Mohon dong dengan SANGAT. Vote dan coment nya di setiap part cerita aku. Aku bikin nya itu make mikir keras dan ngetik ampe berjam - jam, belom lagi aku publish nya itu pake kuota. Gak gratis! Masa aku cuma minta vote dan coment dari kalian aja susah banget sih?
Aku gak minta duit kalian loh ini. Cuma minta jempol kalian bergerak doang ke sebelah kiri pojok doang. Suka heran sama siders disini. Mau nya apa sih? Heran deh, udh dikasih gratis juga geh masih aja pelit.
Maaf loh ya klo aku berlebihan menurut kalian, tapi aku udh kelewat gondok loh ya ini makanya aku ngomong kaya gini.
Makasih udh denger bacotan aku.
HAPPY READING
.
.
.
.
.
.
*****
"Kau sukses dan berhasil membuat hidup putra mu sendiri hancur tak tersisa, istriku" Tuan Alex memberikan senyum smirk kearah istrinya sebelum benar - benar pergi dari tempat itu.
Samar - samar tuan Alex mendengar tangisan istrinya yang histeris.
"Agar kau sadar, sayang. Betapa sudah jahatnya hidup mu saat ini. Kau seperi monster menakutkan, Kau bukan lagi seperti wanita yang kukenal dulu yang manis dan baik hati" Lirih Tuan Alex.
***
Alana mengerjapkan mata nya saat sinar lampu di sebuah kamar yang menurutnya sangat asing ini. Alana langsung terlonjak bangun dari baringan di kasur empuk itu saat kesadaran nya sepenuhnya kumpul. Alana mengira - ngira dimana kah dirinya saat ini? Kenapa dia bisa berada di kamar super mewah ini? Seumur hidupnya baru kali ini Alana melihat bahkan menempati kamar sebegitu mewah dan menakjubkan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dan Alana seketika baru ingat jika tadi pagi ia dan nenek Maria ikut pindah ke kota bersama putra nya. Mungkin saat ini ia sudah berada di rumah milik Sean dan kamar ini adalah salah satu nya.
Kamar nya saja semewah ini apalagi ruangan lain nya dan seberapa mewah rumah ini?.
Tapi seingat nya ia tadi sedang tidur di dalam mobil, tapi kenapa sekarang sudah di dalam kamar? Tidak mungkin kan jika dirinya jalan seorang diri dari mobil menuju kamar ini dengan keadaan tidur sambil berjalan?