya lo dan kaya mereka, gue juga gak tau kenapa gue bisa masuk sekolah ini apalagi kelas ini." jawab Neysha dengan mata berkaca-kaca dan juga merasa malu.

"Terus, kenapa lo masuk kelas ini?" tanya Kevin dengan tatapan benci.

"Gue juga gak mau di kelas ini, emang lo punya jabatan apa disini sampai lo ngomong seenaknya gitu ke gue jawab!!" tanya Neysha mulai mengisakan hidungnya yang memerah.

"Gue siswa disini dan gue tanya ke lo kapan lo pindah?" tanya balik Kevin.

"Hah gue gak nyangka ternyata yang katanya suka sama gue gak sebaik yang gue kira karena hanya hal ini cinta menghilang begitu saja, untung gue gak nerima dia sejak awal," ucap Neysha dalam hati dengan pandangan menunduk.

"Heh jawab!" tanya Kevin yang mengagetkan Neysha.

"Entah, gue gak bisa jawab pertanyaan lo." jawab Neysha yang meneteskan air matanya yang berharga itu.

"Sha rapot lo, Sha kenapa lo Sha kenapa lo nangis Sha, Neysha kenapa?" tanya gelisah Sindy yang baru datang karena ada urusan
Sindy langsung menatap Kevin.

"Sha udah kita pulang jangan dengerin dia Sha." ucap sindy menyemangati Neysha sambil memeluk bahu nya.

Diperjalanan Neysha berjalan lemas dengan bersandar dipundak sindy tanpa berkata sepatah pun.

"Sha jelasin ke gue kenapa sih lo? Apa yang Kevin perbuat sama lo?" tanya Sindy cemas.

"Sha Sha liat tuh kak Handra ... "

"Gue gak mau ketemu siapapun Sin." ucap Neysha.

"Sha kamu kenapa?" tanya Handra yang menghampiri Neysha.

"Enggak ko kak ngga papa , kita duluan ya kak. " jawab Sindy.

"Iya ... " balas Handra heran.

***

Gimana gays part kali ini ...
Sorry ya ... Update aku lama sorry juga masih banyak typo jangan lupa kasih vomment ya gays 😉

See u next part

Prospect [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang