HAPPY READING VREAN!!
MARI KITA SPAM NAMA PARAH TOKOH DULU KALI YA!!
STARLA!
ALETTA!
SERRA!
GALE!
RANGGA!
CLEO!
VIO!
SEAN!
JANGAN LUPA TEKAN VOTE DAN SPAM KOMEN!!
<3
***
Baru beberapa jarak antaranya dan sekolah. Mobil Starla diterjang dengan hujan lebat. Membuatnya sedikit kesulitan untuk melihat jalan karena hujan yang mengenai kaca mobilnya terlalu deras.
"Aduh kok hujan sih!" Kesal Starla. Lalu memberhentikan mobilnya sebentar ditepi jalan. Karena ia tidak berani mengendarai dibadai hujan yang lebat ini. Ditambah ia tidak bisa melihat jalan.
Sekitar setengah jam ia menunggu hujan sedikit redup. Setelah sedikit redup Starla mencoba kembali menyalakan mobilnya untuk kembali ke Apart.
Tok! Tok! Tok!
Ketukan yang kuat dari luar jendela pintunya membuat Starla terkejut. Karena ada 5 orang preman berbadan besar berada diluar mobilnya.
"BUKA!!" Bentak salah satu dari mereka. Yang membuat Starla sedikit takut. Ditambah tempatnya saat ini tidak banyak yang jalan.
"BUKA SEBELUM GUA PECAH KACA MOBIL LO!!" Perintah orang itu . Yang membuat Starla tetap enggan membuka pintu. Tiba-tiba sebuah nama terpintas dikepalanya.
"K-kak Rangga" ucapnya bergetar ketakutan. Dan mencoba meraih Hpnya di samping kursi penumpang. Setelah panggilan terhubung terdengar suara Rangga.
"K-kak tolongin gua. Gua dikepung Preman" ujar Starla bergetar. Membuat Rangga disana langsung panik.
"LO DIMANA! BILANG KE GUA CEPAT!" Suara Rangga yang benar-benar panik saat ini.
"G-gua d-dijalan anggrek lama kak. CEPAT KAK . Gua takut!" Ujar Starla yang sudah memerah matanya karena menahan air mata yang akan mengeluarkan butiran-butiran bening itu. Panggilan diputuskan oleh Rangga. Mungkin pria itu sudah bergegas kemari.
"BUKAA!!" Bentak orang itu lagi. Membuat Starla berdoa didalam hatinya. Semoga ada sesiapa yang menolongnya sekarang.
"ANJING!!!" Umpat seseorang.
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Bugh!
Suara pukulan yang diberi seseorang. Membuat Preman itu terjatuh ke tanah yang sudah basah karena air hujan.
"SIAPA LO?!" Bentak preman yang masih belum terkena pukulan darinya.
"Pencabut nyawa lo" Ucapnya santai. Membuat preman itu. Melayangkan pukulan ke arahnya namun nahas. Tidak mengenainya sama sekali. Malah preman itu yang langsung tersungkur seperti teman-temannya yang lain.
Setelah semuannya tidak bisa melawan orang itu menunjukan sesuatu pada salah satu dari preman itu. Dan membuat preman itu langsung pergi meninggalkannya.
Tok!tok!
Ketukan perlahan dari kaca mobil membuat Starla memberanikan diri untuk melihat siapa itu.
"LO AMAN" teriak orang itu dari luar yang membuat Starla melihat ke arah depan dan belakang. Memastikan ucapan orang itu. Namun Saat Starla melihat ke arah belakang bertempatan Dua buah motor mendatanginya. Membuat orang tadi buru-buru pergi meninggalkannya. Yang membuat Starla bingung.
"STARLA!" Teriak Rangga dari luar pintu mobil membuat Starla langsung membuka pintu. Dan memeluk Sepupunya itu.
"G-gua takut kak" terdengar suara tangisan dari selang-selang pelukan itu membuat Rangga mencoba menenagkannya.
"Udah La.. sudah ngga ada preman lagi disini" Ucap Rangga mengelus lembut rambut Starla. Membuat Starla merenggangkan pelukannya. Lalu melihat ke arah sampai. Seseorang yang Starla dulu sayangi namun berubah jadi benci.
"Ngapain lo bawa dia ke sini kak" ketus Starla dan tidak ingin melihat ke arah orang itu.
"Cleo khawatir sama lo La. Setelah lo telepon tadi kita langsung buru-buru ke sini" jelas Rangga yang membuat Starla tersenyum tipis tapi bukan senyum senang.
"Ck Khawatir? " sindir Starla dengan ketus.
"Udah lah. Mending kita pulang. Sampai rumah lo ceritain semuanya." Tuntas Rangga yang langsung disetujui oleh Starla.
Beberapa menit kemudian akhirnya mereka sampai di Apartemat Rangga. Yang diikut oleh Cleo juga. Karena ia khawatir sama Starla.
"Ngapain dia ikut kak?" Tanya Starla ketika mereka sudah berada didalam lift.
" dia keluarga gua" jawab Rangga yang membuat Starla kesal. Setelah itu tidak ada lagi pertanyaan dilontarkan oleh Starla begitu juga sebaliknya.
Setelah sampai di dalam Apart mereka langsung duduk di ruang tamu. Dan Starla langsung menceritakan semuannya termasuk. Seseorang yang menolongnya tadi.
"Lo dapat liat wajahnya La?" Tanya Rangga dijawab Gelangan olehnya.
"Dia pake masker. Terus pakai topi hitam, jadi gua ngga dapat jelas liat wajahnya" jelas Starla yang dimengerti oleh mereka berdua.
"Kayaknya tuh orang yang tadi dikoridor gua liat deh Ga" ujar Cleo yang membuat Rangga ikutan berpikir.
"Kenapa?" Tanya Starla yang ikutan kepo dengan pembahasan ini.
"Tadi Cleo liat orang yang sama persis sama yang nolong lo La" jawab Rangga yang membuat Starla tidak menyangka.
"Ngapain dia ke sekolah?" Tanya Starla yang di jawab gelengan oleh Rangga.
"Belum tahu, jadi nanti malam anggota Evors mau selidiki siapa tuh orang dan mengapa ia mencurigakan seperti itu" ucap Rangga. Yang dimengeri oleh Starla.
"Semoga cepat ke tuntaskan kak.Yaudah gua ke dalam dulu" pamit Starla pada Rangga yang masih tidak melihat ke arah Cleo. Membuat Pria itu semakin sedih.
"Tenang bro, gua yakin entar dia pasti ngga bakal gitu lagi" ujar Rangga memberi semangat pada Cleo yang membuat Cleo hanya menarik nafas lalu membuangnya.
"Soal yang terjadi sama Starla. Membuat gua penasaran sama tu orang misterius" ujar Cleo yang diangguki oleh Rangga.
"Benar banget. Siapa sih tu orang? Apa maksud semuanya sih" celetus Rangga yang masih tidak ia mengerti motif orang itu sama sekali.
"Kalau gitu. Gua duluan Ga. Entar malam , jangan lupa ke markas" Ucap Cleo yang diangguki saja oleh Rangga .setelah itu Cleo pun meninggalkan Apart milik Rangga dan menuju Apartnya yang juga tidak jauh dari lokasi gedung ini.
Sedangkan Starla gadis itu masih belum menukar bajunya. Setelah ia masuk ke kamar dia kembali teringat orang yang menyelamatkannya tadi. Entah mengapa suara orang itu begitu tak asing ditelinganya. Membuat suara itu berputar terus di kepalanya .
"Tuh orang siapa sih?" Ujar Starla berusaha mengingat semua suara orang yang pernah ia temui tapi tetap tidak bisa ia temui. Karena merasa frustasi ia lebih memilih untuk merendam tubuhnya di bathtub yang berada di kamat mandinya lalu menenagkan semua pikiran yang berkecamuk di kepalanya ini.
BERSAMBUNG......
KAMU SEDANG MEMBACA
SHE IS STARLA (END)
Teen Fiction[SEBELUM ITU MARI DIFOLLOW DULU] ••• "Lo ngapain pulang ke Indo sih La?" "Pengen aja" jawab santai Gadis itu. "Pengen aja?! Ngga waras Lo?!" "Emang kenapa, sih?! Ini negara kelahiran gua!" "Bukan gitu. Lo tahu kan? Dia se-gang sama gua?! ••• "Dasar...
