BONUS PART

1.2K 148 79
                                        

Jungkook terbangun saat dia merasakan ada sesuatu yg lembut mendarat di keningnya. Perlahan dia membuka mata.

"Selamat Pagi."

Jungkook tersenyum. Ini yg dia suka selama hampir setahun ini. Senyum dan ucapan selamat pagi istrinya tercinta, Nayeon.

Jungkook perlahan bangkit dan mengumpulkan lagi sebagian nyawanya yang berkelana entah kemana.

"Ayo cepat mandi. Kamu harus mengantar Mina. Dia akan marah kalau terlambat lagi."

Setelah mengatakan itu, Nayeon berdiri hendak ke dapur menyiapkan sarapan untuk keluarga kecilnya. Tapi tangannya ditahan oleh Jungkook dan refleks Nayeon berbalik dan seolah bertanya 'kenapa?'

Jungkook sedikit menarik Nayeon agar lebih dekat dengannya. Dia mendekatkan kepalanya di perut buncit istrinya.

"Selamat Pagi, jagoannya Ayah," ucapnya sambil mengelus perut Nayeon lalu menciumnya.

Nayeon terkekeh. Kebiasaan Jungkook saat pagi sejak hampir sembilan bulan lalu adalah mengucapkan selamat pagi pada putranya yg akan lahir seminggu lagi itu, yah... kata dokter seminggu lagi Jungkook akan mendapatkan anak laki-laki. Senang, kan?

"Sudah. Sana mandi. Aku mau ke kamar Mina dulu"

Cup

Nayeon mengecup kepala Jungkook. Setelah itu segera menuju kamar yang berada tidak jauh dari kamarnya.

Tok

Tok

Tok

"Mina sayang... kamu sudah selesai belum?" Teriak Nayeon dari luar

"Iya Bunda, sebentar. Bunda masuk saja"

Nayeon membuka kamar Mina. Dia melihat Mina yg sedang menyisir rambut panjangnya sendiri. Agak kesusahan kelihatannya.

Mina sekarang sudah SD kelas 1. Sebenarnya dia tidak mau. Dia bilang dia maunya SD kelas 5. Dia sempat merengek pada ayahnya minta langsung saja ke kelas 5. Katanya kelas 1 itu sama seperti TK. Kelas 2, 3,4 pelajarannya masih gampang, Mina sudah bisa katanya. Jadi dia maunya kelas 5. Jelas tidak diizinkan oleh ayahnya. Umurnya baru berjalan 6 th dan akan sangat aneh kalau ada anak umur 6 th sudah berada di kelas 5 SD. Tidak. Dia takut anaknya stres karena terlalu pandai. Bahkan Jungkook sudah melarang Yoongi dan Namjoon membelikan Mina buku selain buku cerita princess atau semacamnya. Jungkook takut anaknya terlalu pandai. Itu tidak baik menurutnya.

"Mau Bunda bantu?" Tanya Nayeon

"Eh Bunda. Tidak usah. Mina bisa. Memang agak susah. Tapi Mina harus belajar. Adik kecil mau lahir, kata Tante Jihyo, Mina harus lebih mandiri. Nanti kasihan Bunda mengurus Mina. Bisa kerepotan," kata Mina

Nayeon terkekeh. Memang benar sepertinya. Mina harusnya berada di kelas 5 SD. Pikirannya jauh lebih dewasa dari usianya. Mungkin karena IQ dan SQ nya yg terlampau tinggi? Ck. Nayeon dan Jungkook kadang sampai gakut karena anak ini begitu pandai.

"Tidak merepotkan kok, kan Mina anaknya bunda. Tidak ada Bunda yang kerepotan dengan anaknya"

Nayeon langsung mengambil sisir dari tangan Mina dan membantu menyisir rambut hitam nan lembut milik Mina yang sudah sepingganya.

"Mina mau dikuncir bagaimana?" Tanya Nayeon

"Terserah bunda. Mina akan selalu cantik kok mau dikuncir seperti apa saja," kata Mina dengan PD nya.

"Uuuuhh... anak bunda PD sekali ya. Seperti ayahnya," kata Nayeon lalu mencium puncak kepala Mina.

"Bunda. Kapan adik lahir?" Tanya Mina

Ada Sesuatu Di Hatiku [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang