PROSPECT- part 40

39 6 0
                                        

Zidni

Aku melihat Neysha tapi apakah itu benar dia, malam ini dia terlihat sangat berbeda dia begitu elegan dan tampak sangat dewasa, baiklah apa aku harus mengatakannya.

"Lupakan semuanya Ney atau Sha atau apalah itu ... Maaf," aku mencoba untuk mengatakan tapi aku tidak bisa lidahku kelu.

Pasti bisa, aku akan menghampiri Neysha yang saat ini sedang duduk dengan temannya.

"Permisi, Neysha sini ikut gue sebentar ..." ujarku menarik lengan Neysha, aku tau sepasang mata menatapku tapi aku mencoba untuk tidak peduli.

Aku mengajaknya ke lantai dua agar suasananya tenang,

"Ada apa kak?" tanya Neysha menatap sekeliling ruangan.

"..."

"Kak? Boleh tanya nggak?"

"Iya, silahkan ..." jawabku, sial disini disaat kita hanya berdua aku tidak bisa berkata apa-apa.

"Kakak sama kak Gita, ..."

"Enggak, kita gak ada apa-apa cuma teman biasa gak lebih," sambung ku, sudah pasti Neysha akan menanyakan hubungan aku dengan Gita.

"Yang katanya kakak nembak kak Gita?"

"Itu udah lama banget, nggak mungkin juga kan dia nerima kakak," jawabku ringan.

"Yakin kah?, Kalau kak Gita nerima kakak, kakak pasti senang kan??"

"Enggaklah," jawabku pasti.

"Maaf ya, mungkin kakak sering nyakitin lo kakak janji gak akan ngilangin lagi," akhirnya aku mengatakannya juga.

"Udah biasa kok," ujar Neysha tersenyum kecil.

"Udah maafin?"

"Pasti."

Tiba-tiba ponsel ku bergetar, kemudian aku menjawab panggilan ini dari Gita, agak sedikit menjauh dari Neysha.

Namun saat Gita mengatakan, "Ada hal penting, kakak cepat kesini!" Otomatis aku langsung turun dan menemui Gita.

Author

Neysha yang tadinya melihat pemandangan lewat kaca jendela, lalu berbalik melihat Zidni ternyata tidak ada.

Mengenaskan!

Neysha ditinggal? Baru saja tadi dia minta maaf,

Baiklah, Neysha mengalah ia pun turun sendiri.

"Wait ... Disini gue akan memberitahu kepada kalian semua. Sebelumnya gue sangat sangat minta maaf sama kak Zidni karena sudah menggantung terlalu lama dan sekarang saatnya gue menjawab pertanyaan dari kak Zidni ..." ujar Gita yang berada di panggung bersama Zidni.

Zidni meninggalkan Neysha dan ternyata ...

Neysha yang  sedang menuruni anak tangga, memandangi mereka berdua apa yang akan dikatakan lagi oleh Gita.

Perlahan Neysha turun dan berhenti disebelah kanan panggung, begitu jelas wajah Zidni terlihat.

"Cepet Gita jawab !!" seru teman-teman Gita.

"Ya ya sabar,"

"Kak, aku terima kakak," ucap Gita tersenyum manis.

Otak Zidni tidak bisa berpikir entah ada apa dengannya.

"Kakak masih mau kan sama aku?" tanyanya pelan.

Neysha menatap Zidni, berharap dia akan mengatakan seperti yang tadi ia katakan.

Prospect [COMPLETED]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang